Introvert or Extrovert?




by reana


Hmm... tergelitik nih buat nulis tentang tema kali ini, introvert or extrovert?
Mungkin lebih besarnya karena gw sendiri merasa bahwa gw introvert. Trus, memangnya apa yang salah kalo gw introvert?

Introvert or extrovert, keduanya punya sisi lebih dan kurang masing2. Jadi, semestinya ga perlu dipermasalahkan ya. Cukuplah saling mengerti n melengkapi.

Lantas, kenapa ada introvert kemudian ada juga extrovert? Keduanya memang sangat bertolak belakang yah tapi masing2 ada keuntungan tersendiri jika sudah dihadapkan pada dunia kerja. So, enjoy aja apa pun diri kita!

Well, gw coba ungkapin sedikit apa yang gw tau seputar introvert!




1. Talkless

Tidak banyak omong bukan berarti ga bisa ngomong. Introvert memang lebih banyak diam biasanya karena dalam diam justru merasa nyaman, damai, dan bebas memikirkan apa pun. Pada dasarnya meskipun diam namun sebenarnya otaknya tidak pernah berhenti berpikir dan juga tetap memperhatikan lingkungan sekitar jadi jangan kira orang yang diam2 aja itu cuek bebek ga peduli sekitar. Salah besar kalo beranggapan demikian! Ya, mereka itu hanya tidak suka berkomentar yang dianggapnya tidak penting! Introvert tidak suka hal2 yang remeh temeh menghabiskan energi saja. Mereka berpikir mending energi yang ada disalurkan buat hal lain yang lebih penting (bermanfaat).

Kalo begitu berarti mereka terlalu membatasi diri untuk ngomong? Sebenarnya ngga juga kalo dibilang demikian. Hal itu terjadi alamiah saja. Mereka tidak suka basa basi. Jadi, jangan heran kalo ketemu introvert ngomongnya langsung to the point.

Lain kasus, saking betahnya diam, bahkan ada yang tahan sampai dua tiga hari ga ngomong sama sekali sama siapa pun loh. Jadi ingat Pengalaman gw dulu semasa kecil, gw tuh pernah punya sindrom males ngomong. Sampai2 kakak gw sebel banget sama gw gara2 gw dipanggil ga mau nyahut, disuruh apa aja cuma diem aja. Dioceh2in diem aja. cuek2 aja gitu. Cuma liatin. Jelas dunk dianya marah. Haha sorry my sis! Ga tau juga ya kenapa gw bisa kaya gitu. Parah ya?

Ada ga yang setuju dengan kata pepatah 'Silent is golden, speak is silver'? Nah, gw yang polos pernah menganut kata itu! Jadinya tuh kan gw mikir2, emas kan lebih mahal daripada perak ya jadinya emas lebih bagus daripada perak. Berarti kalo gw diem, itu lebih baik daripada gw salah ngomong trus nyakitin orang. Nah, lama2 malah gw lebih dominan jadi pendengar yang baik. Sampai akhirnya semakin banyak saja orang yang bilang kalo gw pendiam. Tapi, jangan kira sekarang gw masih segitunya ya. Pastinya, gw ini teman ngobrol yang enak loh. Hehe.

Yoi, tipe orang introvert itu kalo dah kenal baik, pasti ga akan pendiam lagi. Dijamin! So, cari celahnya aja. Coba kenali, bisa dibilang masuk ke dunianya gitu sedikit aja trus bisa nyambung, jadilah temannya! Then You'll find out he/she is interesting one! Believe or not? Coba aja sendiri yeee! Mudah2an trik dari gw ini berhasil! :D

Biasanya sih kalo kamu sudah kenal dekat, kamu akan menemukan sisi2 menarik yang belum pernah kamu temui sebelumnya. Nah, bukan ga mungkin malah kamu tar jadi terkagum2 loh. Apalagi kalo ternyata sosok yang diam2 itu ternyata punya pemikiran2 yang brilian di luar dugaan kamu! Hoho ;p

