semangat menebar kebaikan lewat tulisan — merangkai kata menebar cahaya — menulis dengan hati, menginspirasi tanpa henti

Reana

Follow Us

Friday, August 16, 2013

Time is Over

8/16/2013 05:41:00 PM 0 Comments
Ini hari terakhir saya di rumah. Besok pagi harus sudah mudik balik ke tempat kerja saya. Ah akhirnya jatah cuti saya habis. Selalu saja terasa cepat sekali waktu berlalu ketika ada di rumah. So sad :(

Perjalanan panjang lewat jalur darat dari Batanghari Lampung Timur via Metro lalu Bandar Lampung-Bengkulu lalu nyambung lagi ke Mukomuko. Serasa hancur badan saya tiap kali mudik. Herannya, keseringan tiap kali sampai rumah Lampung saya tidak enak badan alias masuk angin plus pegal-pegal sehingga saya perlu istirahat cukup dan dikerokin (padahal tiap dikerokin ibu, saya selalu meronta-ronta kesakitan. Dulu waktu kecil ibu saya dimarah bapak karena saya menjerit-jerit. Hehe sudah besar begini pun saya masih sama).

Alhamdulillah-nya ketika sampai Mukomuko, hanya dengan istirahat saya sudah enakan besoknya ketika ngantor. Mungkin karena tidak ada siapa-siapa di sana sehingga Allah kasih

Thursday, August 15, 2013

Lomba Agustusan 2013

8/15/2013 10:40:00 AM 0 Comments
Sepertinya, saya akan banyak menulis random post. Termasuk tema hari ini juga random post. Mungkin sebaiknya saya bikin kategori random post ya. Jadi setiap random post bisa dibaca di sana. Oke, a good idea. 

Mumpung masih di rumah alias belum balik ke habitat (tempat kerja). Masih ada cukup waktu buat nulis random post sebanyak-banyaknya (niat banget sih hehe). Jadi, tema hari ini terinspirasi dari acara gerak jalan tahunan dalam rangka peringatan hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus. 

Kalau tradisi di tempat saya tinggal ini biasanya gerak jalan dilakukan pada tanggal 16 Agustus. Tapi entah mengapa pada tahun ini jadi tanggal 15 Agustus alias hari ini. Pastinya saya tidak mau ketinggalan donk! Maksud saya buat nonton. Ya iyalah sudah sebesar ini ga mungkin lagi buat ikutan haha. Hmm, jadi teringat

Wednesday, August 14, 2013

Random Post

8/14/2013 09:46:00 AM 0 Comments

Hari ini sudah masuk lebaran ke-7. Hehe saya masih santai di rumah karena cuti. Meski ada telepon-telepon dari kantor sih kemarin-kemarin. Tapi saya masih belum mau memikirkan apa-apa soal kerjaan. Nanti sajalah kalau saya sudah resmi ke kantor lagi. :)

Memang sih banyak tagihan nih terutama penduduk. Saya baru menyelesaikan penduduk per kecamatan belum di break down ke desa. Sebelum lebaran kemarin saya banyak tagihan jadi belum sempat menghitung lebih lanjut. Oke mudah-mudahan nanti kelar dengan mudah.



Kalau ngomong soal kerjaan memang tidak ada habisnya. Pokoknya hidup hanya buat kerjaan kalau dituruti mah. Tapi saya tidak mau lagi begitu. Saya sudah bekerja lima tahun jadi saya juga harus memikirkan diri saya sendiri. Dalam artian, kerjaan tetep prioritas tapi diri saya lebih prioritas. :)

Hmm, banyak target saya yang belum tercapai. Saya harap akan menyusul satu per satu bisa terwujud. Amin ya Allah. Mudah-mudahan Allah kabulkan doa saya dan mempermudah segala urusan saya. Mudah-mudahan apa yang baik kelak bisa saya share ke readers semua. Amin

Btw, saat ini saya lagi demen EXO. Sekarang ini saya sudah tidak mengikuti

Friday, August 9, 2013

Edisi Lebaran 2013

8/09/2013 08:14:00 AM 0 Comments
Tak terasa waktu cepat sekali berlalu. Baru hari minggu (4/8/2013 14.00 WIB) sampai di rumah. Tahu-tahu sudah hari raya Idul Fitri hari kedua (jum’at 9/8/2013). Tapi tenang, kali ini saya mengambil cuti 5 hari (12-16/8/2013) jadi tidak akan kena surat peringatan seperti tahun lalu. L Alhamdulillah bisa lumayan bernafas ada di rumah. Hehe

Edisi lebaran kali ini saya mau bagi-bagi foto keponakan saya. Hmm, sudah jadi tante nih saya sejak lama. Keponakan saya sudah banyak. Kalau ngumpul, rame! Tapi saya senang tiap kali pulang semua kumpul. Sepi banget kalau pulang hanya ada ibu dan bapak. Iya sekarang ini rumah hanya dihuni ibu dan bapak karena saya anak bungsu malah jauh dari rumah.

Oke, ini dia hasil jepretan saya di hari pertama Idul Fitri. Saya share keponakan laki-laki saya dulu. Empat dari enam.

