semangat menebar kebaikan lewat tulisan — merangkai kata menebar cahaya — menulis dengan hati, menginspirasi tanpa henti

Reana

Follow Us

Saturday, April 18, 2009

Tales From Earthsea Theme Song By Aoi Teshima

4/18/2009 08:45:00 AM 4 Comments


Gara-gara nonton trailer Tales from Earthsea, gw langsung fall in love ma movie version theme song yang dinyanyiin Aoi Teshima berjudul Teru No Uta. Lagunya cukup hikmat didengar. Didukung vokal Aoi yang pas dan musiknya yang memang enak banget didengar.

Ok, bagi yang suka anime ost bisa ke sini yah!


http://www.aosts.net/


Syaratnya cukup gampang, hanya dengan register!
Bagi pecinta atau yang desperate nyari anime soundtrack, di situ gudangnya ost anime yang mungkin memang sedang kamu cari-cari!



Teru No Uta Lyrics (http://www.metrolyrics.com)Yuuyami semaru kumo no ue
Itsumo ichiwa de tonde iru
Taka wa kitto kanashi karou
Oto mo todaeta kaze no naka
Sora wo tsukanda sono tsubasa
Yasumeru koto wa deki nakute

Kokoro wo nani ni tatoe you
Taka no you na kono kokoro
Kokoro wo nani ni tatoe you
Sora wo mau yo na kanashi sa wo

Ame no sobo furui wakage ni
Itsumo chiisaku saite iru
Hana wa kitto setsuna karou
Iro mo kasunda ame no naka
Usu momo-iro no hanabira wo
Medete kureru te mo nakute

Kokoro wo nani ni tatoe you
Hana no you na kono kokoro
Kokoro wo nani ni tatoe you
Ame ni utareru setsuna sa wo

Hitokage taeta no no michi wo
Watashi totomo ni ayunderu
Anata mo kitto samishi karou
Mushi no sasayaku kusahara wo
Tomo ni michiyuku hito dakedo
Taete mono iu koto mo naku

Kokoro wo nani ni tatoe you
Hitori michiyuku kono kokoro
Kokoro wo nani ni tatoe you
Hitoribocchi no samishi sa wo


Picture credit to blu-ray.com

Thursday, April 16, 2009

Gempa Lagi

4/16/2009 06:05:00 AM 6 Comments
Gempa lagi...

Dalam semalam terjadi 3 kali getaran gempa yang cukup kuat. Pertama, kekuatannya diperkirakan 6.0 skala richter yang terjadi sekitar pukul 00.49 WIB ketika gw sedang online. Ga biasanya gw online jam segini, yang ada sudah terlelap di alam mimpi. Nah, berhubung seharian kemarin gw kecapekan ngentri dokumen hingga maghrib, so, sepulangnya gw langsung bersih-bersih diri trus sholat maghrib trus istirahat menghibur diri (nonton anime). Tapi, badan gw pegel-pegel terutama lutut. Gw coba naikin ke bantal biar lelahnya hilang. Baru dua episode (1 jam) sudah ga kuat lagi mata gw. Tidurlah.

Sekitar pukul 12 malam kurang, gw terbangun oleh sms seorang teman. Well, gw balas sms-nya (baek kan gw? ^^). Trus teman gw balas, "Padahal gw cuma iseng ternyata jam segini lo belom tidur."

Huaaaaaaaaa!!!!! *Gw bangun gara-gara tone sms gw berdering. Dan itu lagu kesukaan gw dari band Indonesia pertama (saat masih indie dengan vokalis lama) yang gw jadiin tone di hp gw. Gw suka aransemennya. Lebih dominan ke gebukan drum-nya sih khusus lagu itu. hehe

Ternyata pegel-pegel gw dah berkurang. Badan udah enakan. So, gw ga ngantuk lagi deh. Ya udah, online!

Baru sebentar online, gempa! Memang, sudah lama ga terjadi gempa. Dan rasanya baru kemarin gw singgung tentang gempa dalam posting gw, eh terjadi lagi.

Selanjutnya, gw terlelap lagi. Dan gempa mendadak membangunkan gw sekitar pukul 03.00 WIB. Kali ini terjadi beruntun dua kali getaran. Dan kekuatannya mencapai 6.4 skala richter! Kalang kabut dah gw. Bayangin betapa repotnya mau menyelamatkan diri keluar rumah karena mesti memakai kerudung dan jaket dulu secara terburu-buru. Baru mau keluar kamar, berhenti! Alhamdulillahirabil 'alamiin...

Gw perhatiin, gempa selalu terjadi ketika manusia-manusia sedang terlelap. Bayangin aja paniknya orang yang bangun tidur secara terpaksa harus langsung menyelamatkan diri! Pikiran masih melayang-layang. Nyawa masih setengah.

