Buku TPA dan Bahasa Inggris Persiapan SIMAK UI S2



Hai Pembaca yang budiman, menimbang dari banyaknya views yang menuju ke posting saya berjudul Pengalaman TPA SIMAK UI Pascasarjana dan juga pertanyaan melalui email, whatsapp bahkan pesan Instagram yang masuk ke saya (terima kasih untuk antusiasnya duhai pembaca pencari ilmu sekalian), dengan ini saya buat posting sharing tentang buku dan materi yang bisa digunakan untuk persiapan SIMAK UI S2.

Catat! Ini berdasarkan pengalaman saya saja. Dan ini untuk belajar sendiri tanpa les/kursus. Saya akan beri review (bukan dalam rangka promosi). Pada dasarnya buku apa saja bisa digunakan untuk persiapan asal dipelajari. Semakin banyak buku semakin baik. Di antara buku-buku itu mirip-mirip isinya dan saling melengkapi. Perbedaan umumnya ada di cara penyelesaian. Ada yang dijelaskan, ada yang tidak. Ada yang memberi tips cepat, ada yang tidak. Soal yang sama pun beda penulis buku bisa jadi beda jawaban. 

Catatan: setahu saya tidak ada buku khusus SIMAK UI S2 yang beredar di pasaran. Soal TPA SIMAK UI S2 tidak beredar bebas. Jadi, untuk TPA pakai versi OTO Bappenas sudah cukup. Begitu pula untuk Bahasa Inggris pakai buku TOEFL standar ETS sudah cukup.


BUKU

1. Master Piece TPA Versi OTO Bappenas oleh Tim Litbang Media Cerdas



Buku ini berisi kumpulan soal TPA OTO Bappenas. Ada tips-tips cepat penyelesaian soal matematika dan juga sedikit materi ulasan di awal bab. Isi seperti yang diujikan di tes TPA OTO Bappenas. Bagi yang pernah tes TPA OTO Bappenas, sudah tahu seperti apa tes TPA.

Saya beli buku ini di gramedia via online seharga Rp. 123.000 (belum diskon).


2. Rekor Nilai 709,5 TPA Versi OTO Bappenas oleh Aristo Chandra dan Tim



Buku Aristo Chandra ini sepertinya cukup terkenal ya. Banyak blog yang menyarankan buku tersebut. Tidak ada salahnya coba dipelajari. Tapi pada dasarnya, karena ini standar OTO Bappenas, menurut saya soal-soalnya mirip dengan buku pertama (Master Piece). Mungkin perbedaan di cara penyelesaian soal (terutama matematika). 

Saya beli online di salah satu toko buku (lupa namanya maaf), harganya juga lupa. Saya lihat di dutailmu.com dijual seharga Rp. 88.000 (belum diskon).


3. Update Paling Komplit Drilling TPA Pascasarjana 10 Detik Per Soal oleh Dra. Dewi Kumaladewi, M.Psi dkk



Buku ini alternatif ketiga. Saya beli online di Gramedia seharga Rp. 67.000 (belum diskon). Kemungkinan saya beli ini karena ada tulisan yang memikat saya di halaman cover-nya. 

Saya memang tidak ingin terpaku satu buku saja sebagai modal belajar. Motto, semakin banyak semakin baik. Dan ternyata buku ini memang sedikit beda dari kedua buku di atas (meski yang mirip juga banyak). Menurut saya, baik untuk persiapan di bagian gambar. Karena di buku ini banyak soal gambar jaring-jaring kubus.


BAHASA INGGRIS

Judul: Bank Soal dan Strategi TOEFL Edisi Lengkap ETS



Buku ini menyajikan materi di awal-awal bab yang ditulis cukup ringkas (kurang mendalam) namun banyak soal latihan. Bukunya cukup tebal, sangat membantu untuk berlatih mengerjakan soal TOEFL karena soal-soalnya standar ETS (TOEFL ITP).

Buku ini saya beli offline di Gramedia Matraman. Harga Rp. 145.000 (belum diskon).



