Palace 1: Jade Palace Lock Heart Review (Yang Mi dan Feng Shiao Feng)

Nyambung posting saya yang sebelumnya tentang cerita silat (cersil) yang lagi saya kangenin. Setelah hunting judul yang pas di hati, Palace 1 (Gong 1/Jade Palace Lock Heart) menjadi pilihan saya untuk ditonton pertama kali. Pas lihat trailer-nya ok. Pemerannya ok. Musiknya ok. Alurnya ok. Kisah time travel dari jaman modern ke jaman dinasti.


Qing Xuan (Yang Mi) time travel ke jaman kerajaan. Di sana dia menjadi wanita penghibur secara terpaksa lalu dibawa ke istana untuk melayani pangeran ke-2. Qing Xuan yang cerdik akhirnya bisa lepas dari Pangeran Ke-2 dan berniat melarikan diri dari istana. Keluar dari lubang buaya masuk ke mulut singa. Qing Xuan malah bertemu Pangeran ke-8/Yin Si (Feng Shiao Feng). Dikisahkan selanjutnya Qing Xuan akhirnya menjadi dayang istana melayani Permaisuri Xi Pin. Hari-harinya di sana tidak lepas dari upaya hasut-menghasut para dayang lain yang iri padanya. Juga tidak lepas dari keusilan Pangeran Ke-8. Tapi pada dasarnya Qing Xuan disitu cukup cerdik jadi ceritanya malah jadi menarik.

Oya, di saat-saat sedih Qing Xuan bertemu sosok lain yang menarik perhatiannya yaitu Pangeran ke-4 (Mickey He). Pangeran ke-4 inilah yang dalam sejarah yang dipelajari di masa modern merupakan tokoh yang nantinya akan menjadi kaisar. Dan Qing Xuan memang sudah mengidolakannya sejak awal. 


Selanjutnya Qing Xuan harus mengalami kisah percintaan yang rumit. Pokoknya dia jadi sosok yang dicari dan disukai banyak orang tapi sekaligus dibenci banyak orang pula. Pangeran ke-2 dan 8 sama-sama menyukai Qing Xuan dan ingin menjadikan istri. Lalu bagaimana dengan perasaan Qing Xuan? Pangeran ke-2 berakhir di penjara. Pangeran ke-8 masih terus mengejar Qing Xuan meski Qing Xuan sudah menolaknya berkali-kali. Qing Xuan sudah tahu dalam sejarah bahwa Pangeran Ke-8 hidupnya akan berakhir tidak baik sehingga ia tidak boleh jatuh cinta padanya. Rupanya Qing Xuan jatuh cinta pada Pangeran ke-4. Sayangnya Pangeran ke-4 sudah menikah lebih dulu. Apakah itu berarti harapannya sudah musnah? Tentu saja tidak! 

Kejadian demi kejadian menghantarkan Qing Xuan ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Pangeran ke-4 juga ternyata akhirnya menyadari kalau dia menyukainya dan bermaksud menikahinya. Hal ini membuat pangeran ke-8 terbakar cemburu. Tak disangka, perasaan Qing Xuan langsung lenyap tatkala seseorang memberitahunya bahwa Pangeran ke-4 pernah bermaksud membunuhnya. Setelah itu, Pangeran Ke-8 yang akhirnya memenangkan hati Qing Xuan. Karena sejak awal dia memang tulus. Dan dia hanya menyukai satu wanita yaitu Qing Xuan. Semenjak itu Qing Xuan ingin mengubah sejarah. Ia ingin Pangeran Ke-8 yang menjadi kaisar. Ia tidak ingin Pangeran Ke-4 yang kejam menjadi kaisar.

Namun rupanya takdir tak bisa diubah. Setelah kaisar meninggal, Pangeran Ke-4 diangkat menjadi kaisar. Pangeran Ke-8 (sudah menikah dengan Qing Xuan) yang selama ini menjadi saingannya memerebutkan tahta kaisar, hidupnya dibuat susah. Apa pun yang dilakukan, dihadapannya selalu salah. Semasa kaisar masih hidup dulu, memang mereka berdua saingan berat. Tapi sayangnya Pangeran Ke-4 sudah terlanjur menggunakan cara-cara licik untuk menyingkirkan batu sandungannya. Padahal di episode 34 (2 episode terakhir) ternyata sang kaisar sudah dari awal hendak menitahkan Pangeran Ke-4 menjadi kaisar. Hanya karena tidak ingin ada kecemburuan sesama anak kaisar maka kaisar membuat mereka bersaing secara sehat supaya setiap anak merasa punya kesempatan yang sama menjadi kaisar.