Jika terjadi gempa demikian, tak ada hal lain yang terpikir selain menyelamatkan nyawa. Yaa materi sama sekali tak ada di ruang otak. Dan memang tak ada artinya lagi apa pun yang kita miliki jika terjadi gempa. Bisa menyelamatkan nyawa saja sudah anugerah. Ya Allah ampunilah hamba-Mu ini...

Gw ga bisa tidur lagi. Masih ada rasa seram pastinya sekalipun bisa dibilang sudah biasa mengalami gempa. Bagaimana pun juga buat gw, gempa bukan hal biasa.

Selanjutnya, gw langsung ke kamar mandi. Gw liat air di bak mandi masih goyang-goyang padahal sudah beberapa menit berhenti. Saat gempa tadi juga gw liat daun pintu kamar gw goyang-goyang. Ada baiknya jika tidur dalam keadaan terang. Lumayan bisa bertindak cepat kala terjadi gempa. Selain itu persiapan diri baju tidur panjang meskipun taulah di sini panas banget.

Gw ambil wudhu, sholat, trus nulis! Dan inilah hasilnya...

Gw mikir, kalo sampai terjadi apa-apa, empat bulan ini gw belum balik. Belum ketemu keluarga gw. Dan kemarin (13 April 2009) gw dapet ponakan baru. Cowok! Yup, gw suka ponakan cowok... ^^

finish 3:58 am

Wednesday, April 15, 2009

The Good The Bad The Weird

4/15/2009 06:03:00 AM 0 Comments


Semalam gw lanjut nonton lagi. Upaya pemanjaan diri setelah capek kerja seharian nih (halah alasan!). Selagi mood nonton masih tersisa. So, lanjut!

Well, gw benar-benar underestimate dengan film yang gw tonton kali ini. Why? Ternyata filmnya seru abis! Padahal dalam satu kompilasi, inilah film terakhir yang gw pilih untuk ditonton. Ga taunya, tertipu dah dengan covernya yang bergambar the weirdman paling depan. Gw pikir bakal konyol gitu... haha

The Good The Bad The Weird (2008), film yang bersetting di Korea era 1930-an ini menitikberatkan perseteruan 3 kubu. The Weird (Song Kang Ho), si pencuri ulung yang jago tembak (pistol) namun tingkahnya lucu bak aksinya Jackie Chan. Dengan penampilan yang semrawut, ciri khasnya adalah penutup kepala bak orang Manchuria.

The Bad (Lee Byung Hun), si antagonis jago tembak (pistol) dan pisau. Lain dengan The Weird, The Bad penampilannya sangat rapi dengan jasnya dan poni panjangnya terlempar ke kanan. Biar demikian, orangnya cukup sadis. Ga segan memotong jari lawan! Ada apa sebenarnya dibalik itu? Wah, benar-benar don't judge a book by it's cover dah. Namun karakternya sangat menarik menurut gw. Dan Lee yang berwajah garang cukup baik memerankan karakternya. Sangat pas! Gw suka dengan karakter The Bad! hehe

Kemudian The Good (Jung Wo Sung), si jago tembak yang sangat khas dengan senapan laras panjangnya dan topi bak koboi. Wah, mentang-mentang The Good lalu dipilih yang orangnya ganteng, tinggi, ... menariklah! Hoho idealis ya. Orang yang baik selalu digambarkan yang perfect demikian... Padahal kan di dunia ini banyak pula orang-orang baik namun tidak berparas elok. *thinking

Yup! Ketiganya punya ciri khas penampilan masing-masing.

Inti ceritanya adalah perebutan peta harta karun. Wah, basi ya. Sudah terlalu biasa tema cerita demikian. Eits, jangan underestimate kaya gw lagi. Di sini fokusnya adalah perseteruan ketiga kubu tadi bagaimana prosesnya mereka bisa saling kejar-mengejar dan di akhir cerita berkumpul di suatu tempat lalu terjadilah tembak-menembak tiga arah layaknya segitiga lalu terkapar satu sama lain terkena peluru menunggu detik-detik kematian bersamaan. Dan! Ternyata The Weird dan The Good ga mati. Pake anti peluru! Hm...

Power adalah tujuan lain selain harta karun. Karena siapa yang paling kuat adalah yang menang. Yaaa pria identik dengan power.

Btw, ga ada cinta-cintaan tuh di film ini. Murni action! Tidak ada pemeran utama wanita. Yup! gw suka aja dengan pengambilan gambarnya. Baru kali ini nemu film Korea yang cukup beda. Gw agak heran sih. Kenapa setting-nya di gurun yah? Biar lebih keren?

Oya, di sini dipakai 3 bahasa, Jepang, Korea, Mandarin. Karena ceritanya memang melibatkan orang-orang dari tiga negara tersebut. Mulai dari cerita awal pembajakan terhadap orang jepang dalam kereta api di korea yang sedang membawa peta harta karun. Namun secara tak disengaja justru The Weird (orang Korea) yang menemukan lalu membawa kabur. Lalu ada pula sekawanan bandit orang Manchuria yang memperebutkan peta tersebut.

pic cr: the rightful owner