Adalah sisi misteriusnya kan? Gw sendiri sih menganggap kalo misterius itu menantang n menarik! Bikin penasaran pengen tau lebih banyak. Coba kalo sesuatu itu sudah serba terbuka, apa lagi yang bisa bikin penasaran? Tul ga? :D



2. Have smaller circle of friends

Introvert cenderung memiliki sedikit teman. Namun, siapa2 yang menjadi teman dekat mereka hanya orang2 tertentu yang bisa klik dengan mereka. Jangan beranggapan dulu kalo introvert lantas klik-nya sama introvert juga. Memang, mereka nyambung dengan sesamanya, tapi dengan ekstrovert juga mereka bisa loh. Sebagai contoh gw sendiri. Gw punya teman2 ekstrovert tapi ya gw tetap ga kepengaruh paling ga sedikit aja jadi rame ato gimana. Kenyataannya kita tetap awet temenan kok sampe sekarang.

Introvert itu bisa dibilang pemilih dalam hal berteman. Bukan berarti SARA ya padahal kan hari gini siapa aja bisa jadi jaringan bisnis (semakin banyak jaringan makin bagus kan?). Melainkan introvert itu benar2 memilih siapa yang bisa klik dengannya. Siapa yang dia percaya bisa jadi temannya. Pada dasarnya memang introvert tidak butuh banyak teman. Sedikit saja sudah cukup asal bisa saling percaya. Lantas bukan berarti tak ada lagi rahasia antara mereka ya. Alamiahnya sih memang introvert itu susah percaya ma orang lain sehingga mereka susah membuka diri. Namun sekalinya ketemu orang yang benar2 bisa dipercaya, dia bisa membuka diri juga. Tapi itu pun masih pilih2 hal apa saja yang bisa dibuka dengan partner-nya tersebut. So, masih banyak rahasia yang terpendam di palung hatinya. Hoho.

Selain itu, introvert juga sangat menjunjung kejujuran. Gw sendiri beranggapan bahwa kejujuran adalah modal awal untuk membentuk kepercayaan dengan orang lain.

Sekali lagi, sedikit teman bukan berarti ga kenal teman2 yang lain. Mereka tetap kenal dengan yang lain2 hanya saja bisa dibilang sepintas lalu saja. Just 'say hi' kalo ketemu di jalan (itu pun kalo mau ya!). Mereka dominan bersama lingkaran teman yang itu-itu saja. Bisa dibilang setia sih. Yuks mereka ini menjunjung kesetiaan loh meski cuma teman.



3. Less sociable/making new social contacts

Biasanya sih introvert itu tidak mudah bergaul. Bukannya mereka tidak mau bergaul, melainkan mereka adalah sosok yang cenderung pasif yang lebih suka untuk didatangi dan ditegur duluan barulah bisa ikut gabung. Mereka itu susah untuk memulai lebih dulu. Karenanya lebih baik diam daripada bertegur sapa berbasa basi dengan orang baru. Jangankan orang baru? Orang lama saja enggan. Jadinya mereka kurang fleksibel dalam bergaul.

Pergi ke suatu tempat sendirian, bukan masalah buat introvert. Mereka terbiasa sendirian. Bahkan memang ada yang lebih suka pergi jalan ke mana gitu sendirian daripada rame2. Dengan sendirian, mereka bebas menentukan tujuan tanpa harus direpotkan keinginan teman lain yang punya tujuan berbeda. Sekali lagi, buang waktu dan mengurangi kenikmatan. Hmmm...



4. Enjoy being alone

Nyaman dengan kesendirian adalah introvert sejati kali ya. Kesendirian itu nikmat. Tak ada yang salah dengan kesendirian. Dengan kesendirian pula banyak hal yang bisa dilakukan tanpa perlu melibatkan orang lain. Diam2 menjadi hacker? hoho

Jika sendiri di sini adalah sendiri tanpa adanya kontak sosial dengan orang lain, introvert sejati sangatlah tidak keberatan. Mereka senang dengan kesendirian. Mereka bebas melakukan apa pun tanpa ada yang mengintervensi. Bisa dibilang tak butuh bantuan orang lain. Mereka sangat bisa diandalkan untuk urusan mereka sendiri. Mereka tak suka merepotkan orang lain. Karena hal itu bisa saja merusak kenikmatan mereka. Hmmm... True or false?