Memang sih, menurut saya, yang paling qualified jadi kaisar ya si Pangeran Ke-4 ini. Orangnya rajin membantu di pemerintahan. Kerjanya juga bagus. Hanya saja karena ambisi menjadi kaisar jadi terlanjur membuatnya menjadi orang yang kejam. Tapi menurut saya tidak kejam-kejam amat. Dia bukan tipe yang mengotori tangannya lagsung. Dan saya tidak benci karakternya. Kalau kita tidak tahu kekejamannya, sosok ini menarik lo. Dia itu menarik perhatian wanita-wanita di dekatnya dengan sendirinya. Punya karisma gitu. Tidak childish dan sok anak kaisar. Paling punya wibawa dibanding anak kaisar yang lain. Jadi wajar kalau kaisar sudah memlot dia dari awal jadi kaisar penerus.

Oya, kisah romance Qing Xuan dan Pangeran ke-8 di sini mengadaptasi dari Meteor Garden. Benar-benar sama persis seperti adegan nge-date kehujanan, main alat musik (kalau di Meteor Garden Sanchai main piano, di sini kecapi; Hua Ce Lei main biola, Pangeran ke-4 main kecapi), dipukul musuh demi menyelamatkan nyawa dll. Berhubung saya fans Meteor Garden, jadi saya ingat persis. Saya heran kenapa bisa begitu ya? Apa ga ada ide lain yang menarik?

Tapi tetap saya tonton. Karena kemasannya beda jadi tetap asik. Pada dasarnya kan memang kisah percintaan Shancai-Tao Ming Tse-Hua Ce Lei memang menarik, jadi ya tetap menarik diikuti meski konsepnya lain. Dan saya pun jatuh cinta dengan Pangeran Ke-8. Hehe. Biarpun usil tapi cute kok. Fall in love deh sama Feng Shiao Feng - Yang Mi couple (FengMi Couple). Mereka actingnya ok. Chemistry-nya ada gitu. Kuat. FSF-nya ganteng, YM-nya cantik. Klop deh. Entah kenapa saya merasa FSF ini punya senyum yang memikat loh. Ihiy! :) Jadi meskipun beliau tidak termasuk ganteng banget, tapi menurut saya ganteng banget. Suka banget pas senyum. Murah senyum perannya di sini. Sosoknya hangat lagi. Tidak seperti Pangeran Ke-4 yang cenderung serius dan dingin.

Episode terakhir yang menurut saya paling menyentuh. Baguslah endingnya saya suka, happy end. QX kembali ke jaman modern. Dan tak disangka Pangeran Ke-8 ikut ke jaman modern lalu bertemu dengannya.

Pas adegan QX ikut Pangeran Ke-4 dan Pangeran Ke-8 melepasnya itu sedih banget. Saya bisa merasakan kesedihannya. Keren deh actingnya. Thumb up! Saya sampe ikutan mewek... T.T

Pokoknya setelah Palace 1 ini selesai, saya tidak tertarik nonton Palace 2 dan 3. Karena pemerannya bukan FengMi Couple lagi. Saya tidak suka Yuan Shan Shan. :(

Di Palace 2, FengMi couple cuma jadi cameo di episode 1. Pangeran ke-8 sudah cukur rambut jadi manusia modern. Pastinya ganteng banget ehem... :)

Eh, opening dan ending soundtrack-nya bagus saya suka. Ai De Gong Yang yang dibawakan masing-masing oleh Yang Mi dan Mickey He. Juga endingnya Jian Huo Bu Jian oleh Mickey He.

Yang tidak saya suka dari cerita ini adalah kisah percintaan permaisuri Xi Pin. Menurut saya ga penting tokoh ini ada. Begitu pula ibu pangeran ke-8 yang ternyata adalah manusia dari abad modern juga. Cukup aneh menurut saya. Lalu teman Qing Xuan si penjual baju yang lalu berubah haluan jadi jahat (koloni pangeran ke-4). Istri pertama Pangeran ke-4 yang kemudian bunuh diri gara-gara kemakan omongan si istri kedua. Bodoh banget sumpah. Begitukah cinta? Yang lebih aneh lagi adalah kenapa bisa muncul wajah yang sama dengan Qing Xuan lalu mengaku sebagai Qing Xuan dan malah menikah dengan Pangeran ke-8. Hadehhh... Maksudnya biar kisahnya dramatis kali tapi anehlah asli. :(


Tapi so far, Recommended!

Pic credit to the rightful owner

Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

0 komentar:

Post a Comment

leave your comment here!