Nonton Konser Infinite Gratis

Selesai sudah misi ke Jakarta 3 hari kemarin. Sangat melelahkan. Kurang istirahat. Waktu sebagian besar habis di jalan. Tidak terkata lagi apa kabar badan ini. Jadwal yang cukup padat -- menguras tenaga, biaya, dan waktu pastinya-- saya anggap refreshing sajalah. Kalau bahasa gaulnya 'me time'. Hehe

Iya, saya nikmati saja apa pun yang saya lalui. Semua itu tak akan pernah kembali. Termasuk bertemu dengan orang-orang yang tak pernah saya kira -- meski hanya sekedar numpang lewat istilahnya -- tapi semua itu saya yakin sudah diatur oleh-Nya.


Nah, salah satu agenda yang saya lakukan adalah seperti yang pernah saya bilang di posting sebelumnya bahwa saya dapat tiket gratis konser Infinite. So, sangat bisa ditebak donk ya bahwa saya menemani teman saya nonton konser Infinite. Hehe. Seumur-umur, baru pertama kali ini saya nonton konser. Meski sempat
tinggal di Jakarta dari 2003-2008 tapi sekalipun tidak pernah nonton. Jadi, kali ini saya rela menjadi Exotic (Exo's fans) di antara Inspirits (Infinite's Fans). Yup! Sudah jelas donk ya kalau teman saya itu Inspirit. Jauh-jauh saya bela-bela bawakan album Destiny plus light stick Sung Kyu titipannya. Hehe.

Sebelumnya saya paranoid, takut pingsan atau apalah karena dulu pernah baca majalah remaja kisah tentang penonton yang terinjak-injak, kepanasan, pingsan tidak ada yang nolong sampai ada yang mati. Huahh ngeri. Tapi rupanya ruangannya cukup adem dan penontonnya tidak terlalu banyak. Bahkan tribun kanan kiri tidak penuh. Barisan sponsor (tepat di depan saya) juga kosong melompong. Selain itu, penonton juga mayoritas perempuan (abege) -- laki-laki bisa dihitung-- jadi cukup tertib. Mungkin memang perempuan itu cukup mudah diatur ketimbang laki-laki ya? (true or not?)

Satu yang saya tidak suka, penonton pada berdiri naik ke kursi. Berasa gempa deh ketika mereka perform. Aduh, sudah cukup bagi saya merasa terlanda gempa sebenarnya di daerah saya, kenapa di situ juga harus gempa (meski bukan gempa dalam arti sebenarnya)? Padahal kalau semuanya tertib duduk dan tidak berisik ketika perform, akan lebih baik menurut saya. Mau merekam akan lebih bagus hasilnya. Tapi ya begitulah namanya juga konser. Itulah serunya, teriakan fans.

Dan penonton itu tahan loh berdiri 3 jam lamanya. Bahkan ditambah nunggu di awal 1 jam jadinya total 4 jam! Tapi beneran deh ya 4 jam itu ga berasa capek ketika nonton idola yang disuka (not include me ya untuk kali ini haha). Pantesanlah ya mereka fine-fine aja yang di kelas festival (berdiri dekat panggung). Mungkin rasa capek terbayar hanya dengan melihat idolanya dari dekat. ceileeee :) (tunggu saja besok pagi selesai nonton konser badan pegal semua)

Ketika antri di barisan, saya nemu fanboy pas berdiri di belakang saya. Eh di tempat duduk atas saya (pojok) juga nemu fanboy lagi. Aduh nih fanboy berisik banget ya. Jadi tuh fanboy yang duduk di atas saya fanchant nama-nama member Infinite (hapal banget ye ampun deh salut saya haha) kompakan sama fangirl sederetan. Yang saya tidak tahan adalah ketika tuh fanboy bilang gini, "So sweet banget..."

