Follow Us

Saturday, December 23, 2017

Cemburu Karena Ibu

12/23/2017 11:26:00 PM 4 Comments


Lama rasanya saya tidak posting. Dan ternyata sudah akhir tahun tiba. Sudah liburan semester tiba. Wow! Satu semester sudah terlewati begitu cepatnya. Dan artinya satu semester saya tidak posting.

Ceritanya minggu ini adalah minggu sibuk. Waduh sok sibuk, kerja juga tidak. Hehe. Yup! Minggu ini adalah UAS, kuis dan deadline paper individu dan kelompok. Alhamdulillah satu per satu terlewati. Selama seminggu saya tidak kemana-mana loh Readers. Di  depan laptop saja di kamar kos. Jenuh juga rasanya ya. Kejar deadline paper individu jumat jam 17.00 sore. Dari pagi bangun tidur sampai jam lima kurang saya kerjakan itu paper. Begitu selesai submit, haduh puyeng kepala saya. Mungkin karena lapar? Atau otak terforsir? Ya pokoknya saya istirahat saja setelah itu. Laptop saya matikan. Terkadang saya baru sadar oh ternyata laptop tidak saya matikan dari pagi sampai tengah malam. 

Lega rasanya setelah jam lima sore itu, karena artinya saya bisa liburan semester tanpa memikirkan tugas semacamnya. Hehe. Lalu hari ini ada tragedi kecil yang cukup berarti. Pagi-pagi baru tahu ternyata charger tablet saya kok patah satu kaki colokannya. Masih tidak habis pikir rasanya ya. Pas lagi butuh-butuhnya mau charge kok ketahuan patah tanpa ketahuan sebabnya. Mana patahannya tidak ketemu lagi. Huh berasa tak bisa hidup tanpa tablet deh jaman sekarang ini. Macam 'anak jaman now' ya ampun. Pinjam ke sebelah charger-nya nyambung tidak nyambung kata pemiliknya. Ya sudahlah. Saya cari keluar akhirnya alias beli baru karena 'sangat butuh'.

Hari ini saya ada acara dengan teman-teman ke Mall Kota Kasablanka. Walau pernah hidup di Jakarta selama empat setengah tahun tapi saya belum pernah ke sini. Ke sana naik transport apa ya enaknya? Kalau saya cek Gojek sih kena Rp. 10.000. Eh, salah satu teman menawarkan tebengan. Asyik! Refreshing juga akhirnya! Dan jam sembilan malam ini saya baru kembali lagi ke kamar kos. 

Oke, saya coba menengok blog saya yang tidak terurus selama satu semester ini. Dan saya kembali mencoba manulis. Bismillah. :)

Readers, kalian pasti ingat sekali kan kalau kemarin adalah hari Ibu? Siapa yang memberi ucapan ataupun hadiah untuk ibu? Apa arti ibu untuk kalian?

Apapun sebutannya bagi kalian ibu itu bisa berarti orang yang melahirkan, membesarkan, atau pun orang yang kita hormati. Ibu itu adalah sebutan yang terhormat. Coba saja kalau kalian di jalan bertemu ibu-ibu, apa yang kalian sebut untuk mereka? Ibu? Mama? Bunda? Emak? Atau sebutan lainnya?

Kalau mama, rasa-rasanya adalah sebutan khusus di rumah ya. Tidak semua orang pakai itu. Bunda? Bunda juga sebutan baru yang populer beberapa tahun belakangan. Kata bunda sudah ada sejak dulu tapi tidak populer digunakan sehari-hari. Emak? Emak juga hanya di beberapa daerah tertentu yang memang menggunakan sebutan itu sehari-hari. Tapi kalau ibu? Sebutan ibu itu general. Dan kesan terhormat itu melekat. Itu menurut saya loh ya. Kalian bisa saja berbeda pendapat. 

 Menurut KBBI (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/ibu):

ibu

  1. n wanita yang telah melahirkan seseorang; mak: anak harus menyayangi --
  2. n kata sapaan untuk wanita yang sudah bersuami
  3. n sapaan takzim kepada perempuan baik yang sudah bersuami maupun yang belum
  4. n bagian yang pokok(besar, asal, dan sebagainya): -- jari
  5. n yang utama di antara beberapa hal lain; yang terpenting: -- negeri-- kota

Ibu punya banyak arti ya. Kemungkinan yang memenuhi syarat untuk definisi ibu adalah poin 1 s.d 3 dalam konteks ibu. 

Seingat saya, saya ini orang yang cuek dengan hari-hari besar macam ini. Tapi tahun lalu, saya dan kakak-kakak saya memberikan hadiah untuk ibu saya di hari ibu. Patungan ya ceritanya. Hehe. Inisiatif kakak saya. 

Kenapa saya tidak merayakan hari-hari seperti ini? Entahlah ya sepertinya memang tidak ada tradisi begini di keluarga saya. Bagi saya, atau pun kakak-kakak saya, kapanpun bisa memberi sesuatu tanpa harus menunggu momen hari-hari tertentu. Each day can be a big day!

Kalau bicara tentang ibu itu ya, saya pernah merasa sangat sedih. Belum pernah saya sesedih ini sebelumnya. Jadi kisahnya waktu saya ke Jakarta agustus lalu untuk mulai masuk kuliah perdana, ibu saya ikut. Sebenarnya ibu saya juga tidak melakukan apa-apa di kos paling cuma tidur-tiduran, mengobrol, makan, menemani saya keluar mencari makan atau kebutuhan awal ngekos. Tapi terasa kehilangan sekali sewaktu beliau pergi. Beliau menemani saya selama saya orientasi. Tepatnya empat malam. Saya kan orientasi malam terus ya. Jadi sewaktu saya pulang dari kampus sekitar jam 10-11 malam, eh ada ibu saya lagi guling-guling (hehe tiduran maksudnya) menunggu saya. 

Lalu kakak saya yang di Banten datang menjemput beliau, menginap semalam dulu di kos saya. Besok paginya berangkat ikut kakak saya. Tapi kami sempat jalan dulu ke Tanah Abang. Biasalah ya belanja hehe. Oke, setelah itu kami terpisah. Saya pulang ke kos sendirian naik kereta. Ibu saya ikut kakak. Dari Tanah Abang saya sudah merasa tidak enak badan. Sampai di kos benar saja saya tidak sehat. Ya Allah, nelangsa rasanya. Saya juga teringat ibu saya, saya tak kuat menangis. Yang membuat saya menangis itu ya, ada perasaan kehilangan. Ibu saya itu sama saya tapi kemudian ikut kakak saya. Saya tahu kakak saya orang yang baik yang akan memperlakukan ibu saya dengan baik, tapi entah kenapa ada perasaan cemburu saat beliau ikut kakak saya. Saya membayangkan jika seandainya suatu saat nanti demikian. Sedih sekali rasanya.

Sumpah! Saya tidak pernah merasakan perasaan cemburu seperti demikian. Saya juga tidak pernah merasa sesedih itu sebelumnya sampai menangis berhari-hari setiap kali ingat ibu saya. Saya hitung selama 4 hari saya menangis setiap kali ingat beliau. Wow! 

Saya sampai heran kenapa bisa ada perasaan cemburu seperti ini. Lumrahkah?

Lalu giliran ibu saya pulang ke kampung, kakak saya menelepon saya kalau kakak saya sakit begitu ibu saya pulang. Haduh, kok bisa sama seperti saya kemarin? Kakak saya cerita banyak dengan saya. Tapi kakak saya tidak cerita ke ibu kalau kakak menangis waktu ibu saya pulang. Haduh, kok sama lagi seperti saya sih. Berarti kami sama cintanya dengan ibu. Betul tidak Readers?

Begitulah kisaha menyedihkan ini. Padahal dulu sewaktu lulus SMA, saya ke Jakarta ditemani kakak ipar sementara teman-teman saya diantar orangtuanya. Tapi kali ini, saya sebesar ini, kuliah master degree, giliran ditemani ibu saya tapi kok malah mewek alias nelangsa. Ya Allah, kenapa begini? Padahal saya terbiasa sendiri semuanya.

Readers, sudah beberapa kali saya menulis tentang ibu di blog ini, ini adalah cerita lain tentang ibu yang terjadi belakangan ini. 

"Terima kasih ibu sudah menemaniku. Sampai jumpa kembali di liburan semester ini. Aku pulang. :)" 

Oke, selamat hari Ibu!