So, jangan heran dengan sosok2 penyendiri yang tau2 menggemparkan dunia dengan hasil karyanya? Ga jarang kan sosok2 yang brilian itu adalah sosok2 penyendiri?



Oya, bisanya introvert itu susah mengekspresikan perasaannya. Jadinya bisa dibilang no expression! Datar! Bahkan ada yang menganggap arrogant! Ada ga yang pernah menganggap sosok introvert itu orang aneh? Ya karena mungkin kelakuannya ga biasa. Apalagi dengan karakternya yang cenderung suka menyendiri. Wah, gw jadi ingat sosok aneh favorit gw dalam manga Death Note. L! Nah, L alias Lawliet adalah contoh sosok yang cocok bekerja menjadi detektif misterius sebuah agen rahasia. Coba kalo L adalah sosok ekstrovert? Gimana bayanginnya ya...


Umm, kira2 itulah yang bisa gw jabarin seputar introvert. Benar tidaknya secara umum, gw lebih banyak merujuk pada diri gw sendiri. Barangkali ada yang mau nambahin?

Picture credit to the rightful owner
Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

9 komentar:

  1. Sapa yg gelitikin Sep? Hihihi...

    Aq termasuk tipe mn dunk... Dr dulu aq nganggep diriku sndiri introvert, tp aq g suka jalan2 sendiri, mati gaya... Jd g sesuai dunk dg teorimu ^^

    ReplyDelete
  2. hihi digelitikin bulu bulu kucing...
    maklum si kucing maen ke kamarku tiap hari... ^^
    ga nyambung :D

    aku juga ga suka jalan2 sendiri buk. tapi kalo kepaksanya gitu ya bisa2 ajalah... ^^
    ibuk juga kan pernah cerita jalan sendiri trus makan sendiri cuek aja toh? trakhir kita jalan n jalan sebelumnya ibuk makan sendiri hayo? ;p

    coba, ibu baca lagi deh kalimatku poin 3 tuh
    "Bahkan memang ada yang lebih suka pergi jalan ke mana gitu sendirian..."
    ada kata 'bahkan' itu menunjukkan ada orang2 tertentu buk. jadi, kalo ibuk ga termasuk orang2 tertentu ya bukan berarti ibuk ga sesuai yang aku bilang. kan ibuk bisa sendirian, sudah terbukti hehehe

    ReplyDelete
  3. hmm....bagus juga. mayoritas cewek tu intrivert.

    ReplyDelete
  4. eh..suka manga juga ya? sama donk.
    tapi aq paling suka naruto....he...he....
    memotivasi q untuk belajar bahasa jepang.

    ReplyDelete
  5. hehe aku malah belum pernah survey kalo cewek mayoritas introvert! ;p

    wah betul! aku suka manga! hihi ada temen niee ^^
    aku juga belajar dikit2 bahasa jepang. tapi bukan karena manga melainkan musiknya... hehe

    ReplyDelete
  6. Iyah... sejak penempatan jd cuek gt, hehe. Dulu2 anti bgt mesti jln sendiri. Ternyata penempatan ada hikmahnya juga yah ^_^

    Septi ihhhh, sejak kpn aq jd ibuk2 :(

    ReplyDelete
  7. Begitulah wi, penempatan menuntut kita serba bisa menjalani sendiri...
    wah, mandiri banget yah? ^^

    ah, kan dwi sering nyebut aku gitu jadi deh aku ikut2an..
    Ok, peace ya! jangan manggil2 gitu lagi? Deal?
    :D

    ReplyDelete
  8. sambil baca, sambil flashback, sambil instrospeksi, dan akhirnya...
    "introvert, and proud!!"
    :D

    ReplyDelete

leave your comment here!