Akulah Sang Pemenang: Juara 3 LMFM Event VII PEDAS

Hmm... pagi-pagi buta saya sudah membuat post dengan judul garang nan sombong. Ups! Jangan salah paham dulu readers. Saya sama sekali tidak bermaksud demikian. Ini semata-mata mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasih saya kepada Allah yang telah memberi saya kesempatan untuk menang dalam event menulis fiksi mini (LMFM event VII) yang diselenggarakan oleh grup PEDAS (Penulis dan Sastra).

Setelah sekian lama menunggu dan sempat ditunda pengumumannya karena peserta yang membludak dan demi menjaga kualitas yang dipilih, akhirnya tadi sebelum shubuh keluarlah pengumuman tersebut. Karena membaca via handphone, jadilah saya drop down ke bawah dan membaca apa yang ditulis satu per satu. 

Pertama, pengumuman genre horor. Rupanya naskah saya tidak lolos. Oke, saya terima. Dan saya cukup sadar diri. Masih banyak kekurangan dari naskah saya. Bagi saya, menulis horor itu tidak mudah. Mungkin karena alurnya tidak logis jadi tidak lolos. :)


Lalu yang kedua genre romantis. Rupanya nama saya tersemat sebagai juara 3! Terharu saya ketika membaca itu. Sungguh tidak menyangka. Bisa lolos saja saya sudah senang. Apalagi sampai menang! Subhanallah dan alhamdulillah saya ucapkan. Karena di grup PEDAS ini peraturan sangat ketat. Duo Bunda yang menjadi pengurus sangatlah tegas. Sempat ada rasa was-was juga kalau naskah saya terdiskualifikasi karena tidak sesuai persyaratan. Inilah naskah pertama yang saya ikutkan di event grup PEDAS. Dari 111 naskah yang masuk hanya terpilih 30 untuk dibukukan. Dan dari 30 dipilih 3 terbaik sebagai juara utama.

Copas dari Grup PEDAS

Yubiami... saya tidak menyangka akan mengantar saya menjadi juara. Inilah kemenangan saya yang pertama setelah sekian naskah yang saya tulis dan kirim ke event menulis. Rupanya Allah memberikan saya kemenangan di waktu yang Ia pilih, yang Ia rasa tepat. Dan waktu itu adalah saat ini. Terima kasih ya Allah...

Kalau saya cermati, sepertinya saya lebih cocok ke genre romance. hehehe. Sebenarnya saya terinspirasi menulis yubiami itu adalah hasil beberapa waktu lalu saya kembali belajar merajut. Saya borong buku-buku merajut dan salah satu yang menarik perhatian saya adalah buku yubiami. Lalu entah kenapa menjadi inspirasi untuk tulisan saya. Diramu dengan imajinasi saya dan setting di Jepang, jadilah tulisan sederhana itu. 

Hmm, saya sempat khawatir karena itulah naskah pertama saya yang bersetting luar negeri. Lalu kenapa saya pilih Jepang? Biar nyambung dengan kata yubiami yang memang dari Jepang. Hehe :)

Saya googling dulu loh suatu lokasi di Jepang dan lihat gambarnya seperti apa. Takutnya nanti tidak sesuai. Bahkan untuk menambahkan kata 'jembatan' saja saya takut. Takut tidak pas. Saya pilih sebuah tempat di Kyoto. Dan pastinya kenapa Kyoto, tentu saja karena terinspirasi juga (dengan seseorang). Hehe

Saya juga sempat cemas kalau-kalau alurnya tidak logis. Yah namanya imajinasi itu kan tak terbatas yah? Hehe cari alasan :D

Oya, mau tahu tidak apa hadiah saya? 

Juara III:
Sertifikat cetak, Pulsa 25 ribu, 1 eksemplar buku bukti terbit, Voucher Paket I PEDAS Publishing senilai Rp 150.000.

Mungkin, nilainya tak seberapa apabila dinilai dengan rupiah. Tapi nilai penghargaannya itulah yang menurut saya sungguh tak ternilai (priceless).

Oke, sekian dulu ya. Saya ucapkan terima kasih buat para kru grup PEDAS yang telah memilih karya saya untuk menang dan selamat untuk para pemenang lainnya dan juga para kontributor. Mari tetap semangat berkarya! Jangan berkecil hati buat yag tidak lolos. Kesempatan masih terbuka lebar untuk kita semua selama kita masih diberi nafas oleh-Nya...

Cheers! :)


Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

0 komentar:

Post a Comment

leave your comment here!