Monday, August 7, 2017

Bahasa Inggris Mabuk Perjalanan

8/07/2017 04:03:00 PM 1 Comments


Hai sobat! Gegara hari ini saya melakukan perjalanan ke Bengkulu Kota dan merasakan mabuk, saya terinspirasi membuat posting ini.

Saya duduk di belakang, lalu ada penumpang wanita duduk di depan saya. Wow semerbak parfumnya langsung membuat saya pening. Saya tutup hidung sepanjang perjalanan dengan jilbab. Wah, ini saya mabuk. 

Ini bukan pertama kali saya mabuk perjalanan gara-gara parfum orang. Entah parfum atau cologne yang dipakai. Semerbak di awal lalu berubah bau seiring waktu berjalan. 

Lalu saya kepikiran, bahasa inggrisnya mabuk perjalanan apa ya. Setelah saya googling, ternyata bahasa inggris-nya motion sickness. 

:)

Saturday, August 5, 2017

Kuaci Biji Labu (Pumpkin Seed)

8/05/2017 02:04:00 PM 1 Comments



Ada yang pernah makan kuaci biji labu? Itu loh labu kuning kalau di Indonesia. Yang rasanya manis kalau dikukus. Dan enak kalau disayur. Jaman dulu ibu saya sering sekali mengukus atau menyayur. Tapi bijinya tak pernah dimakan. 

Labu kuning ini simbol helloween kalau di USA ya. Tak tahu sejarahnya kenapa labu kuning yang dipilih.

Ternyata nih, biji labu kuning alias pumpkin seed termasuk superfood. Kamu pernah coba?

Kuaci ada macam-macam ya tidak hanya kuaci biji matahari. Melainkan kamu bisa coba kuaci biji labu yang gizinya tinggi. Harga memang lebih mahal. Yang tanpa kulit juga ada jadi tidak ribet mengupas.    

Rasa? Enak kalau menurut saya. Cuma karena tipis jadi harus telaten ngupas satu-satu. Varian yang saya beli merk Value Plus rasa green tea seharga 40an ribu kalau tidak salah ingat. Kala itu ada yang warna putih sepertinya original.

Aplikasi Diary Buat Pecinta Curhat

8/05/2017 11:29:00 AM 2 Comments

Kamu suka menulis uneg-uneg? Kamu butuh diary? Ada banyak aplikasi yang bisa kamu pakai di laptop maupun android. Sebelum booming teknologi seperti sekarang, saya sempat pakai buku diary. :)


I daily dairy

Ini aplikasi yang pertama saya pakai di komputer jaman kuliah dulu. Saya suka penampakannya. Cara pakainya juga gampang. Mirip microsoft word jadi bisa copy paste kalau sewaktu-waktu mau dijadikan tulisan atau novel.

Download di www.splinterware.com



My diary



Nah, di android pilihan makin banyak. Tinggal pilih sesukamu. Saya sempat coba 2 aplikasi di hp berbeda.




Pakai Sensodyne Malah Ngilu

8/05/2017 10:35:00 AM 8 Comments



Saya ingin sharing tentang sensodyne. Bukan dalam rangka promosi loh ya. Tepatnya sekitar bulan maret 2017 saya mulai pakai sensodyne. Tak tahu kenapa ingin coba-coba.



Kalau di iklannya kan untuk gigi sensitif ya. Saya tidak tahu apakah gigi saya termasuk sensitif. Tetapi saya punya keluhan gusi berdarah tiap kali menyikat gigi semenjak SD. Mungkin itu gusi yang sensitif? Atau gusi yang tak sehat?

Yang membuat lebih tak nyaman itu gusi berdarah tiap kali puasa. Mengganggu sekali pokoknya karena saya khawatir tertelan. Tapi jika hari biasa (tak puasa) tak terasa berdarah. Atau saya yang tak sadar entahlah.

Sensodyne repair and protect ini pilihan saya pertama kali coba melihat-lihat beberapa pilihan. Dan ternyata harganya mahal (ukuran kantong saya). Waktu itu saya beli seharga 36.000. Padahal ukurannya tak besar.

Pertama coba sikat gigi, wuih kok justru ngilu gigi saya? Ini efek pasta giginya atau karena saya habis minum jeruk masam? Saya sempat tanya teman sekamar waktu ada pelatihan karena ternyata dia pakai sensodyne. Dia bilang dia tidak ngilu seperti saya. Baik-baik saja. Saya lihat varian sensodyne-nya ternyata memang beda.

Selanjut-selanjutnya, kok sama ya pasti ngilu tiap sikat gigi. Lalu saya coba tes pakai pasta gigi lain yang ada, loh ga kenapa-napa. Jadi?

Oke, setelah sensodyne repair and protect hampir habis, saya beli varian lain yang mint yang lebih murah. Setelah dicoba, saya kurang suka rasanya dan aromanya. Dan saya tidak ngilu saat menyikat gigi. Berarti memang ada yang beda dengan varian repair and protect. Mungkin karena mengandung novamin?

Dan yang amazing nih ya, beberapa hari setelah pakai, problem saya gusi berdarah sewaktu puasa berkurang. Alhamdulillah. Benar ini gegara sensodyne atau ? Entahlah ya. Kurang tahu pastinya.

Oya, sensodyne ini busanya sedikit. Beda dibanding pasta gigi yang sebelumnya saya pakai. Harga juga jauh lebih mahal.

Kamu mau coba juga? :)

Friday, August 4, 2017

Cara Mengatasi 'These Files Cant Be Opened" Windows 8.1

8/04/2017 12:37:00 PM 0 Comments


Pagi-pagi saya baru ngantor, tiba-tiba datang salah satu rekan kantor ke ruangan saya. Beliau minta bantu sesuatu. Apalah saya pikir. Kemungkinan besar masalah penginstallan aplikasi entri data. Eh, ternyata masalahnya adalah bukan pada penginstallan tapi dia tidak bisa membuka file hasil instalasinya sekarang. Padahal sebelumnya bisa. Bahkan sudah dipakai untuk entri. Hmm, aneh?

Muncul peringatan berikut:

'These Files Cant Be Opened. Your internet security setting prevented one or more files from being opened"

Coba instal baru, tidak bisa juga. Tidak bisa di sini karena file aplikasinya sendiri (masternya) tidak bisa dibuka. Muncul peringatan yang sama.

Ok, saya bukan orang yang basic-nya IT. Justru saya terjebak menjadi kasi di seksi yang bergelut dengan itu. Jadi, dia datang ke saya mungkin karena itu.
Tapi masa sekarang kan kita sangat terbantu dengan adanya google. Betul?

Oke, saya googling dan coba beberapa tips berbeda. Ada juga video dari youtube. Namun berikut ini adalah cara yang paling cocok mengatasi masalah pada laptop rekan saya.

Berhubung file aplikasi sudah pernah diinstal dan bisa dibuka sebelumnya, jadi cara mengatasinya adalah langsung :

  1. Buka internet option - security - restricted sites - custom level - 
  2. Sorot ke bawah pilih launching application and unsafe files (not secure) - enable 
  3. Pilih launching programs and files in an iframe (not secure) - prompted (not secure)
  4. Reset high (default) - ok

jika setting 'restricted sites' barusan masih belum bisa mengatasi masalah, coba hal yang sama juga pada menu di samping' restricted sites' yaitu internet, local intranet dan trusted sites.

Jika file aplikasi baru mau diinstal namun muncul peringatan tadi, sebelum melakukan langkah-langkah di atas, sebaiknya lakukan dulu:

klik kanan pada file aplikasi
pilih properties
centang 'unblock'
ok

Nah, teratasilah masalah rekan saya. Senang rasanya bisa membantu meski harus mencari contekan dulu di google. :)

Thursday, August 3, 2017

(Part 2) Daftar Ulang S2 UI

8/03/2017 06:33:00 AM 12 Comments


Setelah idul fitri 2017 usai saya mulai kembali kerja tanggal 3 Juli. Eh, sorenya saya dapat email dari mti ui, permintaan pengisian biodata dan tujuan surat yang akan dikirim ke instansi saya dari Kominfo. Deadline 5 juli. Setelah itu saya tunggu sampai 14 juli kok belum juga ada surat datang. 😊

Saya tunggu lagi sampai akhirnya saya ditelpon oleh orang pusdiklat instansi saya yang meminta saya segera mengirim ke dia jika surat resminya sampai. Waktu sudah mepet dan orang kepegawaian tidak mau buru-buru membuat sk katanya. Yah, bagaimana ya memang belum sampai. Akhirnya saya telpon cs kominfo, yang mengurusi bagian beasiswa sedang rapat di luar. Nomornya tidak aktif. Lalu saya telpon ui, ternyata surat memang belum dikirim. Dan sorenya saya dapat sms dari kominfo.

