semangat menebar kebaikan lewat tulisan — merangkai kata menebar cahaya — menulis dengan hati, menginspirasi tanpa henti

Reana

Follow Us

Saturday, March 21, 2009

A Pirate's Love By Johanna Lindsey

3/21/2009 12:53:00 PM 104 Comments



Novel lagi novel lagi...
Masih karyanya Johanna Lindsey, dan masih ber-genre romance... hohoho
Duh... cerita bajak laut nih. Apalagi bajak lautnya handsome. Saya suka heheh ^^

Sebelum teman-teman penasaran lebih lanjut buat membaca, perlu saya informasikan bahwa (ceileee) novel ini benar-benar untuk dewasa. Jadi, bagi yang belum dewasa jangan nekad membaca... ok? ;p

Yup! A Pirate's Love mengisahkan tentang seorang gadis dari keluarga kaya berusia 19 tahun bernama Bettina Verlaine asal Prancis yang hendak dinikahkan dengan seorang laki-laki bernama Comte de Lambart di Saint Martin, Karibia. Ketika itu, masa keemasan seorang gadis untuk menikah adalah usia 15 tahun. Dan tentu saja Bettina sudah melewati masa itu karena dia disekolahkan dulu oleh ayahnya. Bettina yang sudah begitu merindukan pasangan hidupnya ini menurut saja kehendak ayahnya. Padahal ibunya menentang sejak awal hal tersebut. Jika hendak menikahkan anak gadisnya, kenapa mesti jauh-jauh di Karibia sementara ada begitu banyak laki-laki di Prancis? Yup! Itulah yang dipertanyakan ibu Bettina begitu pula Bettina sendiri, namun semua harus berjalan sebagaimana mestinya.

Tibalah saatnya Bettina diantar kedua orangtuanya beserta seorang pengasuh (Madeleine) berlayar menuju Saint Martin. Di tengah perjalanan, mereka dijemput oleh kapal Windsong milik Comte de Lambart yang dipimpin seorang kapten bernama Jacques Marivaux sementara kedua orangtuanya kembali ke Prancis. Tinggallah Bettina dan Madeleine di kapal tersebut melanjutkan perjalanan. Di kapal tersebut, Bettina tidak diperbolehkan keluar kabin karena akan menarik perhatian kru begitu pula dengan kapal asing. Apalagi Bettina memang mewarisi wajah cantik dari ibunya sampai-sampai sang kapten pun mengakui bahwa Comte sangat beruntung memiliki calon istri secantik dia.

Tak diduga, tiba-tiba kapal Windsong dibajak oleh kapal Spirited Lady. Selanjutnya, Bettina dan Madeleine dibawa ke kapal Spirited Lady. Sang kapten Spirited Lady (Tristan Matisse) tertarik dengan Bettina. Selanjutnya Bettina yang polos ditipu agar mau menyerahkan kehormatannya. Berhasil atau tidak?

Tidak tinggal diam, Bettina selalu berusaha untuk kabur. Ketika kapal hendak mendarat, Bettina berhasil kabur. Di daratan ia meminta tolong bahwa dia diculik seorang bajak laut, namun tak seorang pun yang peduli. Semua orang yang dia temui justru menertawakannya karena menurut mereka tidak ada bajak laut. Jadi, Bettina dikira mengarang cerita saja. Ternyata usahanya kabur tersebut justru membuat dirinya semakin menderita. Keadaan justru lebih buruk. Sampai akhirnya dia hendak dijual ke pria tua. Namun, Tristan datang membawanya kembali ke kapalnya. Sial memang...

Tiba di sebuah desa yang diklaim milik Tristan, dibawanyalah Bettina ke sebuah rumah miliknya. Di sana bertemulah dengan Kapten Casey yang merupakan sahabat Tristan. Bettina meminta tolong padanya untuk membawanya ke Saint Martin. Namun itu tidak terjadi. Sampai akhirnya dia berhasil kabur dengan sendirinya ketika tengah malam dan berhasil menuju Saint Martin. Berhasil pula ia bertemu calon suaminya. Sungguh malang, Comte sudah tidak berminat menikahinya. Selanjutnya, Bettina diculik kembali oleh Tristan dari rumah Comte.

Kenapa Tristan sang bajak laut begitu menginginkan Bettina? hohoho... di akhir cerita, dia mengakui bahwa dia mencintainya dan mau menikahinya. Begitu pula dengan Bettina yang sebenarnya sangat membencinya dan sangat bernafsu untuk membunuhnya ini pun mengakui juga kalau ternyata dia mencintainya.

Hm... Masih banyak misteri dan cerita lucu yang perlu dibaca sendiri lebih lanjut tentunya dan tidak perlu saya beberin semuanyalah ya. 

