semangat menebar kebaikan lewat tulisan — merangkai kata menebar cahaya — menulis dengan hati, menginspirasi tanpa henti

Reana

Follow Us

Wednesday, October 6, 2010

Obrolan Pagi

10/06/2010 03:10:00 PM 2 Comments
Hmm... sekarang lagi demen denger lagu SAKURA nya MONKEY MAJIK. Easy listening aja sih ga ada alasan lain yang lebih valid hehehe. Sebelumnya sih suka Aishiteru yang jadi theme song-nya dorama Aishiteru yang berkisah tentang anak SD kelas 3 membunuh anak kelas 1 yang baru dikenalnya. Yaa inilah human drama yang pantas diambil sebagai pelajaran khususnya mendidik anak bagi orang tua.

Membunuh bukan berarti karena dia adalah anak nakal. Bagaimana jika alasan yang mendasari adalah karena CINTA? Yaaa bayangkanlah cinta seorang anak kecil yang masih polos terhadap ibunya membuatnya menjadi seorang pembunuh. Hmmm, masuk akal ga ya?

Oke, lupakan dulu masuk akal atau ga nya. Kita bicara penyebab. Jadi, anak kecil itu tidak suka jika orangtuanya dihina. Anak kecil yang belum punya pemikiran yang matang seperti orang dewasa saja merasa demikian, apalagi orang dewasa?

Hmm, jadi cerita drama Aishiteru deh. Btw, flash disk aku (eh, salah flash disk kantor maksudnya yang di seksi aku gitu) ga kedetect di kompie. Wew, kena virus kali ya? (duh ga ngerti masalah ginian ni payah jadinya-kesel cuma bisa make aja). Mobilitasnya tinggi sih colok sana-sini. Emang sih aku pegang 2 flash disk kantor. Tapi yang ini 8 gb sayanglah. Trus satunya dah full. Finally pake punya pribadi sih. That's ok.

Sebenarnya sih tiap seksi diberi flaskdisk untuk kemudahan dan supaya tidak pakai punya pribadi lagi. Yah, mungkin punyaku sudah ga fungsi lagi yang satu masih mendinglah barangnya ada. Nah, punya seksi sebelah malah barangnya udah raib satu. Hohoho. Memang itu fasilitas kantor, tapi untunglah bukan termasuk Barang Milik Negara. Aku sebagai pengelola (halah apaan sih) menyayangkan keteledoran tersebut. Padahal pelakunya diri sendiri toh? (lebay).

Alhamdulillah aku sudah punya penerus sebagai pengelola barang untuk tahun depan 2011. Hihihi anak baru (adik tingkat jaman kuliah) yang kini sekantor denganku yang jadi sasaran. Sorry ye duhai adikku! lanjutkanlah perjuanganku! ^_^

Memang sudah kuajukan sejak dia datang ke kantor tapi ya masih tetap aku juga yang ngerjain sampai akhir taon ini. SK ku belum berakhir ternyata. Well, mudah-mudahan mulai taon depan bukan aku lagi yang bikin laporan. Amin.

Bukannya ku menyerah karena merasa pekerjaan itu sulit, tapi lebih tepatnya karena pekerjaan itu sebenarnya bukan jatah pekerjaanku tapi kurangkap karena keterbatasan SDM di kantor. So, seringkali pekerjaan utamaku tak ter-handle lagi ketika di saat yang sama ada tagihan laporan. Duh, pinter-pinter manage waktu donk ah? Hhhhaaaa ga semudah itu untukku. Apa sih yang ga mungkin? Hmm, ... *thinking

Tuesday, August 24, 2010

Miss You Sobat...

8/24/2010 04:48:00 AM 2 Comments



Sebuah sms masuk:
Punya no ini (menunjuk sebuah provider) ga?

Kubalas:
Ada say... mo nelpon ya? hehe tar ya kukirim... tapi sms dulu kalo mo ngobrol...

Sebuah balasan pun langsung masuk
Iya, telpon sekarang.

Kembali kubalas:
Tunggu aku sampe rumah ya... tar ku sms...

Berhubung kami sms-an menjelang jam pulang kantor, jadilah ngobrol pun ditunda dulu sampai ku siap sampai di rumah. Tak lama, paling 5 menitlah untuk jarak sekitar 1 km saja dari kantor.

Ok, selanjutnya acara ngobrol pun tak terelakkan lagi. Hhaaaa

Banyak pula yang kami bahas. Maklum sudah lama tak bertemu dan tak ngobrol. Entah seperti apa dia yang sekarang. Tak terasa sudah hampir 3 tahun kami jalani kehidupan kami masing-masing. Palingan cuma di jejaring sosial saja kami bertegur sapa. Yaa kehidupan kerja rupanya sudah menyita sebagian besar waktu kami. Hmm...

Taukah kau sobat, bahagia rasanya bisa kembali mendengar tawamu yang lucu itu... ^_^
Teringat masa-masa kita dulu sering ngobrol sebelum kita sama-sama terlelap.



Sunday, August 22, 2010

Aku Berbahagia Untukmu...

8/22/2010 08:01:00 PM 2 Comments


Minggu sore, sekitar pukul tiga, puasa ke-12, di kamar kos.

Ketika kusedang bersemangat mengentri data kerjaan.
Dering hp bergemuruh di samping kiriku.
Segera ku pause sebuah lagu yang sedang mengiringiku (Futatsu no kuchibiru ~ EXILE).