Senin, 24 juli, surat dinyatakan diterima di ui dan penangguhan biaya dari kominfo ke ui masuk ke email saya. Surat dari kominfo itu yang diunggah saat pra registrasi di web ui. Nantinya ringkasan pra registrasi dibawa saat daftar ulang 28 juli di ui depok. Pra registrasi ini deadline 26 juli.

Setelah surat tadi ada baru saya mengirim ke provinsi dan pusdiklat tadi. Lalu saya lengkapi unggah pra registrasi. Saya siapkan berkas yang diminta untuk daftar ulang. Berhubung kartu askes saya masih yang kuning dan masih tercatat di faskes (fasilitas kesehatan) kabupaten lama, maka saya datang ke kantor bpjs kabupaten baru tempat saya tinggal sekarang. Di sana kartu lama saya diganti jadi bpjs. Faskesnya puskesmas. Petugasnya bilang kalau mau ganti dokter pribadi minimal 3 bulan faskes puskesmas dulu. Oh ternyata begitu kalau pindah wilayah.

Setelah berkas saya siap, saya putuskan tanggal 27 juli ke Jakarta. Sebelum ke Depok, saya menginap di Hotel Mega Bayu Jakarta Timur karena harus mengambil ijasah asli dulu. Saat sarapan, saya berbincang sebentar dengan bapak-bapak yang ternyata anggota DPR Kabupaten di NTB yang mau rapat paripurna. Yang saya heran, kenapa di sini menginapnya. Kalau ukuran saya calon mahasiswa ya okelah. Hemat hehe. Rasa-rasanya kok tidak level saja untuk seukuran anggota DPR. Saya saja sendirian sekamar. Nah si Bapak bagi dua pula. :)

Tanggal 28 pagi saya ke kampus ambil ijasah. Sempat ketemu teman kuliah dulu yang kini menjadi dosen. Dan juga ketemu teman diklat pim 4 yang sudah pindah ke situ juga. Sempat mengobrol dulu sebelum akhirnya saya ke Depok.

Rute termudah itu naik kereta turun di stasiun pondok cina. Lalu saya putuskan ke stasiun tebet. Eh, ternyata angkot 44 sudah tidak lewat situ lagi kata teman saya lewat atas. Akhirnya ngojek. Terakhir saya naik kereta sepertinya tahun 2014. Saat itu jaminan 5 ribu. Sekarang jadi 10 ribu. Saya ambil tiket harian.

Setelah sampai di stasiun pondok cina, teman saya datang. Dia ajak saya makan siang di kantin magister ekonomi tempat dia kuliah. Ternyata murah. Dan kali ini kami sempat berfoto hehe. Usai makan, sholat zuhur baru ke balairung.

Yang perlu disiapkan untuk daftar ulang S2 UI:
1. Pra registrasi, mengisi formulir online dan mengunggah dokumen seperti ktp, ijasah, bpjs, surat pernyataan mahasiswa, surat sponsor beasiswa.
2. Ijasah asli dan fotokopi legalisir 1 lembar
3. Surat pernyataan mahasiswa ui (bermeterai 6000)
4. Surat pernyataan biaya pendidikan ditandatangani penjamin (untuk beasiswa cukup membawa surat diterima dari ui dan sponsor, fotokopi 3 rangkap berwarna)
5. Fotokopi kartu bpjs
6. Print out pra registrasi
7. Kartu ujian simak ui

Saat datang ke  Balairung ui depok, langsung ambil map dan mengisi formulir.
Loket 1, rekam sidik jari
Verifikasi beasiswa
Loket 2, verifikasi berkas
Loket 3, ambil jaket, badge fakultas, pin, peci
Loket 4, ambil kim

Selesailah acara daftar ulang. 😊

Sekitar jam 14.00-14.30 saya datang. Dan suasana tidak ramai. Mungkin orang sudah duluan di awal. Tidak sempat ketemu teman calon sekelas.

Sewaktu saya coba pakai jaket kuning, kok saya dapatnya s padahal minta xs. Ternyata tidak ada yang xs. Seorang mbak tanya ke saya apakah jaket yang dia coba kegedean. Lalu saat saya coba peci, seorang mas melihat saya (ah cuek saja) dan tanya, "Fasilkom mbak?" Saya iyakan. Mungkin dia lihat badge kami sama. Hehe. 😊 Apa cuma saya yang coba? Saya dapat m takutnya tidak muat karena kepala saya besar. Memang plastik pembungkusnya saya robek. Sementara mas dan mbak itu tak ada yang mencoba.

Ada lagi mas lain yang tanya, "Dari mana mbak? Habis ini ke loket 4 ya itu yang di sebelah sana?"
Waduh, saya ini lagi tidak pakai kacamata. Tidak bisa baca jelas tulisan loket 4 jarak jauh. Tapi sepertinya itu benar loket 4 di sebelah. Ternyata masnya dari medan ambil jurusan geofisika.

Bersambung... part 3



Saturday, July 1, 2017

Leci (Lychee) Kaleng Wajib Coba!

7/01/2017 07:18:00 PM 5 Comments



Hai, kamu pecinta leci (lychee)? Tidak menemukan buah leci segar? Kamu bisa coba leci kaleng. Saya sendiri baru sekali nemu (beli) buah leci segar. Saat itu saya masih kuliah di Jakarta. Penampakan kulitnya berwarna merah tipis. Daging buahnya mirip rambutan. Rasa dan aromanya khas. 


Saya beli leci kaleng merk Hoki dan Mili di Chandra Toserba Kota Metro. Satu kaleng berat 565 gram. Untuk merk Hoki berisi 15 buah. Menurut saya rasanya enak dan buahnya besar. Yummy! Hoki mudah dibuka kalengnya. Sementara Mili harus menggunakan pembuka kaleng. Mili juga sama-sama enak. Daging buahnya putih bersih dan lumayan besar. Airnya (kuah) segar manis. Patut dicoba! Harga? Di atas 25 ribuan ya. 😊


Saya sengaja beli leci kalengan ini gara-gara saya ingin sekali minum es teh leci. Gegara saya pernah minum es teh leci di Senayan City Desember 2015 lalu segar sekali seharga 12-14 ribu segelas. Di kabupaten tempat saya kerja ini mana ada kan minuman begituan. Makanya saya kepikiran buat sendiri saja. Leci kaleng saja tidak ada sudah saya coba cari di minimarket terdekat. Saya search online terlalu mahal di ongkos kirim. Ya sudah saya tunggu hingga pulang kampung idul fitri. Eh, rupanya ada di Chandra. Alhamdulillah.  😊


Resep
Jadilah saya membuat es teh leci ala saya. Caranya? 
  • Leci kaleng saya dinginkan dulu di kulkas. 
  • Buat segelas teh. Lebih mudah pakai teh celup (saya pakai teh tubruk punya ibu saya hehe). Dinginkan.
  • Buka leci kaleng, ambil beberapa buah leci masukkan ke dalam teh. Tambahkan sirup (air leci kaleng).
  • Tambahkan es batu.
Taraaa!!! Es teh leci siap dinikmati. 😊









Juice Buah Bit (Beetroot)

7/01/2017 05:29:00 PM 0 Comments

Penasaran buah bit (beet)? Saya temukan superfood satu ini ketika saya mampir ke Chandra Toserba Kota Metro tanggal 22 Juni 2017. Sebelumnya saya cuma pernah baca di internet. Tak tahunya buah impor ini sampai juga ke Metro. Saya coba beli satu saja (dikemas bijian) seharga 8.140 rupiah seberat 0,204 kg. Itu yang paling kecil yang saya pilih. Sekedar menghilangkan penasaran. 

Buah bit ini bisa direbus lalu dimakan langsung ataupun dijus. 


Penampakan buahnya adalah umbi.


Tadi pagi saya coba buat juice buah bit. Saya kupas, potong-potong tambah sedikit gula lalu diblender. Setelah itu disaring.



Rasanya manis mirip mantang (ubi jalar) kali ya menurut saya. Haha.  


Begini penampakannya setelah disaring. Warna kemerahan seperti wine. 