Yuks, dari cerita ini saya lihat bahwa wanita memang lemah. Wanita jadi objek pemuasan hasrat kaum pria. Pria-pria di lautan sangat haus akan wanita. Duh... jaman dulu... atau sekarang juga masih sama?

download di sini



picture credit to the rightful owner

Wednesday, March 18, 2009

Marriage Most Scandalous : Historical Romantic Novel by Johanna Lindsey

3/18/2009 01:46:00 AM 206 Comments


Duh... duh... saya lagi demen baca novel nih ^^
Novel luar yang setting-nya di England lebih demen. Ga tau deh kenapa ya...
Hanya saja, novel-novel yang pengen saya baca belum terbit di Indo. Kapan ya? *make a wish

Emang baca ebook-nya saja ga cukup ya?
Pengen saja sih punya bukunya gitu terus kan bisa dipandang-pandang... hoho gila :D
Maklum sajalah sobat saya memang kemaruk dan posesif gitu...
Yah... harap-harap maklum juga kalau postingan-postingan saya nanti novel semua ya hehehe

Ok, kita mulai bahasan kali ini.
Marriage Most Scandalous karya Johanna Lindsey ini sudah terbit di Indonesia cetakan pertama 2009. Pertama saya lihat nih buku, saya ga nyangka kalo ini novel. Habisnya cover-nya mirip buku pernikahan hehehe. 'Tapi kok dipajang di antara novel-novel best seller?' pikir saya kala itu.Ya sudah, saya bawa pulang nih buku... (ga bayar? ya elah mana ada yang gratis?)

cover versi Indonesia

Menurut saya, cerita awalnya menarik. Yup! Sikap Sebastian sang tokoh utama pria yang angkuh dengan pekerjaan barunya sebagai 'orang bayaran' yang terkenal dengan julukan The Raven. Dan dia paling anti dengan klien wanita. Sampai suatu ketika ia bertemu klien seorang wanita yang cerdik yang membawanya kembali pulang ke Inggris (padahal dia sudah berjanji tidak akan menjejakkan kakinya kembali ke Inggris). Dia sudah menikmati kehidupan barunya dengan pekerjaan yang membawanya tidak pernah tinggal menetap di satu negara tersebut akibat kesalahannya di masa lalu. Padahal dulu dia terbiasa hidup mewah dan calon pemilik gelar bangsawan. Namun, semua itu telah ia tinggalkan setelah diusir ayahnya gara-gara membunuh Giles teman akrabnya sejak kecil.

Nah, di Inggris inilah dia dan wanita itu terjerat pernikahan pura-pura. Lha kok? Yup! Di sini dia berusaha menyelesaikan pekerjaanya untuk menyelidiki kasus2 kecelakaan yang sering dialami ayahnya sendiri. Sang wanita inilah (Margaret) yang bersikeras agar dia peduli dengan ayahnya tersebut karena menurut Margaret, kecelakaan2 itu tidak wajar. Meski Margaret harus kehilangan semua hartanya untuk hal ini (Sebastian sengaja memasang tarif 100.000 poundsterling agar Margaret tidak sanggup membayar lalu menyerah untuk menyewanya hohoho), tapi dia tak peduli karena dia begitu menyayangi ayah Sebastian tersebut sebagai walinya semenjak kedua orang tuanya meninggal.

Pura-pura menikah lalu bercerai adalah pilihan yang sangat tidak tepat buat Margaret. Karena perceraian adalah hal yang terkutuk baginya sebagai kaum bangsawan. Tapi dia sudah berpikir masak untuk mejalankan rencana tersebut karena tidak ada jalan lain agar Sebastian bisa pulang ke rumahnya untuk menyelidiki kasus.

Bagaimana Margaret bisa menemukan Sebastian di luar negri? Pada mulanya memang Margaret berniat untuk menyewa The Raven agar bisa menemukan Sebastian. Tapi tak disangka ternyata Sebastian adalah The Raven. So, ketahuan kalo Margaret adalah gadis kecil yang dulunya sering mengintip Sebastian sedang berkencan di taman. Diam2 Margaret kecil simpati padanya. Dan ya... kini perasaannya telah berubah karena sebastian yang dilihatnya sekarang adalah sosok the Raven yang garang tidak sememikat dulu kala.

Nah, selanjutnya apa aja yang terjadi selama penyelidikan kasus tersebut? Dan apakah yang sebenarnya terjadi (misteri dibalik semua itu)? Hm... ga seru ya kalo gw ceritain juga. So, silahkan baca sendiri ya! ^^

Tapi saya menyayangkan kenapa cerita akhirnya tidak seperti yang saya harap. Maybe saya terlalu berharap banyak sih. Ya... biasalah saya sering begini. :(

Buat yang penasaran ga sabar pengen baca tapi males jalan ke toko buku, baca ebooknya saja. Konsekuensinya ya paling-paling minus nambah (buat yang minus) kelamaan baca di monitor. Ada lagi yang gawat, ketagihan! hoho ^^

download di sini


all pictures credit to the rightful owner

Sunday, March 15, 2009

Apa Itu Cinta Sebenarnya?