Yang kanan itu keponakan laki-laki yang pertama umur 20 tahun dan sebelahnya keponakan ke-5 umur 4 tahun

Ini dia fresh from the oven hehe keponakan laki-laki ke-6 umur 5 bulan. Baru ketemu lebaran ini tahu-tahu udah 5 bulan :)

Keponakan laki-laki ke-2 umur 15 tapi tampangnya 25 karena kumisan :)

Btw, saya ucapkan selamat hari raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin ya buat readers semua. :)

Sunday, April 21, 2013

Pulsa Nyasar

4/21/2013 08:43:00 AM 19 Comments
Sehabis rapat, saya cek hp. Ternyata ada 2 sms masuk. Sms pertama berisi:

Nomor anda telah diisi dengan nomor seri voucher 3041610075121569370 @10.08 am 16 April

Sms satu lagi dari provider pemberitahuan bahwa saya sudah mengisi ulang pulsa.

Saya baca sms tadi dengan seksama. Lalu saya cek pulsa. Ternyata benar bertambah dua puluh ribu rupiah. Masa aktif pun jadi bertambah. Saya heran. Kenapa bisa ada pulsa nyasar? Tumben. Seumur-umur pegang hp, baru kali inilah saya dapat pulsa nyasar. Apalagi nomor yang dikirimi pulsa adalah nomor yang tidak saya publish ke banyak orang. Dan memang nomornya sangat tidak cantik. Dari 2010 saya pegang nomor ini, saya tidak hapal-hapal juga sampai sekarang. Setiap kali isi pulsa harus lihat nomornya berapa. Tapi mungkin karena tidak cantik itulah ya ada peluang orang salah pencet nomor buat isi pulsa jadi ke nomor saya.

Sedikit iseng, saya ketik keyword "pulsa nyasar" di google. Ternyata memang banyak orang yang dapat pulsa nyasar. Sebagian dari mereka dihubungi oleh si pengirim diminta mengembalikan pulsa nyasar tersebut. Tapi sebagian lagi tidak. Nah, saya sampai hari ini belum juga dihubungi oleh si pengirim pulsa. Padahal sih saya tunggu-tunggu loh. Mau saya kembalikan. Tapi kalau sampai lewat seminggu tidak dihubungi juga, saya berencana buat
mengirim pulsa itu ke orang lain. Yah mau gimana lagi. Sms dari Mkios tidak ada tulisan nomor yang bisa dihubungi.

Mungkin bisa dibilang bahwa pulsa nyasar tadi itu rejeki bila ditilik dari sisi saya sebagai penerima. Namun buat si pengirim jelas itu kerugian. Namun bisa berarti sedekah juga. Malah bisa dilipatgandakan minimal 10x loh balasan bersedekah. Hehe.

Hmm, meski nominalnya tidak begitu besar (setidaknya begitu bagi saya - bukan berniat sombong ya) tapi bagi orang lain (khususnya si pengirim) bisa jadi itu sangat berharga. Karena itu saya tidak ingin bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. Ah, wise banget saya ya. ^_^

Kenapa saya tidak mau memakai? Setidaknya, melalui ini saya bisa ungkapkan beberapa pendapat saya. Pertama, pulsa itu bukan milik saya. Saya anggap itu barang temuan. Ketika saya menemukan barang dan saya ambil untuk saya, saya khawatir kelak saya akan mendapat balasan yang lebih besar. Bisa jadi saya kehilangan sesuatu milik saya yang nilainya tidak sepadan dengan yang sudah saya ambil itu. Saya sudah pernah membuktikan dulu ketika masih kecil. Itu pelajaran berharga buat saya.

Kedua, ketika menemukan sesuatu saya diajari untuk menyerahkan kepada yang punya atau jika tidak tahu siapa yang punya maka sedekahkan. Barang itu bukan hak saya. Saya hanya diamanati buat menemukan barang itu (numpang lewat istilahnya). Update: sebaiknya kalau nemu barang apapun jangan diambil. Biarkan saja. Ini setelah saya belajar islam lebih dalam mungkin dibilang lebih baik dari dulu. Wah itu dulu yang ngajari saya gimana ya salah donk ya. Mungkin ga tau kali ya ilmunya belum mumpuni. Semoga dimaafkan :)

Ketiga, apabila saya anggap pulsa tadi adalah rejeki tak terduga lalu saya bisa bebas memakainya, ah entahlah saya merasa tidak srek saja. Kecuali ada pernyataan resmi, "Eh, ini pulsa spesial buat kamu loh..." Hmm, saya pikir bagaimana pun juga ada yang lebih butuh yaitu si pengirim pulsa.

Keempat, saya tidak kuasa menolak masa aktif yang bertambah. Itu adalah konsekuensi alias bonus akibat pengisian pulsa. Seandainya bisa, akan saya kirim juga deh. Jadi, paling tidak pulsanya saja yang bisa saya kirim. Tidak dengan masa aktifnya ya. Ah, masih tetap dapat untung saya ya. :)

Jadi, kira-kira begitulah pandangan saya. Orang lain boleh saja tidak sependapat dengan saya. No offense.

Kesalahan kirim pulsa nyasar tadi bisa terjadi dari kedua pihak. Maka itu pesan saya, buat pebisnis pulsa elektronik, dicek betul nomor yang akan dikirimi pulsa ya! Buat si pembeli pulsa, dicek juga nomor yang mau dikirimi.

Terima kasih sudah nyasarin pulsa ke hp saya! :)

Picture credit to Reana