Penasaran? Selamat mencoba! 😊









Monday, June 26, 2017

Pengalaman Lulus Seleksi Beasiswa MTI e-Government UI Kemkominfo 2017

6/26/2017 01:44:00 PM 2 Comments


Jika ada teman-teman yang mungkin berminat mengikuti seleksi beasiswa MTI e-gov Kemkominfo khususnya di UI, sengaja saya buat posting ini untuk kalian. Siapa tahu bermanfaat. Setiap tahun beasiswa ini dibuka di UI pada awal tahun sekitar bulan februari hingga mei dalam 2 gelombang. Jadi, kamu bisa ikut di gelombang 1 atau pun 2. Kalau mau aman, ikut di gelombang 1 dulu. Jika tidak lulus, bisa ikut lagi di gelombang 2.

Kalau saya sendiri ikut di gelombang 2 saja. Karena memang keputusan ikut itu sudah di akhir-akhir dan mepet deadline juga bisa dapat tanda tangan eselon 2 yang posisinya tidak stanby di kantor tetapi sedang diklat. Sehingga harus menunggu beliau pulang. Pas juga saat itu saya mengikuti rapat teknis daerah di provinsi dan beliau pulang sehingga saya dapat juga tanda tangannya. Awalnya saya berencana mengirim berkas selepas itu biar waktu pengiriman lebih panjang mengingat deadline tanggal 8 Mei 2017 tapi rupanya tidak memungkinkan.

Ya sudah, saya pulang ke kabupaten esok harinya sabtu 28 April 2017. Saya cek kalender, senin libur. Berarti selasa baru ngantor. Jika saya mau nebeng print di kantor, saya takutnya kelamaan dan telat berkas saya sampai. Akhirnya saya ke rental buat ngeprint 2 lembar (2 ribu rupiah) lalu ke jne. Penjaga jne bilang, untung saya datang tepat. Kalau tidak, saya telat karena mobil pengirim paketnya berangkat. Posisi kala itu sabtu sore sepulang saya dari bengkulu. Hari minggu tidak ada pengiriman. Sementara senin hari libur. Ah, lega rasanya. Tapi, sesampai di rumah saya baru sadar kalau saya tidak diberi resi. Yah, bagaimana saya mau ngecek nantinya paket sudah sampai atau belum. Saya malas pula kembali ke jne. Ya sudah, bismillah saja. Percaya bakal sampai.

Tahap-tahap yang saya lakukan
1. Membaca dengan cermat syarat beasiswa yang tertera di web mti.cs.ui.ac.id (buka juga site kemkominfo)
2. Mendaftar simak ui jurusan teknologi informasi
3. Melengkapi persyaratan untuk dikirim ke UI di antaranya
a. Menyiapkan fotokopi ijasah legalisir 1 rangkap
b. Menyiapkan fotokopi transkrip legalisir 1 rangkap
c. Menyiapkan fotokopi SK pns legalisir 1 rangkap
d. Menyiapkan fotokopi SK jabatan terakhir terkait TIK legalisir 1 rangkap
e. Menyiapkan fotokopi SPMT/SPMJ jabatan terakhir terkait TIK legalisir 1 rangkap
e. Membuat surat persetujuan eselon dua kop instansi 1 rangkap (saya buat sendiri formatnya)
f. Membuat surat keterangan kop instansi dari kepegawaian yang menyatakan menjabat di bidang terkait TIK 1 rangkap (saya buat sendiri formatnya). Berhubung instansi saya vertikal, lokasi di kabupaten dan tidak ada bidang kepegawaian, jadi saya minta di kepegawaian provinsi.
g. Mengisi formulir dari UI bisa di download di situs mti (saya ketik dan siapkan materai - awalnya sempat bingung mau diketik atau tulis tangan, takutnya tidak sesuai prosedur)
h. Printout bukti registrasi simak ui (poin 2)

4. Tes simak ui gelombang 2 tanggal 21 Mei 2017.
5. Pengumuman kelulusan simak ui 21 Juni 2017 pukul 14.00 wib.
6. Pengumuman kelulusan beasiwa Kemkominfo tanggal 22 Juni 2017 di situs mti.csui.ac.id 

Untuk gelombang 2, ada 12 orang terpilih yang mendapat beasiswa. Tapi tertulis juga bahwa selain 12 orang yang namanya tidak tertulis di web dimungkinkan sebagai cadangan atau kemungkinan penambahan kuota dari Kemkominfo akan diinfokan setelah tanggal 14 juli.

Awalnya saya pikir jika lulus simak ui sudah pasti lulus beasiswanya, tapi ternyata tidak. Beasiswa terbatas kuota. Jadi saya simpulkan dari gelombang 2 itu hanya peringkat 12 besar yang dinyatakan lulus menerima beasiswa. Karena ternyata banyak juga yang lulus simak ui nya selain 12 orang tadi yang siap mengantri mendapat beasiswa. 

Dan alhamdulillah nama saya ada di nomor 2 dari 12. Saya tidak tahu apakah penulisan nama berdasar hasil simak ataukah acak. Awalnya saya pikir berdasar nomor npm, tapi setelah saya cermati kok tidak urut kalau berdasar npm. Ah, whatever lah ya yang penting nama saya ada. Hehe

Saya juga tidak tahu penentu kelulusan ini apa. Kenapa bisa lulus? Padahal isian proyek 3 tahun terakhir saya kosong. Formulir saya isi seadanya kondisi saya. Bahkan saya baru setahun menjabat di seksi. Background pendidikan tidak linier. Hmm, mungkin ini yang namanya 'blessing and luck' dari Allah. Rejeki anak soleha. 😊

Bapak sopir travel bilang,

Orang bodoh kalah dengan orang pintar.
Orang pintar kalah dengan orang berduit.
Orang berduit kalah dengan orang beruntung.

Hmm. Tak ada yang bisa mengalahkan blessing and luck dari Allah.

Terima kasih untuk orang tua, saudara, teman maupun orang tak dikenal yang telah mendoakan saya. Semua ini berkat doa kalian.

Bersambung ya... 😊








Saturday, June 24, 2017

Pengalaman Simak UI Kedua 21 Mei 2017

6/24/2017 05:04:00 PM 14 Comments


Kalau ada pembaca yang ikut simak ui gelombang 2 di fakultas hukum gedung D ruang 304, berarti kita sekelas waktu itu. Saya memakai baju abu-abu jilbab pink motif garis. Saya diantar teman saya dan anaknya sampai di depan ruangan tes. Hehe. Tempat duduk saya urutan bangku baris dua sayap kanan. Rekan kiri saya kosong (tak hadir) dan sebelan kanan saya wanita. Oya, saya sempat mengobrol dengan salah satu peserta wanita yang mengambil jurusan kenotariatan sebelum masuk kelas.

Kok simak kedua?
Iya. Tahun lalu kan saya lulus tapi tidak saya ambil. Saya juga tidak tahu kalau bisa ditunda dulu setahun sembari cari beasiswa. Eh, ternyata teman saya di tempat lain ada yang begitu. Ditunda setahun, baru kuliah setelah dapat sponsor beasiswa. Hmm, rugi donk saya. Ya sudah belum rejeki. Sebenarnya niat tidak niat mau ikut lagi. Mengingat perjalanan jauh rasanya sudah lelah diri ini. Sendirian pula. Hehe. Tapi setelah dipikir-pikir ya sudah coba lagi. Itu pun setelah gelombang kedua baru memutuskan ikut. Setelah mendapat rekomendasi eselon 2 di tangan baru saya berani mendaftar. Mepet deadline.

Melampirkan sertifikat TOEFL dan TPA?
Kali ini saya tidak melampirkan sertifikat toefl dan tpa karena sudah lebih dari setahun tanggal tesnya.

Persiapan belajar?
Tidak seperti dulu yang memang niat dari jauh hari. Kali ini, setelah mendapat rekomendasi eselon 2 dan positif kartu ujian bisa di download baru saya mulai belajar. Hanya mempelajari buku-buku saya yang lalu. Kalau saya hitung, waktu yang ada hanya 3 minggu. Syukurnya kerjaan tidak sepadat bulan april. Tapi kok tetap saja ya kecapekan pulang kerja. Jadi saya maksimalkan belajar di hari sabtu minggu dan hari libur nasional yang lumayan ada beberapa kali. Untuk hari kerja, saya tidak paksakan diri harus belajar ketika pulang sudah lelah atau sekedar sedang tidak mood.

Lokasi tes di mana?
Gelombang 2 lokasi tes tidak hanya di UI Depok tapi juga ke beberapa wilayah di luar jawa seperti Medan, Palembang. Kala itu saya bimbang mau tes di palembang atau depok. Dengan beberapa pertimbangan akhirnya pilih Depok. 

