Rejeki Ga akan ke Mana



Rejeki ga akan ke mana. Seringkali aku mendengar kalimat satu itu meluncur dari bibir seseorang. Sepertinya sangat populer.

Aku sendiri memang tak cuma sekali merenungkan kejadian di sekitarku entah itu teman yang mengalami atau bahkan diriku sendiri. Dan ternyata memang benar adanya! Hmmm...

Sebuah contoh, seorang teman di tempat lain (Riau) yang bekerja di bidang yang sama denganku baru saja sms kalau dia bakal ikut workshop di medan. Well, beberapa hari yang lalu kami sempat memperbincangkan soal workshop ini lewat YM. Berhubung kami sama-sama berasal dari Lampung, jadi aku berharap dia bakal ikut juga mewakili instansinya sehingga kami bisa ketemu nantinya. Berhubung yang berhak ikut adalah level kepala seksi atau yang mewakili/biasa bertanggung jawab di seksi apabila belum ada kepala seksinya, nah posisi dia adalah staf sementara kepala seksi sudah ada jadi tak ada harapan. Tapi karena setelah lewat hari ternyata si kepala seksi berhalangan hadir, maka temanku itu yang mewakili untuk tanggal 1-6 November 2010. "Rejeki ga akan ke mana". Begitu katanya di sms. Yaa, apabila memang sudah tertulis rejeki itu untuk seseorang, maka tak akan tertukar.

Contoh lain, masih soal workshop. Seorang teman seangkatan penempatan Bengkulu yang kini bertugas di kabupaten Lebong juga sempat membicarakan soal workshop ini padaku lewat telepon. Berhubung temanku ini ada di seksi yang berbeda denganku jadi tak ada kesempatan untuk ikut. Dia bilang ingin ikut, lumayan jalan-jalan. Hihi. Nah, beberapa hari kemudian, bosnya meminta dia untuk ikut mewakili kasubbag tata usaha yang seharusnya juga hadir karena sang kasubbag sedang diklat. Dan dia pun memberitahuku. Hmmm, lagi-lagi rejeki ga akan ke mana...

Masih ada lagi seputar workshop. Seorang teman yang sebulan lalu masih sekantor denganku tapi sekarang bertugas di Kota. Apabila dia masih di kantorku, maka dia pun akan berangkat bersamaku dan kasubbag TU ke Lampung mengikuti workshop. Nah, berhubung dia pindah ke Kota yang sudah ada kepala seksinya, maka itu tidak mungkin. Tapi ternyata lagi-lagi rejeki ga akan ke mana. Meski sudah ada kepala seksi, tapi tetap dia yang berangkat. Lagi-lagi karena suatu alasan yang menyebabkan sang kepala seksi tidak bisa hadir.

Berhubung aku ada di region Bengkulu, maka aku mewakili instansiku ke Lampung. Hmm, nantinya bakal reunian dengan teman-teman dari Bengkulu, Sumsel dan Lampung seangkatan yang mewakili. Alhamdulillah yang terpilih adalah Lampung hingga aku bisa pulang ke rumah barang sejenak. Insya Allah. Thx God! ^_^

Pic credit to www.kabarmakkah.com
Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

4 komentar:

  1. klo udah jodoh juga ga akan kemana sep.hihihi...

    ReplyDelete
  2. udah dibuktikan ya??? hehehehe

    ReplyDelete
  3. Benar sekali... Kalo dah rejeki memang gak akan kemana2 :)

    ReplyDelete
  4. hmmm, yang pasti wee udah ngebuktiin nih... hehe your story.. ^_^

    ReplyDelete

leave your comment here!