Time is Over

Ini hari terakhir saya di rumah. Besok pagi harus sudah mudik balik ke tempat kerja saya. Ah akhirnya jatah cuti saya habis. Selalu saja terasa cepat sekali waktu berlalu ketika ada di rumah. So sad :(

Perjalanan panjang lewat jalur darat dari Batanghari Lampung Timur via Metro lalu Bandar Lampung-Bengkulu lalu nyambung lagi ke Mukomuko. Serasa hancur badan saya tiap kali mudik. Herannya, keseringan tiap kali sampai rumah Lampung saya tidak enak badan alias masuk angin plus pegal-pegal sehingga saya perlu istirahat cukup dan dikerokin (padahal tiap dikerokin ibu, saya selalu meronta-ronta kesakitan. Dulu waktu kecil ibu saya dimarah bapak karena saya menjerit-jerit. Hehe sudah besar begini pun saya masih sama).

Alhamdulillah-nya ketika sampai Mukomuko, hanya dengan istirahat saya sudah enakan besoknya ketika ngantor. Mungkin karena tidak ada siapa-siapa di sana sehingga Allah kasih
saya kemudahan ya. Ah, Allah tahu saja ya. Thank you Allah. I love you! :) 

Nah, tadi waktu saya manfaatkan buat pergi ke pasar Metro tepatnya ke Toko Sehati di 15B barat jalan Teuku Umar. Baru pertama kali sih saya ke sana. Itu berkat petunjuk teman saya dan juga hasil tanya-tanya kakak perempuan saya. Seperti biasa ditemani keponakan laki-laki saya yang begitu setia sama tantenya hehe. Alhamdulillah yang saya cari sudah dapat. 

Selanjutnya saya mampir ke Chandra Metro. Awalnya mau mencari sepatu putih tapi dapatnya malah baju haha. Begitulah kalau wanita belanja. Apa yang dicari apa yang didapat. Memang aneh. 

Kebiasaan saya kalau pulang kampung adalah menggondol baju atau sepatu. Saya penyuka sepatu. Bagi saya sepatu itu lebih fleksibel, enak di kaki, nyaman dan tidak ribet. Kalau bepergian saya lebih suka sepatu. Nah kalau baju saya seringnya beli baju untuk ke kantor karena saya banyak pakai baju bebas ke kantor atau kaos. Saya penyuka kaos. Kaos itu nyaman buat bepergian jauh karena menyerap keringat. 

Saya beli ketika pulang kampung begini semata-mata karena saya tinggal di daerah kabupaten baru yang infrastruktur belum lengkap. Bahkan pasar saja adanya baru pasar tradisional. Itu pun seminggu sekali adanya. Jadi kapan lagi saya bisa hunting? Meski hari gini mudah saja belanja online, tapi rasanya tetap beda kalau kita memilih-milih, lalu menyentuh bahannya lalu mencoba ukurannya pas atau ngga. Lebih puas. Lagipula saya itu tipikal yang ga mudah cocok ama sesuatu. Terutama baju. Kalau udah dibeli terus ga cocok terus ga dipakai kan sayang.

Hehe lagi-lagi curhat random. Post terakhir di rumah Lampung. Oke sekian dulu. Saya sambung lagi di post berikutnya. Mudah-mudahan diberi kesehatan dan umur yang berkah sampai post berikutnya. Amin.

Semoga perjalanan saya besok lancar ya Allah. Doakan saya ya readers semua. Amin :)












Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

0 komentar:

Post a Comment

leave your comment here!