Transport
Saya ambil rute berbeda dari tahun lalu. Dari Soetta, di terminal 1b, saya naik bus hiba utama tujuan depok turun di terminal depok. Biaya Rp. 60.000. Naik bus ini langsung saja tak perlu beli tiket dulu seperti damri. Naiknya di mana? Di halte belakang tempat beli tiket damri. Duduk saja di situ nanti busnya lewat tiap 1 jam. Kemarin saya naik pukul 14.30. Tempat beli tiket damri kalau tidak tahu, di arrival gate jalan lurus nyebrang. Ke kanan tempat pembelian tiket damri, ke kiri musholla. Jadi, kamu ke kanan saja. Kalau mau naik damri bisa juga yang tujuan ke pasar minggu. Nanti nyambung KRL atau taksi.

Kondisi jalan
Jalanan menuju UI tidak semacet tahun lalu waktu ikut gelombang 1 tahun 2016. Karena gelombang 2 tahun 2017 ini lokasi tes dibagi ke beberapa daerah di luar jawa. Ke toilet juga tidak antri seperti tahun lalu yang bikin stres. Hehe. Memang ya saya merasa melihat banyak orang berkerumun jadi satu tempat itu bikin stres sendiri. Yang macet yang antri naik lift antri toilet antri lihat nomor ujian di lantai mana. Huahh tapi itu semua pengalaman. Ketidaknyamanan itu membuat saya berkata dalam hati tidak ingin ikut tes lagi. Tapi Allah berkata lain. Ikut juga lagi tahun ini hiks. Alhamdulillahnya lebih nyaman. 

Menginap di mana?
Saya mendapat tumpangan gratis dari sobat baik saya sealumni dan seinstansi. Terima kasih banyak Alin sayang yang sudah rela jadi pembalap mengejar waktu dan nyelip-nyelip di kemacetan Depok mengalahkan sopir ojek hehe. You are such a true modern superwoman. Seharusnya kita foto bareng ya. Duh, lupa. Next kalau ketemu lagi ya. 

Cek lokasi
Saya cek lokasi malam sekitar pukul 8. Si Alin yang mengantar saya plus muter-muter mencari gedungnya. Saya cari tempelan lokasi lantai dan tempat duduk di mana pikir saya. Oh tidak ada. Ternyata pagi-paginya ada di mading. Tidak kelihatan itu mading semalam. Hihi

Warna-warni mau tes

Tak bisa tidur gegara...
Kalau badan lelah sehabis perjalanan jauh itu harusnya mudah tidur. Tapi tanpa saya sadari seharian di jalan sampai cek lokasi dan tiba di tempat sobat saya tak terasa lelah. Masih betah ngobrol dan mata tak mengantuk sama sekali. Padahal mau bangun pagi besok. Aneh. Gulang-guling saja di kasur pejam-pejam tetap tak tidur. Meski akhirnya tidur juga sih tapi lama. Saya runut apa yang salah dengan saya. Makan apa saya tadi. Oh ternyata. Saya tahu biang keladinya. Saya sempat makan dua buah Roti O kala siang hari di bandara. Karena mengandung kopi jadi efeknya dahsyat buat saya. Wah tidak menyangka akan ada hal seperti ini. Sungguh lucu. 😊

Insiden tak terduga
Saya berencana berangkat pukul 06.00 untuk mengantisipasi macet seperti tahun lalu. Eh, pas mau berangkat tak tahunya kaos kaki saya hilang satu di kamar. Teman saya ikut nyari-nyari. Tak ada orang masuk kamar perasaan. Apa mungkin disembunyiin jin iseng? Hehe. Akhirnya teman saya nemu di dalam lemari baju. Kok bisa? Haha lucu deh kalau ingat. Mana lagi panik pakai ada insiden begituan pula.

Suasana tes
Saya diantar lewat jalan pintas rencananya menghindari macet. Tak tahunya jalan ditutup. Putar-putar akhirnya lewat jalan utama yang sudah pasti jelas dibuka. Alhamdulillah tidak macet. Surprised sih mengingat tahun lalu.
Lokasi tes kali ini di Fakultas Hukum Gedung D 304. Lebih nyaman daripada tahun lalu. Peserta tidak sebanyak dulu. Ke toilet tidak antri lagi.  Naik turun lift juga tidak antri panjang. Mejanya panjang jadi nyaman kepala tidak terlalu membungkuk dibanding jika pakai kursi yang plus meja sekalian seperti tahun lalu di gedung H.

Soal
Entah kenapa kebalikan tahun lalu. Dulu saya merasa tpa lebih sulit dari bahasa inggris. Sekarang justru bahasa inggris lebih sulit. Sempat ada harapan saat setelah tpa selesai karena yang saya bulatkan lebih banyak dari tahun lalu tapi kemudian psimis setelah bahasa inggris. Dilema. Hehe. Readingnya yang sulit. Soal vocabulary yang saya harap mudah ternyata sulit. Jarang didengar tapi herannya yang keluar itu sebenarnya saya pernah pelajari kemarin-kemarin tapi lupa artinya. Sungguh heran itu yang pernah saya pelajari keluar. Akhirnya pakai tebak-tebakan saja dari konteks kalimat di reading. Selesai tes, saya cek di google translate. Ada sekitar 5-6 soal yang saya ingat ternyata match dengan jawaban saya. Alhamdulillah. Berasa ada setitik cahaya (meski saya gambling di 3 reading) 😊. Oya kali ini saya mengerjakan 64 soal tpa. Matematika hanya 17 soal dari 30 yang saya kerjakan. Cukupkah itu untuk mengejar skor minimal 500 tpa dan 500 bahasa Inggris. Hmm, akan terjawab saat pengumuman nanti ya. Tunggu saja...

Verbal 40 soal analogi dan wacana
Kuantitatif 30 soal deret, aljabar, aritmatika, matematika berpola (tahun lalu tak ada)
Logika 30 soal silogisme dan penalaran analitis
Bahasa inggris grammar dan reading 90 soal

Selesai tes
Saya tunggu jemputan teman saya tapi sebelum dia datang, saya sholat dulu di musholla bawah. Lalu kami ngebakso dan akhirnya berpisah. Saya kembali ke bandara Soetta dengan Hiba Utama bus dari terminal Depok. Beli tiket busnya dulu di situ ada loketnya. Berangkat pukul 16.00. Sampai di terminal 1b pukul 18.15. Alhamdulillah pesawat 19.20 masih terkejar. Tidak semacet waktu ke Depok sampai 3 jam perjalanan dari 14.30-17.30. Tidak menyangka semacet itu hari sabtu. Justru di Depoknya yang macet parah.

Pengumuman
Tanggal 21 Juni 2017 pengumuman kelulusan resmi simak ui. Tapi untuk beasiswanya 3 hari kemudian baru diupload untuk gelombang 1. Huahh deg-degan. Tidak berani buka.

(Ditulis 21 Mei 2017)


Update 22 Juni 2017
Pengumuman simak ui
Pengumuman kelulusan simak ui tanggal 21 Juni 2017 itu bertepatan dengan hari terakhir saya kerja (malamnya pulang kampung). Menunggu pukul 14.00? Tidak juga sih. Justru saya merasa santai. Pukul satu posisi mati lampu dan hilang sinyal internet. Saya sendiri baru terbangun tidur karena sakit bulanan (dismenor).

Akhirnya saya baru buka sekitar pukul setengah tiga karena menghindari crash dan pastinya penasaran juga. Setelah log in, buka hasil, alhamdulillah lulus. 😊 Tapi ini baru simak ui-nya ya, belum beasiswanya. Jangan senang dulu.

Pengumuman beasiswa
Rupanya pengumuman kelulusan beasiswa langsung ada pada tanggal 22 Juni 2017. Mungkin karena itu hari kerja terakhir sebelum lebaran. Lalu hasilnya? Alhamdulillah nama saya ada di urutan kedua dari 12 orang penerima beasiswa. Thanks Allah.

Cerita bersambung di posting berikutnya ya... 😊







Tuesday, May 23, 2017

Buku TPA dan Bahasa Inggris Persiapan SIMAK UI S2

5/23/2017 12:37:00 PM 26 Comments


Hai Pembaca yang budiman, menimbang dari banyaknya views yang menuju ke posting saya berjudul Pengalaman TPA SIMAK UI Pascasarjana dan juga pertanyaan melalui email, whatsapp bahkan pesan Instagram yang masuk ke saya (terima kasih untuk antusiasnya duhai pembaca pencari ilmu sekalian), dengan ini saya buat posting sharing tentang buku dan materi yang bisa digunakan untuk persiapan SIMAK UI S2.