Kuangkat hp, kulihat sebuah nama yang lama kukenal.
Nama itu bahkan tidak pernah mampir dalam ingatanku kala itu.
"Ya! Paling-paling orang kantor yang meneleponku." Perkiraanku begitu.
Akhirnya kami pun asyik ngobrol seolah banyak sekali hal yang perlu kami bagi.

Dari sekian lama obrolan pembuka kami, ternyata oh ternyata ada sesuatu penting yang harus kutahu. Hmm...

Dia: "Ada tulisanmu yang kusuka"
Aku: "Hah? Yang mana?" *Otak langsung searching
Dia: "Aku suka yang Contem... *terbata-bata
Aku: "Contem... Contemplation of Sorry, I Love You?"
Dia: "Ya!"

Sungguh tak kusangka. Di luar dugaan. Padahal judul ini sungguh tak terlintas sama sekali dalam pikiranku. Heran juga. Ku malah berpikir kalau tulisan singkatku itu tidak ada yang membaca. hehehe. Aku masih ingat waktu itu pertama kali menulisnya di sebuah agenda tahunan berwarna pink keungu-unguan dari sebuah majalah lokal ibukota. Saking sukanya Sorry I Love You, jadi merenung setelah nonton dan jadilah tulisan itu. Ga nyangka ternyata sobatku yang telah hidup bersama selama 4 tahun dulu mengalami seperti apa yang kutulis dalam tulisanku itu. ^_^

Dia: "Padahal itu dah lama banget. Aku baru sadar."
Aku: "Heeh aku tulis waktu kita masih kuliah"
Dia: "Kamu sudah jauh berpikir waktu itu. whoaaa selangkah lebih maju dariku"
Aku: "Wahaha lebay..."
Dia: "Aku sukaaaaaa aku mengalaminya sekarang..."
Bla bla bla

Dia: "Kapan pulang?"
Aku: "Tanggal 3 malam insya Allah"
Dia: "Balik lagi?"
Aku: "20 September sampe sini. Kamu?"
Dia: "28 pulang, balik lagi 1 Oktober"
Aku: "Woooow lama amat. Kok bisa? Enak banget..." *ngiri ups
Dia: "Cuti..."
Aku: "Loh tempatku ga bisa cuti sekalian abis lebaran"
Dia: "Tempatku bisa..."

Dan aku pun langsung bisa menebak kenapa. Bla bla bla...

Hmm, aku cuma bisa bilang, "Aku ikut berbahagia untukmu sobat..."

Semoga Allah memberkahi langkahmu...
*Kau tahu bahwa kau selangkah lebih maju dariku kini...



IRIS

8/22/2010 11:35:00 AM 2 Comments

Sudah tiba ramadhan... Sudah puasa ke-12. Wah, sudah mau setengah bulan ternyata... Artinya, waktu pulang pun semakin dekat. Alhamdulillah. Mudah-mudahan aku bisa berkumpul lagi dengan keluargaku ya Allah. Amin...

Hmm, betapa menyedihkan ya. Tinggal di kos cuma bertiga. Tapi sudah 2 bulan yang lalu teman yang satu pergi, dan akhir bulan ini pun yang satu lagi bakal pergi juga. So, aku harus nyetok film banyak-banyak nih.

Well, ngomong soal film, sudah beberapa lama ini aku lagi semangat nonton setelah lama vakum. Semenjak kerja memang tidak sama lagi dengan masa kuliah dulu. Sering, hunting sudah lama, eh setengan tahun atau setahun barulah ditonton. Begitu pula dengan buku. Sampai-sampai teman yang lain sudah baca, eh yang punya malah belum. Begitulah... butuh mood...hehe

Sunday, August 8, 2010

Sunday Oh Sunday

8/08/2010 10:01:00 AM 0 Comments
Trouble!!! Whoaaaa nabrak kaki orang! Kasusnya nabrak bukan menginjak. Hmmm, baru saja tadi terjadi saat sampai di persimpangan pasar. Tepat kaki orang yang sedang menginjak rem dalam posisi berhenti ku tabrak dari arah berlawanan. Aku sedang posisi belok pelan-pelan dan kondisi rame sementara orang yang dari arah berlawanan itu berhenti di depanku. Ya sudah terjadilah...

Aku langsung diam. Sementara orang itu pun diam saja. Aku terdiam beberapa menit karena barangkali ada yang mesti aku ganti dan berurusan dengan orang itu. Tapi kulihat orang itu hanya diam lalu melaju pergi. Masih heran... Padahal kulihat ada sesuatu yang jatuh begitu kutabrak. Entahlah semacam besi pijakan rem. Apa orangnya ga tahu? Apa memang besi itu sudah ada di situ sejak sebelum kejadian?

Setelah kurenungi, kenapa tadi aku sama sekali tidak mengucap 'maaf'? Duh... parah...

Lalu kubilang pada teman yang kubonceng tadi bahwa aku ga bilang maaf.

"Tadi aku dah bilang maaf berkali-kali..."

????

Hehe aku yang tidak sadar alias ga dengar nampaknya. Ya sudahlah setidaknya sudah terwakili oleh temanku.

Hhhaaa jadi pengalaman di sini. Yup! Memang beginilah amatiran. Setidaknya sudah lumayan teruji dengan menjadi pengawas pencacahan di lapangan. Lewat jalan yang nurut ukuran aku serem. Alhamdulillah bisa kulewati dengan selamat. Patah sudah underestimate terhadap diri sendiri. ^_^