Follow Us

Thursday, August 3, 2017

(Part 2) Daftar Ulang S2 UI



Setelah idul fitri 2017 usai saya mulai kembali kerja tanggal 3 Juli. Eh, sorenya saya dapat email dari mti ui, permintaan pengisian biodata dan tujuan surat yang akan dikirim ke instansi saya dari Kominfo. Deadline 5 juli. Setelah itu saya tunggu sampai 14 juli kok belum juga ada surat datang. 😊

Saya tunggu lagi sampai akhirnya saya ditelpon oleh orang pusdiklat instansi saya yang meminta saya segera mengirim ke dia jika surat resminya sampai. Waktu sudah mepet dan orang kepegawaian tidak mau buru-buru membuat sk katanya. Yah, bagaimana ya memang belum sampai. Akhirnya saya telpon cs kominfo, yang mengurusi bagian beasiswa sedang rapat di luar. Nomornya tidak aktif. Lalu saya telpon ui, ternyata surat memang belum dikirim. Dan sorenya saya dapat sms dari kominfo.

Senin, 24 juli, surat dinyatakan diterima di ui dan penangguhan biaya dari kominfo ke ui masuk ke email saya. Surat dari kominfo itu yang diunggah saat pra registrasi di web ui. Nantinya ringkasan pra registrasi dibawa saat daftar ulang 28 juli di ui depok. Pra registrasi ini deadline 26 juli.

Setelah surat tadi ada baru saya mengirim ke provinsi dan pusdiklat tadi. Lalu saya lengkapi unggah pra registrasi. Saya siapkan berkas yang diminta untuk daftar ulang. Berhubung kartu askes saya masih yang kuning dan masih tercatat di faskes (fasilitas kesehatan) kabupaten lama, maka saya datang ke kantor bpjs kabupaten baru tempat saya tinggal sekarang. Di sana kartu lama saya diganti jadi bpjs. Faskesnya puskesmas. Petugasnya bilang kalau mau ganti dokter pribadi minimal 3 bulan faskes puskesmas dulu. Oh ternyata begitu kalau pindah wilayah.

Setelah berkas saya siap, saya putuskan tanggal 27 juli ke Jakarta. Sebelum ke Depok, saya menginap di Hotel Mega Bayu Jakarta Timur karena harus mengambil ijasah asli dulu. Saat sarapan, saya berbincang sebentar dengan bapak-bapak yang ternyata anggota DPR Kabupaten di NTB yang mau rapat paripurna. Yang saya heran, kenapa di sini menginapnya. Kalau ukuran saya calon mahasiswa ya okelah. Hemat hehe. Rasa-rasanya kok tidak level saja untuk seukuran anggota DPR. Saya saja sendirian sekamar. Nah si Bapak bagi dua pula. :)

Tanggal 28 pagi saya ke kampus ambil ijasah. Sempat ketemu teman kuliah dulu yang kini menjadi dosen. Dan juga ketemu teman diklat pim 4 yang sudah pindah ke situ juga. Sempat mengobrol dulu sebelum akhirnya saya ke Depok.

Rute termudah itu naik kereta turun di stasiun pondok cina. Lalu saya putuskan ke stasiun tebet. Eh, ternyata angkot 44 sudah tidak lewat situ lagi kata teman saya lewat atas. Akhirnya ngojek. Terakhir saya naik kereta sepertinya tahun 2014. Saat itu jaminan 5 ribu. Sekarang jadi 10 ribu. Saya ambil tiket harian.

Setelah sampai di stasiun pondok cina, teman saya datang. Dia ajak saya makan siang di kantin magister ekonomi tempat dia kuliah. Ternyata murah. Dan kali ini kami sempat berfoto hehe. Usai makan, sholat zuhur baru ke balairung.