Catat! Ini berdasarkan pengalaman saya saja. Dan ini untuk belajar sendiri tanpa les/kursus. Saya akan beri review (bukan dalam rangka promosi). Pada dasarnya buku apa saja bisa digunakan untuk persiapan asal dipelajari. Semakin banyak buku semakin baik. Di antara buku-buku itu mirip-mirip isinya dan saling melengkapi. Perbedaan umumnya ada di cara penyelesaian. Ada yang dijelaskan, ada yang tidak. Ada yang memberi tips cepat, ada yang tidak. Soal yang sama pun beda penulis buku bisa jadi beda jawaban. 

Catatan: setahu saya tidak ada buku khusus SIMAK UI S2 yang beredar di pasaran. Soal TPA SIMAK UI S2 tidak beredar bebas. Jadi, untuk TPA pakai versi OTO Bappenas sudah cukup. Begitu pula untuk Bahasa Inggris pakai buku TOEFL standar ETS sudah cukup.


BUKU

1. Master Piece TPA Versi OTO Bappenas oleh Tim Litbang Media Cerdas



Buku ini berisi kumpulan soal TPA OTO Bappenas. Ada tips-tips cepat penyelesaian soal matematika dan juga sedikit materi ulasan di awal bab. Isi seperti yang diujikan di tes TPA OTO Bappenas. Bagi yang pernah tes TPA OTO Bappenas, sudah tahu seperti apa tes TPA.

Saya beli buku ini di gramedia via online seharga Rp. 123.000 (belum diskon).


2. Rekor Nilai 709,5 TPA Versi OTO Bappenas oleh Aristo Chandra dan Tim



Buku Aristo Chandra ini sepertinya cukup terkenal ya. Banyak blog yang menyarankan buku tersebut. Tidak ada salahnya coba dipelajari. Tapi pada dasarnya, karena ini standar OTO Bappenas, menurut saya soal-soalnya mirip dengan buku pertama (Master Piece). Mungkin perbedaan di cara penyelesaian soal (terutama matematika). 

Saya beli online di salah satu toko buku (lupa namanya maaf), harganya juga lupa. Saya lihat di dutailmu.com dijual seharga Rp. 88.000 (belum diskon).


3. Update Paling Komplit Drilling TPA Pascasarjana 10 Detik Per Soal oleh Dra. Dewi Kumaladewi, M.Psi dkk



Buku ini alternatif ketiga. Saya beli online di Gramedia seharga Rp. 67.000 (belum diskon). Kemungkinan saya beli ini karena ada tulisan yang memikat saya di halaman cover-nya. 

Saya memang tidak ingin terpaku satu buku saja sebagai modal belajar. Motto, semakin banyak semakin baik. Dan ternyata buku ini memang sedikit beda dari kedua buku di atas (meski yang mirip juga banyak). Menurut saya, baik untuk persiapan di bagian gambar. Karena di buku ini banyak soal gambar jaring-jaring kubus.


BAHASA INGGRIS

Judul: Bank Soal dan Strategi TOEFL Edisi Lengkap ETS



Buku ini menyajikan materi di awal-awal bab yang ditulis cukup ringkas (kurang mendalam) namun banyak soal latihan. Bukunya cukup tebal, sangat membantu untuk berlatih mengerjakan soal TOEFL karena soal-soalnya standar ETS (TOEFL ITP).

Buku ini saya beli offline di Gramedia Matraman. Harga Rp. 145.000 (belum diskon).



TIPS sebelum mendaftar SIMAK UI

1. Persiapkan diri jauh hari. Berlatih soal-soal TPA. Ada baiknya (tidak wajib) lalu ikut tes TPA OTO Bappenas. Selain berguna untuk menguji kemampuan kamu, sertifikatnya bermanfaat juga untuk dilampirkan saat pendaftaran SIMAK UI (tanggal tes di sertifikat maksimal setahun terakhir dari pendaftaran simak). Meski melampirkan sertifikat ini sifatnya opsional alias tidak wajib, tapi paling tidak kamu sudah pernah ada pengalaman. Sudah tidak kaget jika harus berhadapan dengan soal-soal TPA saat SIMAK UI. Sudah lebih siap. Ke mana dan bagaimana cara ikut tes TPA OTO Bappenas? Baca caranya di posting saya pengalaman tes tpa oto bappenas atau googling langsung saja nanti ketemu websitenya.

2. Berlatih soal-soal TOEFL standar ETS. Jika memungkinkan kursus akan lebih baik. Ada baiknya lalu ikut tes TOEFL ITP yang memang dari ETS (bukan TOEFL prediction ya). Jadwal bisa dilihat di www.iief.orgPengalaman saya dulu saya tes di IES Foundation Jakarta. www.ies.or.id. Saya belum sempat share pengalaman saya di blog ini. Jadi saat itu saya tes TOEFL dulu baru tes TPA. Sertifikatnya nanti bisa kamu lampirkan juga saat mendaftar SIMAK UI (tanggal tes maksimal setahun sebelum tanggal pendaftaran simak). Oya, pelampiran ini tidak wajib juga ya. Hasil simak ui tetap yang menentukan kelulusan.

3. Jika pada dasarnya kamu sudah pintar (Bahasa Inggris memang sudah ok, kemampuan TPA juga ok), belajar sendiri sudah cukup. Atau bahkan tanpa belajar juga bisa. Tapi hakekatnya belajar itu suatu ikhtiar (bagi kita muslim) sebelum mengikuti ujian. Dengan belajar matematika misal kita melenturkan otak yang bebal sudah lama tidak digunakan untuk berpikir menyelesaikan soal-soal hitungan, serta mengingat kembali materi-materi lampau. Plus lebih pede insha allah. 😊😉

4. Pahami jenis-jenis soal yang diujikan. Dengan demikian bisa diibaratkan kita menguasai medan sebelum pertempuran. Caranya bisa dengan bertanya orang yang sudah mengikuti tes atau pun baca-baca pengalaman orang di internet banyak. Setelah tahu jenis-jenis soalnya, berapa waktunya, kita bisa atur strategi kira-kira satu soal waktunya berapa lama untuk dikerjakan. Benar-benar seperti akan bertempur ya? Hehe. 

Setelah itu bisa try out sendiri pakai buku yang ada atau CD. Hal itu dalam rangka untuk pengenalan kemampuan diri, mengatur strategi paling baik untuk diri sendiri. Kamu lemah di mana, kamu paling banyak menghabiskan waktu di mana dan lain-lain.

5. Saat tes nanti, sebaiknya kamu bulatkan jawaban yang kamu yakin jawabannya saja (khusus TPA). Berani gambling? Berani nilaimu habis jika jawaban gambling-mu itu salah? Tak mengapa juga sih, palingan ikut tes lagi gelombang selanjutnya kalau gagal. Mau?

6. Kamu sibuk kerja? Iya sama saya juga. Hehe. Itu dilemanya. Bagaimana cara mengatur waktu ya? Yang paling tahu tentangmu adalah diri kamu sendiri. Kapan kamu punya waktu luang, sempatkan. Misal kerja Senin sampai Jumat, pulang kerja capek. Intinya adalah sempatkan. Barang sejam sehari tapi rutin akan lebih baik. Kamu juga punya waktu libur Sabtu Minggu untuk belajar. Atau pun hari libur nasional.

7. Ga mood belajar? Ini juga problem yang saya alami. Kalau kamu mengalami ini, kamu ga sendirian. Ada kalanya memang semangat belajar. Tapi ada kalanya ga mood. Kalau kamu bisa lindas itu rasa ga mood akan sangat bagus, tapi kalau saya ya tidak saya paksakan. Biasanya kalau sudah tidur mood baik akan datang.

Sekian sharing dari saya. Semoga bermanfaat buat kamu yang berencana untuk ikut SIMAK UI. Kalau kamu ada rekomendasi buku lain boleh di share ya. 




