Lihat Gerhana Venus Langsung 16 Mei 2010

Source Youtube kenkentotz


Tepatnya sore hari tanggal 16 Mei 2010, kala itu aku dan tiga orang teman sekantor menempuh perjalanan ke sebuah lokasi pasar malam bertujuan menyensus rombongan pendiri pasar malam tersebut. Dengan melewati jembatan gantung yang membuat jantung sempat dag dig dug dan juga jalan berbatu, akhirnya tiba juga kami ke sana.

Namun sungguh sayang, ternyata ketua rombongan sedang pergi dan baru kembali isya nanti. Jadilah aku dan seorang temanku pulang saja. Biarlah dua orang yang tersisa menunggu di sana. Bukannya kami tak setia kawan, tapi justru mereka yang menyarankan kami pulang. Tampaknya mereka tidak tega melihat kami yang bergender perempuan ini masih kelayapan malam-malam. Hehehe.

Ok! Berhubung waktu menuju maghrib masih lumayan lama, jadilah kami putuskan untuk sejenak melihat sunset ke pantai abrasi. Hmm, pas juga momennya karena hari Minggu jadi cukup ramai. Banyak anak muda pada duduk-duduk di pinggiran pantai. Pastinya sih tidak ada yang mandi ya karena ombak Samudera Hindia yang cukup besar sangatlah berbahaya. Jadilah duduk saja menikmati pemandangan laut dan awan yang beranjak merah di atasnya sembari menyeruput air mineral.

Memang, tujuan awal melihat sunset tidak tercapai karena perjalanan yang kami tempuh cukup makan waktu. Tak apalah, yang penting sudah sempat menghirup udara kebebasan. Dan pulanglah kami karena maghrib pun tiba.

Dalam perjalanan pulang, aku yang dibonceng di belakang hanya bisa menikmati pemandangan pepohonan di sepanjang jalan sampai memasuki kawasan pemukiman. Well, ada yang membuatku cukup bertanya-tanya. Mulai dari pantai sampai aku tiba di rumah, tak henti-hentinya aku memperhatikan pemandangan menakjubkan di atas sana.

Mirip dengan lambang sebuah partai islam. Sampai-sampai aku tidak yakin dengan apa yang kulihat. Jadi kuminta teman yang di depanku untuk melihat. Dan ternyata aku tidak salah lihat. Sebuah bintang terang berada di ujung atas kiri bulan sabit. Terkadang ia menghilang seperti tertutup awan tapi tak lama kemudian muncul lagi.

Venus? Tebakanku dalam hati. Karena hari-hari biasanya aku perhatikan memang ada sebuah bintang terang di dekat bulan tapi tidak segaris dengan bulan seperti kali ini. Apalagi ketika bulan ramadhan tiba, ada satu bintang yang sangat terang dan besar di arah barat.

Well, kunikmati saja sampai ia benar-benar menghilang beserta bulan itu sendiri. Begitu sampai di rumah, karena penasaran, kutengok-tengok lagi ke arah langit. Tapi memang tidak muncul lagi. Hehehe. Padahal sebelumnya aku langsung heboh memberitahu teman dan orang rumah di Lampung. Dan apa jawaban mereka?
"Lampung mendung"
"Lampung hujan"
"Sorry ga lihat"

Meski kecewa dengan jawaban-jawaban itu, aku pun berkesimpulan bahwa hal itu tidak penting untuk diketahui. Apa yang menurutku menarik, ternyata tidak penting untuk orang lain. ^_^

Barulah kemudian kutahu dari koran lokal ternyata kala itu ada gerhana venus. Dan menurut astronom baru akan muncul lagi 2050. Hmmm, mungkin sekali seumur hidup inilah bisa menyaksikan. Dan ternyata juga tidak semua tempat bisa menyaksikan. Yup! Lampung yang kukira bisa melihat ternyata tidak termasuk wilayah cakupan. Hehehe. Terlalu bersemangat.

Memang sejak SD dulu, aku suka mengamati bintang. Mencari-cari rasi bintang seperti yang ada di pelajaran IPA bab Tata Surya. Sampai-sampai terbawa mimpi melihat planet-planet dengan mata telanjang seperti gambar di buku. Hohoho.

Tapi semenjak dewasa, sudah tidak lagi. Dan baru kemarin itulah tumben-tumbennya keluar rumah terus menyaksikan gerhana venus. ^_^

Thanks God! Pengen lagi lihat fenomena indah di atas sana.












Share on Google Plus

About Reana Nite

A learner who wants to share what I have experienced and learnt in this life. Hope you who not experience the same thing as me can still get the same lesson and take the wisdom. Happy reading! ^_^

0 komentar:

Post a Comment

leave your comment here!