Obat Biduran

12
Tiba-tiba saja gw terserang gatal-gatal. Lalu rasa gatal itu semakin besar dan menyebar. Dari yang semula bentol kecil, eh jadi besar dan banyak. Sebelumnya, gw garuk saja tuh bentolan. Tidak taunya gw biduran!

Lama-kelamaan gatalnya tidak tertahankan. Gw berinisiatif mengoleskan minyak kayu putih. Lho kok ga ngaruh ya? Padahal kan hangat.

Ga mau semakin menyebar, gw coba telpon orang rumah. Niat hati sih mau tanya obat biduran. Eh, emang nasib nih. Di saat-saat lagi menahan derita gatal, tak ada satu pun yang ngangkat. Gw coba ulang lagi dan lagi, tetap no answer! How poor i am... Hiks hiks

Trus gw telpon teman gw. Nggak diangkat juga. Oh my God!
Gw coba teman lain. Diangkat! Yay! Happy happy... ^-^
Mau tau obat biduran yang gw dapat?

1. Ctm...
Waduh, hujan-hujan gini mau dapat di mana? Ga mungkin!
Trus gw tanya obat lain yang gampang. Malah gawat jawabannya! Yaitu:

2. Arak putih
Suruh diolesin-olesin... How can?

Eh, dapet sms dr temen satunya. Katanya obatnya:

3. Mexon
Nah, gimana lagi nih?

Akhirnya gw gedor pintu kamar teman kos yang orangnya lagi merajut mimpi. Coba dari tadi ya?
Iya nih bengkak sudah sampai di wajah. Serem..
Yuks... Gw dikasih ctm...
(aha! Dapet juga!)
Gw dibilang alergi dingin. Yup, tadi sekitar jam 5 pagi hujan. Trus gw merasa dingin. Gw cuek aja. Biasalah dingin pagi-pagi. Toh ga seberapa dingin. Hingga akhirnya gatal-gatal itu muncul.

Yup! Mungkin memang benar alergi dingin. Bukan karena makanan. Pagi-pagi kan belum makan apa pun.
Padahal semula gw menduga ada serangga yang menggigit trus nyebar. Makanya gw langsung ganti baju takut ada yang ga beres di baju gw (kotor).

Nah, kok pori-pori kulit gw membesar dan rambut-rambut halus berdiri? Wah, pertanda dingin! So, tutup rapat badan jangan kena angin!

Fren, saat nulis ini, gw lagi menunggu kesembuhan. Yup! Moga setelah ini tidak kambuh lagi. Pastinya, rasa gatal sudah berkurang dan mulai hangat. Thanks mbak meilan obatnya! Yuks... Doi adalah pegawai di dinas kesehatan kabupaten Mukomuko (Bengkulu) alumni akademi kebidanan jakarta lulus tahun 2005. Ada yang kenal?

Oya, satu pelajaran penting! Seperti kata pepatah sedia payung sebelum hujan, so siapin obat, sewaktu-waktu dibutuhkan ada. We'll never know what will happen in the next second!

12 comments:

  1. Artikel anda di

    http://obat2-an.infogue.com/obat_biduran

    promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!

    ReplyDelete
  2. terima kasih buat infogue.com yg udah memuat artikel gw yg asal jadi itu.. ^^

    Sebenernya ada 1 tambahan obat lagi yg terlewat waktu itu. So, obat no.4 adalah minum air jeruk. Nah, kalo ini sih gw mau bgt!

    Ok, moga apa yg gw tulis itu bermanfaat buat orang lain.

    ReplyDelete
  3. Kebetulan rumah dekat dengan praktek dokter umum saya diberikan obat 2 macam, 1; RYZO Cetirizen 2 HCL 10 mg, 2; INXILON 4 Methylprednisolone yang dimunim 2x sehari....alhamdulillah saya cocok dan sembuh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh saya minta tlg untuk ngedapetin dua obat itu? soalnya biduran saya kambuh. kesel banget. di kantor saya sering dihinggapi rasa cemas dan tidak percaya diri karna biduran itu.

      perkenalkan, saya zulpan asal pangkalpinang, pulau bangka.
      ini email saya : zulpan_170778@yahoo.co.id

      Terima kasih banyak ya atas bantuannya.