Thursday, May 18, 2017

Misi Terselubung Perekrutan Pegawai/Tenaga Kerja Baru

5/18/2017 10:09:00 AM 3 Comments


Hai Sobat, lama tidak posting ya. Kali ini saya punya tema baru tentang perekrutan pegawai atau tenaga kerja baru. Hal ini saya angkat karena ada yang menggelitik pikiran saya. Kejadiannya baru kemarin sore tepatnya. Jadi ceritanya di tempat saya kerja ini sedang ada perekrutan tenaga kerja baru. Tidak banyak yang dibutuhkan, hanya satu orang saja. Pelamar pun dibatasi tidak usah banyak-banyak. Cukup 3 orang saja. Dari ketiga orang itu semuanya perempuan.

Perempuan A
Berhijab. Usia 29 tahun. Lulusan D3. Sudah Menikah. Ramah. Sopan. Sedang bekerja di tempat lain. Punya pengalaman kerja di tempat-tempat sebelumnya. Tahu  tentang gambaran tempat yang sedang dilamar. Penampilan biasa. Face average.

Perempuan B
Berhijab. Usia 20 tahun. Lulusan SMK. Single. Sedang bekerja di tempat lain. Agak pendiam. Tidak ada gambaran tentang tempat yang dilamar. Penampilan menarik. Face very pretty.

Perempuan C
Berhijab. Usia 22 tahun. Lulusan S1 (fresh graduate). Belum pernah bekerja. Tampak kalem. Ada sedikit gambaran tentang tempat yang dilamar. Penampilan biasa. Face pretty.

Dari ketiga kandidat tersebut, manakah yang paling siap? Saya tidak ingin membahas tentang siapa yang saya jagokan atau apa. Namun yang menggelitik adalah perkataan salah seorang pejabat yang merekrut.

Beliau bilang, “Sayang sekali yang saya jagokan menyatakan tidak siap.”

“Loh, kenapa memangnya, Pak?” Tanya saya.

“Katanya, bosnya tidak mengijinkan dia keluar. Padahal saya pengen dia keluar dari kerjaannya itu.

“Oh, jadi itu misi Bapak? Misi terselubung,” timpal saya.

Paham maksudnya sobat? Saya jelaskan. Jadi, kandidat yang dijagokan si Bapak pejabat kerja di sebuah tempat. Nah, menurut Bapak itu, tempat itu tidak bagus. Dengan melamar di sini, si Bapak berharap menyelamatkan dia dari kerjaannya itu.

Kerjaan yang dimaksud di sini (saya tidak akan sebutkan) bukan tempat remang-remang atau apa ya. Sehubungan dengan finansial lah. Nah, menurut si Bapak yang agamanya bagus, tempat tersebut tidak baik.

Wah, pemikirannya jauh ke situ ya si Bapak. Kalau saya sih ya misal jadi perekrut mencari yang memang kualitasnya seperti yang diharapkan untuk kerjaan yang akan dia pegang. Sesuai kebutuhan organisasilah istilahnya. Ya, mungkin itu seni perbedaan cara berpikir seseorang. Dalam perekrutan bisa ada tumpangan kepentingan atau pun misi terselubung. 

Pic credit to dreamstimes

Tuesday, May 2, 2017

Mimpi Orang Tak Dikenal

5/02/2017 05:49:00 PM 0 Comments


Yang pernah mimpi orang tak dikenal angkat tangan?

Saya pribadi sering mengalami. Begitu terbangun dari tidur, teringat sosok dalam mimpi. Hati bertanya, siapa ya? Sepertinya belum pernah ketemu. Apakah benar-benar ada di dunia nyata? Di belahan dunia manakah dia? Bikin penasaran. Tapi ya sebatas saat itu saja. Setelah itu tak ingat lagi wajahnya. Padahal di mimpi itu jelas lihat wajahnya.

Pernah satu kali kayaknya berharap mimpi lagi. Sekedar ingin mengingat wajahnya kalau-kalau mimpi lagi, mau bilang begini, "Eh, kamu kan yang hadir di mimpiku kemarin. Kenalan donk..."

Haha. Just kidding. Lagian di mimpi itu kenal. 😊

Seingat saya sih sosok dalam mimpi-mimpi saya itu berbeda-beda. Kalau orangnya sama terus malah aneh jadinya. Betul?

Mimpi saya ini mimpi biasa sih tak ada yang istimewa atau bagaimana. Kategori mimpi baik menurut saya. Bukan mimpi buruk.

Kalau ada yang berpendapat mungkin memang pernah ketemu seperti papasan di jalan hanya sepintas lalu. Atau pernah melihat di suatu keramaian atau tempat tertentu tapi tak berkesan. Biarpun merasanya tak menempel di ingatan tapi otak sudah merekam. Lalu muncullah ia di mimpi. Hmm, mungkin saja...

Apakah cuma saya yang mengalami? Sepertinya tidak ya karena di posting saya sebelumnya tentang mimpi orang yang sama berkali-kali, ada pembaca yang sharing bahwa dia sering mimpi orang tak dikenal dan orang yang sama berkali-kali. Sampai akhirnya ketemu di facebook dan kenalan. Wallahu alam soal kisah itu benar nyata tidaknya tanggung jawab dia yang sudah menulis ya. Dia yang tahu.

Ok, sekian sharing hari ini. Apakah kamu juga sama?






Monday, May 1, 2017

Cerita 10 Tahun Blogging

5/01/2017 05:04:00 AM 0 Comments


Akhirnya hari ini blog saya ulang tahun yang ke-10. Mari potong kue hehe. Tak terasa sudah 10 tahun saja terlewati dengan cepat.

Saya awal blogging dulu bulan Mei 2007 kuliah di tingkat akhir lagi nyusun skripsi. Waktu itu masih jarang yang blogging. Saya belum punya teman dunia nyata yang blogging. Internet juga masih mahal. Saya blogging di warnet loh. Saya bela-belain rajin ke warnet.

Hp? Hp juga belum secanggih dan semurah sekarang ada internetnya. Hp saya masih hp jadul yang cuma bisa telpon dan sms.

Masuk 2008 ke atas saya mulai kerja, saya dapat teman-teman dunia nyata yang dekat mulai blogging seperti wee (alm), hifni, aprikuma, anisa dan nurul. Tapi mereka pada vakum. Tinggal saya dan hifni saat ini yang masih update

Jaman-jaman itu juga perjuangan kalau mau posting. Tak ada warnet. Kantor belum ada wifi. Jadi saya pakai hp buat jadi modem. Mana kuotanya mahal. Dan hp paling cuma tahan beberapa jam dicolok ke laptop. Kabelnya tak bisa sekalian charging. Nelangsa.

Page views
Jadi, biarpun sudah 10 tahun, tak perlu dipertanyakan kenapa page views baru 700 ribuan. Mengingat masa-masa susah itu. Lagipula ini blog personal suka-suka yang isinya random dan gado-gado. Bersyukur bisa tembus segitu. 

Blog saya mulai ada peningkatan drastis dari tahun 2013 hingga sekarang. September 2013 tercatat page views 60 ribuan dan 2016 menjadi 600 ribuan. Apa penyebabnya? Saya kurang tahu karena bertahun-tahun tak saya utak atik kecuali ganti template. 

Efek internet semakin murah bisa jadi salah satu penyebab. ☺

Tapi google plus views saya malah 2x lipatnya blog saya. Heran juga kenapa begitu. Tahu-tahu sudah 1,4 jutaan terakhir lihat sebelum dihapus google menu page views itu. 

Visitor
Bisa dibilang 99 % dari search engine. Orang-orang nyasar begitulah. Kalau melihat di statistik blogger, visitor dari berbagai negara. Kevalidannya kurang tahu. Indonesia masih mendominasi karena ini blog bahasa Indonesia. Disusul USA dan negara lainnya.

Posting
Ada masa-masa saya begitu produktif menulis tapi ada juga titik nadirnya. Posisi terendah saya terjadi di tahun 2011. Saya cek hanya 2 posting setahun. Hey, kemana saja saya. Setelah saya telusuri ternyata itu masa-masa sibuk kerja dari awal hingga akhir tahun. Pantas saja. Target saya sih minimal seminggu sekali posting. Sepertinya terlalu muluk. Ok, minimal tiap bulan ada posting. Ah, tapi rupanya cukup sulit realisasinya. Halah, alasan. 😊

Harapan
Semoga bisa segera tembus 1 juta page views.
Semoga bisa 1000 views per hari.
Semoga saya bisa terus posting yang bermanfaat dan berkualitas.

Happy blogging!