Yang perlu disiapkan untuk daftar ulang S2 UI:
1. Pra registrasi, mengisi formulir online dan mengunggah dokumen seperti ktp, ijasah, bpjs, surat pernyataan mahasiswa, surat sponsor beasiswa.
2. Ijasah asli dan fotokopi legalisir 1 lembar
3. Surat pernyataan mahasiswa ui (bermeterai 6000)
4. Surat pernyataan biaya pendidikan ditandatangani penjamin (untuk beasiswa cukup membawa surat diterima dari ui dan sponsor, fotokopi 3 rangkap berwarna)
5. Fotokopi kartu bpjs
6. Print out pra registrasi
7. Kartu ujian simak ui

Saat datang ke  Balairung ui depok, langsung ambil map dan mengisi formulir.
Loket 1, rekam sidik jari
Verifikasi beasiswa
Loket 2, verifikasi berkas
Loket 3, ambil jaket, badge fakultas, pin, peci
Loket 4, ambil kim

Selesailah acara daftar ulang. 😊

Sekitar jam 14.00-14.30 saya datang. Dan suasana tidak ramai. Mungkin orang sudah duluan di awal. Tidak sempat ketemu teman calon sekelas.

Sewaktu saya coba pakai jaket kuning, kok saya dapatnya s padahal minta xs. Ternyata tidak ada yang xs. Seorang mbak tanya ke saya apakah jaket yang dia coba kegedean. Lalu saat saya coba peci, seorang mas melihat saya (ah cuek saja) dan tanya, "Fasilkom mbak?" Saya iyakan. Mungkin dia lihat badge kami sama. Hehe. 😊 Apa cuma saya yang coba? Saya dapat m takutnya tidak muat karena kepala saya besar. Memang plastik pembungkusnya saya robek. Sementara mas dan mbak itu tak ada yang mencoba.

Ada lagi mas lain yang tanya, "Dari mana mbak? Habis ini ke loket 4 ya itu yang di sebelah sana?"
Waduh, saya ini lagi tidak pakai kacamata. Tidak bisa baca jelas tulisan loket 4 jarak jauh. Tapi sepertinya itu benar loket 4 di sebelah. Ternyata masnya dari medan ambil jurusan geofisika.

Bersambung... part 3



8 comments:

  1. Kak, izin bertanya
    Kalau kartu ujian simak yg perlu dibawa itu, harus yg asli (dipakai ketika menghadiri ujian simak) atau yang penting kartu ujian asli (bisa cetak ulang) ? Terima kasih kak jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya ijinkan... hehe

      Yang kamu bawa saat ujian simak yang ada tanda tangan pengawas...

      semoga terjawab 😊

      Delete
  2. Mbak, saya mau tanya. Dulu di jadwal daftar ulang, diundang jam berapa sampe berapa? Mbak datang sekitar jam 14 kan ya. SAYA pengen tau dulu ditulisnya jam berapa waktu daftar ulangnya. Apa yg penting datang di range waktu yg ditemtukan ya? Gausah datang dari awal waktu yg ditentukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Yalista, kalau tidak salah ingat waktu itu sekitar pukul 8.00 sd 15.30. Iya kamu cukup datang di range waktu yang ditentukan di websitenya saja yang kamu bisa lihat pas membuka pengumuman kelulusanmu. Antrian panjang ya, yang penting tidak telat saja.

      Tidak harus di awal. Kalau di awal ya kemungkinan lebih cepat selesai atau malah antri panjang. Kalau saya waktu itu sudah sepi karena mungkin sudah pada daftar ulang di awal-awal (pagi).

      Selamat daftar ulang ya! :)

      Delete
  3. mba mau tanya pas daftar ulang adakah cek kesehatan seperti mahasiswa S1?

    ReplyDelete
  4. Mbaa... Kalo kartu ujian asli nya hilang gimana ya?? Adekku kartu ujian aslinya hilang. 😞

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang udah ada tanda tangan pengawas ujian ya? Wah dicari lagi coba. Kalau ga ketemu mungkin print ulang lagi aja. Kalau apes ditanya pas daftar ulang kok ga ada ttd pengawasnya ya bilang aja yg asli hilang.

      Delete

leave your comment here!