      Best Regards,
      Zulpan

      Delete
  4. @anonim, thanks udah share obatnya!
    moga bermanfaat juga buat yg lain... ^_^

    ReplyDelete
  5. BIDURAN drive me insane udah di obatin gasembuh juga ngeluh ke mamah malah dimarahin, terus baca di artikel katanya penyakit ini bisa permanen ......

    ReplyDelete
  6. Wah, thx untuk informasinya ya bro.. :D
    Cari obatnya bingung.. :d

    ReplyDelete
  7. Guys..tidak semua obat yang cocok bagi kondisi seseorang, cocok utk kondisi kita..saya tdk menyalahkan pilihan obat di atas..tetapi, kurang tepat rasanya jika kita membiasakan diri memilih terapi obat dengan cara seperti ini..
    Mari kita telaah satu per satu obat di atas:

    1. CTM (sinonim obat ini: Chlorpheniramine maleate)
    CTM tergolong ke dalam kelompok obat yang dinamakan antihistamin.
    aslinya, obat ini bukan diperuntukkan sebagai obat tidur, lho..
    CTM digunakan untuk mengurangi reaksi alergi yang timbul akibat pelepasan suatu senyawa di dalam tubuh yang disebut histamin. Reaksi yang timbul itu, ya, seperti biduran. Akan tetapi, obat ini sebenarnya bukanlah obat yang bersifat menyembuhkan, melainkan hanya bersifat meredakan gejala yang timbul.
    Efek samping yang mungkin timbul: sedasi (mengantuk), sakit kepala, mual, muntah, dan gangguan pada darah.

    2. cetirizine HCl
    Obat ini juga tergolong antihistamin. Tujuan penggunaannya sama dengan CTM. Jadi, kita bisa pilih salah satu diantaranya. Perbedaan antara CTM dan cetirizine adalah jika CTM bisa menimbulkan kantuk, maka cetirizine tidak.
    Efek samping yang mungkin timbul: mual, muntah, aritmia, juga hepatitis (pernah dilaporkan), sehingga obat ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati.

    3. Methylprednisolone
    Metilprednisolon biasa digunakan sebagai antiradang (antiinflamasi) atau sebagai penekan sistem imun.
    Obat ini sebaiknya tidak digunakan dengan inisiatif sendiri, tanpa resep dokter. Apalagi dalam jangka waktu yang lama, mengingat begitu banyaknya efek samping yang berpotensi untuk terjadi. Diantaranya: gangguan cairan dan eletrolit tubuh, gangguan pada otot dan tulang, mengganggu penyembuhan luka, gangguan menstruasi, katarak, epilepsi, dll. Pada ibu hamil, obat ini benar-benar harus digunakan secara hati-hati, dengan melibatkan pertimbangan dari dokter.
    (Sumber: Martindale 36th ed. dan AHFS Drug Information 2008)

    Efek samping tidak harus selalu terjadi, tetapi berpotensi untuk terjadi. Tidak perlu menjadi paranoid, tetapi kita harus dan berhak utk tahu, supaya lebih berhati-hati.
    Besarnya potensi efek samping tergantung pada masing-masing individu. Individu tertentu, mempunyai potensi yang besar untuk mengalami reaksi efek samping, sementara yang lainnya tidak. Individu yang lain bisa jadi justru alergi terhadap obat, bahkan terhadap obat-obat antialergi di atas. Kenapa bisa begitu, ya? Jawabannya ada pada gen kita.

    Untuk mengurangi potensi efek samping (dan untuk mendapatkan efek mengurangi gejala biduran, yang boleh jd lebih cepat) kita juga dapat memilih utk menggunakan obat antihistamin yang diaplikasikan langsung ke kulit, seperti difenhidramin HCl yang terdapat pada Caladine lotion.

    Jika punya pertanyaan lebih lanjut mengenai obat yang sedang atau akan di gunakan, jangan sungkan2 utk mengunjungi Sentra Pelayanan Informasi Obat (SIO/PIO) yang skrg sdh tersedia di bbrp Rumah Sakit atau apotek tertentu, seperti Apotek Kimia Farma.

    Semoga bermanfaat..
    O y. jgn lupa kunjungi blog saya: http://etnomed.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih infonya. semoga bermanfaat buat yang lain! ^_^

      Delete
  8. Aku gatal niy....ngak smbuh2....minum inxilon 4 smbuh..tp klw dihentikan kambuh lagi..

    ReplyDelete

leave your comment here!