Ahaha itu terjadi pas si L lagi meluk-meluk dan nyiumin boneka Teddy Bear gede banget. Huahh rasanya ngakak hati ini mendengar jeritan si fanboy. Yah, kalau dinilai sih memang apa yang dilakukan L memang sangat tidak manly. Tapi si cewek-cewek pada klepek-klepek heboh ga karuan. Dan saya yakin pasti pada menganggap itu lucu bin cute. :)

Btw, sebelum menonton ini saya hanya tahu tiga member Infinite. Yang pertama Sung Kyu, gara-gara dia muncul di Immortal Song 2 (IS2). Dulu saya rajin nonton IS2. Kala itu saya belum kenal Infinite. Nah setelah itu muncul lagu Infinite entah Man in Love atau The Chaser saya tidak tahu. Pokoknya 2 lagu itu yang membuat saya ingat Infinite. Maksud saya, 2 lagu itu ciri khas Infinite-nya kental jadi ketika dengar lagu itu saya langsung tahu, "Oh Infinite."

Kedua, Dong Woo. Duh wajah ini benar-benar mudah diingat. Wajah unik kata saya. Paling unik dibanding yang lain. Bahkan unik di belantika k-pop. Iya, waktu lihat dia di Infinite-H, kata saya dalam hati, "Nih orang kok bisa jadi idol ya?". Haha no offense ya buat penggemar Dong Woo. Ini hanya pendapat jujur saya. Iya untuk ukuran idol menurut saya dia jauh dari kata cute, ganteng atau semacamnya. Dan dulu saya heran kenapa justru dia yang dipilih membuat sub-unit duluan. Tapi rupanya, sepertinya dia memang punya charm tersendiri. Selain muka unik tadi yang mudah diingat juga rapper tuh punya keistimewaan sering di shoot di mv sehingga kelihatan terus mukanya dan jadi diingat deh. Kalau saya perhatikan di perform duetnya sama Hoya kemarin, dance-nya oke kok menurut saya. Bahkan lebih ok daripada Hoya yang kata teman saya lead dancer. Oya saya baru tahu namanya Dong Woo pas konser kemarin hehe. Sebelumnya saya hanya tahu wajahnya saja. Anehnya justru Dong Woo yang mencuri perhatian saya. Karena sepertinya orangnya asik. Tapi saya tetep bukan fangirl loh ya. Hihi

Ketiga L. Setiap boy group pasti ada satu pencilan (outlier) ya. Nah ini dia pencilannya. Tapi saya kenal dia bukan karena dia paling cute/ganteng di Infinite, melainkan karena dia jadi model mv K.Will. Selain itu, kalau saya baca hasil polling-polling fanpage, dia seringnya masuk. Saya sih not pay attention to him ya soalnya dia bukan tipikal wajah yang saya suka. :)

Oke untuk member lain saya baru tahu pas konser nama-namanya begitu pula untuk ingat wajah-wajahnya. Karena yang sisanya ini kalau tidak niat mengingat ya seperti sama semua wajahnya. Haha. Kalau Hoya itu kenapa mirip sekali Yunho TVXQ coba? L mirip Kim Bum. Nah ada satu member yang cantik (kata teman saya itu magnae - paling muda) itu seperti paduan Luhan Exo - Taemin, Key Shinee. Entahlah mungkin cuma saya saja yang menganggap demikian.

Nah kalo dari segi performance, dari keseluruhan lagu yang dibawakan, favorit saya adalah 60 seconds (Sung Kyu solo) lalu Special girl (Infinite H). Kedua lagu itu yang masuk dalam kategori yang bisa saya terima. 60 Seconds itu light rock melo. Saya cenderung suka yang melo-melo. Sementara Special girl itu asik musiknya. At least bikin saya goyang-goyang kepala. :)

Melihat kondisi konser Infinite, saya berharap kelak Exo tidak konser di situ. Panggungnya terlalu kecil untuk ber-12 orang. Selain itu ruangannya juga kurang gede dan kurang keren panggungnya. Oh God, saya berharap one day bisa nonton di tempat seperti Tokyo Dome. Amin.






Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

0 komentar:

Post a Comment

leave your comment here!