3/15/2009 09:36:00 AM 6 Comments


Setelah menghadiri acara pernikahan teman kantor sekaligus kakak kelas gw dulu waktu kuliah yang gw ceritain kemaren itu, gw putuskan sorenya untuk langsung balik ke Mukomuko. Di luar dugaan nih, travelnya menjemput gw jauh lebih cepat dari jam biasanya. Aneh? Trus yang jemput juga asing orangnya (gw dah biasa naik travel ini jadi gw paham muka2 sopirnya hehe). Jadi makin aneh. Gw jadi waspada. Ini beneran travel yang gw pesen ga yah?

Hm... untung gw dah nyiapin diri dengan chicken fillet yang gw beli sebelomnya dengan niat sebagai bekal kalo laper setelah nyampe Mukomuko n tau sendirilah pasti cuma ada cemilan di kamar gw. Nah, bener deh tuh chicken fillet jadi berharga selama perjalanan. Emang sih setengah perjalanan mampir di rumah makan, tapi kan males makan malem2.

Usut punya usut, eh ternyata gw penumpang pertama yang dijemput. Ternyata lagi, cuman 2 penumpang yang berangkat malam ini. Gw liat daftar nama penumpang satunya lagi. Cewek! Hoho legaaaaaaa ^^

Tapi, kelegaan gw hilang seketika. Si cewek itu ga bisa dihubungi n alamatnya ga ketemu! OMG... ketar ketir deh gw kalo mesti berangkat sendiri n cuma ma sopir itu. Gw makin merasa aneh. Otak gw berpikir buruk bahwa mungkin ini bukan travel biasanya. Penumpang satunya ga ketemu n nomornya ga bisa dihubungi adalah kesengajaan. Gw terus mikir n mikir! Hadoh gimana ya... gw mikir apa gw ga jadi aja? Apa gw minta anter balik aja ato berhenti di tengah jalan aja mumpung belum jauh? hahh... stresss... beginilah kalo waspada berlebihan mulai membuncah memenuhi otak!

Mulai ngobrol2 sama tuh sopir, eh tuh sopir nangkep juga ketakutan gw. Hohoho... akhirnya si sopir ngoceh panjang lebar. Ga abis pikir katanya gw punya pikiran begitu curiga. Dia bilang, "Penumpang adalah raja. Siapa pun penumpangnya, dia jadi tanggung jawab kakak. Apalagi perempuan. Kakak punya adik perempuan, kan sakit kalo sampe kenapa2 gara2 perbuatan kakak. Kakak ingat mati dek. Ga cuma ingat hidup!" Bla bla bla...

Ketakutan gw berkurang. Dan berubah jadi lega saat di tengah jalan menuju loket, tuh sopir ditelpon kalo penumpang satunya sudah nyampe di loket! hufffff....

Tambah leganya lagi, tuh mobil benar2 berhenti di loket travel yang biasa. ^^

Yup! Ini sedikit pembukaan topik yang mau gw bahas. Sehubungan dengan sopir tadi. Dikarenakan perjalanan yang bakal ditempuh ini cukup lama (7 jam), si sopir minta ditemenin ngobrol biar ga ngantuk. Jadilah si sopir ngoceh sepanjang perjalanan. Sampai akhirnya pada cerita yang tiba2 saja membuat gw on dari kantuk yang menyerang.

Dia bilang, "Aku sudah menikah selama 4 tahun, tapi baru mencintai istriku setelah punya anak. Anakku baru 4 bulan sekarang."

???
What? How come? Jadi selama itu hidup bersama dan tetap bertahan karena apa? Alangkah malangnya si istri... perih...
Bagaimana rasanya hidup bersama kalo demikian?
Yang gw heran, jika tidak ada cinta lalu bagaimana bisa punya anak? Apakah selama itu .... (ah, mungkin kata itu tidak tepat karena tidak dilandasi cinta tapi lebih tepatnya hs) hanya sekedar memenuhi kewajiban sebagai suami?

Ya... Hanya karena satu kata yaitu cinta, kehidupan rumah tangga jadi ga sehat. Ketiadaan cinta membuat suami bisa berbuat apa aja. Kalo sudah demikian, ada satu pihak yang dirugikan. Hoho... Sampai mengetahui bahwa suami selingkuh atau punya WIL (wanita idaman lain) aja sudah sangat menyakitkan apalagi tahu bahwa suami tak pernah mencintainya. How poor she is...