TIPS sebelum mendaftar SIMAK UI

1. Persiapkan diri jauh hari. Berlatih soal-soal TPA. Ada baiknya (tidak wajib) lalu ikut tes TPA OTO Bappenas. Selain berguna untuk menguji kemampuan kamu, sertifikatnya bermanfaat juga untuk dilampirkan saat pendaftaran SIMAK UI (tanggal tes di sertifikat maksimal setahun terakhir dari pendaftaran simak). Meski melampirkan sertifikat ini sifatnya opsional alias tidak wajib, tapi paling tidak kamu sudah pernah ada pengalaman. Sudah tidak kaget jika harus berhadapan dengan soal-soal TPA saat SIMAK UI. Sudah lebih siap. Ke mana dan bagaimana cara ikut tes TPA OTO Bappenas? Baca caranya di posting saya pengalaman tes tpa oto bappenas atau googling langsung saja nanti ketemu websitenya.

2. Berlatih soal-soal TOEFL standar ETS. Jika memungkinkan kursus akan lebih baik. Ada baiknya lalu ikut tes TOEFL ITP yang memang dari ETS (bukan TOEFL prediction ya). Jadwal bisa dilihat di www.iief.orgPengalaman saya dulu saya tes di IES Foundation Jakarta. www.ies.or.id. Saya belum sempat share pengalaman saya di blog ini. Jadi saat itu saya tes TOEFL dulu baru tes TPA. Sertifikatnya nanti bisa kamu lampirkan juga saat mendaftar SIMAK UI (tanggal tes maksimal setahun sebelum tanggal pendaftaran simak). Oya, pelampiran ini tidak wajib juga ya. Hasil simak ui tetap yang menentukan kelulusan.

3. Jika pada dasarnya kamu sudah pintar (Bahasa Inggris memang sudah ok, kemampuan TPA juga ok), belajar sendiri sudah cukup. Atau bahkan tanpa belajar juga bisa. Tapi hakekatnya belajar itu suatu ikhtiar (bagi kita muslim) sebelum mengikuti ujian. Dengan belajar matematika misal kita melenturkan otak yang bebal sudah lama tidak digunakan untuk berpikir menyelesaikan soal-soal hitungan, serta mengingat kembali materi-materi lampau. Plus lebih pede insha allah. 😊😉

4. Pahami jenis-jenis soal yang diujikan. Dengan demikian bisa diibaratkan kita menguasai medan sebelum pertempuran. Caranya bisa dengan bertanya orang yang sudah mengikuti tes atau pun baca-baca pengalaman orang di internet banyak. Setelah tahu jenis-jenis soalnya, berapa waktunya, kita bisa atur strategi kira-kira satu soal waktunya berapa lama untuk dikerjakan. Benar-benar seperti akan bertempur ya? Hehe. 

Setelah itu bisa try out sendiri pakai buku yang ada atau CD. Hal itu dalam rangka untuk pengenalan kemampuan diri, mengatur strategi paling baik untuk diri sendiri. Kamu lemah di mana, kamu paling banyak menghabiskan waktu di mana dan lain-lain.

5. Saat tes nanti, sebaiknya kamu bulatkan jawaban yang kamu yakin jawabannya saja (khusus TPA). Berani gambling? Berani nilaimu habis jika jawaban gambling-mu itu salah? Tak mengapa juga sih, palingan ikut tes lagi gelombang selanjutnya kalau gagal. Mau?

6. Kamu sibuk kerja? Iya sama saya juga. Hehe. Itu dilemanya. Bagaimana cara mengatur waktu ya? Yang paling tahu tentangmu adalah diri kamu sendiri. Kapan kamu punya waktu luang, sempatkan. Misal kerja Senin sampai Jumat, pulang kerja capek. Intinya adalah sempatkan. Barang sejam sehari tapi rutin akan lebih baik. Kamu juga punya waktu libur Sabtu Minggu untuk belajar. Atau pun hari libur nasional.

7. Ga mood belajar? Ini juga problem yang saya alami. Kalau kamu mengalami ini, kamu ga sendirian. Ada kalanya memang semangat belajar. Tapi ada kalanya ga mood. Kalau kamu bisa lindas itu rasa ga mood akan sangat bagus, tapi kalau saya ya tidak saya paksakan. Biasanya kalau sudah tidur mood baik akan datang.

Sekian sharing dari saya. Semoga bermanfaat buat kamu yang berencana untuk ikut SIMAK UI. Kalau kamu ada rekomendasi buku lain boleh di share ya. 



Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

0 komentar:

Post a Comment

leave your comment here!