Tuesday, March 14, 2017

Karakteristik Memilih Pasangan Pria (Suami)

3/14/2017 12:12:00 PM 2 Comments


Kamu wanita single? Sedang dalam pencarian calon suami? Bingung menentukan kriteria yang baik itu seperti apa? Takut salah pilih dan menyesal seumur hidup? Memang betul dalam islam disebut ada 4 kriteria memilih pasangan (suami/istri) tapi tetap dibutuhkan karakteristiknya seperti apa. Berikut saya tuliskan karakteristik calon suami bagi wanita muslim menurut Syeikh Assim Al Hakeem. Siapa tahu membantu.

  • Religious (practicing)
Religious berarti religius atau saleh. Yang dimaksud di sini adalah pria yang practicing yakni bukan hanya tampak luarnya saleh melainkan yang mengamalkan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari. Jangan tertipu dengan jenggot panjang dan celana cingkrang di atas mata kaki tapi ternyata tidak sholat tepat waktu bahkan mungkin sholatnya bolong. Karena penampilan luar itu bukan jaminan.

  • Brave
Brave artinya berani. Seorang pria dituntut harus berani. Apa iya kamu (wanita) yang mau maju duluan (make the first move)? Saya pribadi setuju sekali dengan kriteria ini karena saya termasuk penyuka pria pemberani. A man has to be brave and a woman has to be strong enough to wait.

  • Generous
Generous berarti murah hati, baik atau royal. Hayo pasti mau kan dapat yang seperti ini? Pasti tak ada wanita yang suka dengan pria pelit. Betul?

  • Tolerant
Toleran itu penting sekali dalam rumah tangga. Dua pribadi berbeda kemudian bersatu pasti akan banyak ketidaksamaannya. Kalau prianya berlaku seperti auditor terhadap istrinya, misal istri belanja apa harga berapa sisanya berapa buat apa dsb, si istri pasti akan stres, rumah tangga seperti neraka.

  • Well dress and smell
Berpenampilan baik dalam berpakaian dan wangi. Maksudnya di sini menjaga kebersihan diri. Tidak bau keringat dan pakai baju kumal jarang dicuci.

  • Secretive
Tidak sesumbar, bisa menyembunyikan rahasia ranjang.


Pic credit to dreamstime


Wednesday, March 8, 2017

10 Game Edukasi Anak di Android

3/08/2017 12:19:00 AM 0 Comments
Game yang akan saya bahas ini untuk anak usia 3,5 tahun. Berdasarkan pengalaman saya melihat keponakan laki-laki yang selalu menguasai tablet kalau saya pulang kampung. Game yang menarik minatnya di antaranya seperti di bawah ini. Berhubung dia penggemar mobil, jadi kebanyakan yang saya ulas yang berbau mobil.

1. Onet

Onet bertahan

Saat umur 3 tahun, dia kesulitan main onet klasik yang biasa saya mainkan. Yang ada dia jadi kesal. Dari sini terlihat bahwa onet klasik terlalu rumit untuk anak umur 3 tahun. Maka itu, saya beri tantangan yang lebih ringan yaitu onet bertahan. Sukses! Dia berhasil main onet bertahan dan ketagihan. Setelah berumur 3,5 tahun, kemampuannya naik tingkat. Onet bertahan sudah kurang menantang baginya. Dia pun sudah pintar main onet klasik yang lebih rumit. Tidak kesal lagi karena tidak bisa.

2. Puzzle Car 2
Game ini ada voice-nya berbahasa Inggris. Bermain memasang bagian-bagian mobil sambil disebut nama-namanya dalam bahasa inggris. Bagus sekali untuk anak mengenali bagian-bagian mobil sekalian melatih bahasa inggris. Misal bumper, wind shield, door, wheel, dll.



3. Puzzle Car for Toddler
Game ini baik untuk anak mengenali bentuk bayangan mobil yang tepat sesuai jenisnya.



4. Happy Kid Car Fixing
Mirip jigsaw puzzle tapi khusus mobil.



5. Memory Car
Game ini bagus untuk melatih memori anak. Dua gambar yang sama akan hilang jika sama-sama terpilih berurutan. Lalu mobil lewat di jalan raya di bawahnya.



6. Car wash
Ternyata game cuci mobil ini menarik minat keponakan saya. Mobil kotor dibersihkan debunya, lumpur, dicuci dengan busa, dilap hingga ganti cat dan ban.



7. Kids Puzzle
Game ini mirip jigsaw puzzle. Tingkat kesulitan lebih tinggi dari happy kid car fixing. Pada awalnya keponakan saya tidak mau main karena sulit untuk seumuran dia. Tapi kemudian dia penasaran dan berhasil. Bravo!




8. Cars
Belajar bahasa Inggris dengan menyebut gambar macam-macam mobil.



9. Coloring Books
Game mewarnai. Jenis gambarnya ada banyak tinggal pilih.




10. Maze
Maze 2 lebih bagus dari maze 1 karena ada map (peta) nya. Yang disukai keponakan saya karena ada hantunya. Justru hantunya yang dia cari bukannya menghindar biar sampai tujuan. Hehe. Jadi kalah terus tiap ketemu si hantu.




Bagaimana? Silahkan cari di playstore jika tertarik.

Tuesday, March 7, 2017

Buah Plum Merah Hitam

3/07/2017 10:11:00 PM 0 Comments


Plum merah


Sobat, baru saja saya jalan ke Bencoolen Mall (dulunya Bengkulu Indah Mall/BIM). Niatnya mau makan malam plus cuci mata alias belanja cemilan untuk di kamar hotel. Aji mumpung karena besok mau ikut pelatihan pengolahan data. Mau tahu apa yang saya tuju? Buah-buahan!

Eh, di Hypermart lagi ada buah plum murah. Harga sekilo 59 ribu rupiah. Padahal dulu pertama saya beli harganya sekilo hampir 200 ribu. Ya Allah... banting harga nih. Lagi musim kali ya.



Buah plum yang dijual 2 jenis, merah dan hitam. Kalau dari segi rasa sih sama saja. Mirip-mirip anggur cuma lebih besar bentuknya.

Pertama saya makan plum itu sewaktu umroh 2013 silam. Di perjalanan pulang, eh ada orang arab (wanita) yang memberi saya 3 macam buah yaitu plum, peach dan jeruk. Saya tidak merasa asing dengan buah tersebut karena plum sering muncul di komik atau kartun jepang. Kalau peach seringnya ada di serial china. Tapi makan buah segarnya baru saat itu. Karena buah tersebut tidak familiar di Indonesia.


Plum hitam




Jadi, begitu nemu di Indonesia langsung beli. Ini karena saya penggemar buah-buahan dan punya penasaran tinggi mencicip buah yang tidak familiar. Seingat saya dulu plum hitam lebih mahal sedikit dari yang merah. Tapi tadi harganya sama saja per kilonya. Tapi saya beli sedikit saja, 2 buah per jenis. Berasa nostalgia nemu buah ini lagi. Hehe.

Bentuk buahnya mirip apel ya sepintas. Tapi ada ciri khasnya di satu sisi ada seperti garis membelah. Penasaran? Silahkan mencoba kalau lagi ada di tempat kamu.

Manfaat

Buah plum punya banyak manfaat. Dikutip dari liputan6.com yang dilansir dari India Times manfaatnya adalah sebagai berikut:

Baik untuk kesehatan tulang
Plum bisa meningkatkan substansi kepadatan mineral tulang belakang dan lengan.

Meningkatkan daya ingat
Memakan buah ini sebanyak 3 atau 4 dalam sehari dengan kandungan kaya akan antioksidan membantu menetralkan sel-sel perusak radikal bebas yang mempengaruhi daya ingat Anda.

Membersihkan perut
Plum yang dikeringkan telah teruji untuk mengatur pergerakan isi perut. Karena setiap plum mengandung 1 gram serat, konsumsilah buah ini setiap hari agar usus Anda menjadi lebih sehat.

Menjaga tekanan darah
Potassium membantu menjaga tekanan darah tinggi dan juga mengurangi resiko stroke. Satu buah plum berukuran sedang mengandung 113 mg potassium yang bisa sangat membantu. Pigmen biru kemerahan pada beberapa jenis plum, bernama anthocyanins, juga bisa melindungi tubuh dari risiko kanker dengan cara melawan redikal bebas yang berbahaya.

Membantu menurunkan gula darah
Plum termasuk makanan rendah indeks glikemik, yang berarti memakan buah tersebut bisa membaantu Anda mengendalikan gula darah dan mengurangi risiko terkena diabetes.


Pic credit to reana
http://health.liputan6.com/read/2411208/5-manfaat-kesehatan-buah-plum