Follow Us

Sunday, September 8, 2019

Cerita Wisuda S2 UI

Halo sobat! Saya kembali ingin berbagi dengan kalian. Kali ini saya ingin menulis tentang perjalanan saya akhirnya ikut wisuda. Alhamdulillah semua telah terlewati. Dan saya sudah kembali ke tempat kerja saya lagi.

Jadi, sekitar dua minggu lalu saya mengambil cuti selama 7 hari kerja mulai tanggal 26 Agustus sampai dengan 3 September 2019. Pada hari jumat sore sepulang kerja tanggal 23 Agustus saya langsung cabut menuju Kota Bengkulu menempuh perjalanan sekitar 5-6 jam dengan transportasi travel sampai sekitar pukul 22.00 wib. Sampai di Bengkulu saya singgah di Hotel Ham Tian. Sampai sana rupanya kamar yang paling murah meriah (150 ribu) sudah penuh jadi saya dapat kamar seharga 250 ribu. Ya sudahlah apa boleh buat. Saya memang tidak pesan terlebih dahulu.

Keesokan paginya, lebih tepatnya setelah sholat subuh saya dijemput teman kantor dan diantar ke bandara Fatmawati. Terima kasih banyak ya semoga Allah membalas kebaikanmu. :)

Subuh begitu memang belum ada transportasi di Bengkulu. Tadinya saya juga berpikir mau naik apa ke bandara. Bingung juga. Alhamdulillah ada teman yang tiba-tiba juga balik ke Bengkulu jadi dia yang menawarkan bantuan mengantar saya. Allah maha baik. Tidak direncana. Malah ada satu teman lagi yang juga ke Bengkulu yang bersedia mengantar juga padahal awalnya mau ke Bengkulunya di hari lain. Tapi jadinya bareng saya bertiga ke Bengkulu. Subhanallah.

Berhubung saya mengambil penerbangan setelah subuh jadi ya mau tidak mau buru-buru berangkat setelah sholat subuh walau badan masih lelah pegal-pegal. Saya memang sengaja mengambil penerbangan tersebut untuk mengejar waktu ke UI Depok untuk mengambil undangan dan toga. 

Sabtu, 24 Agustus 2019 - Pengambilan toga dan undangan

Hari itu adalah hari terakhir pengambilan undangan dan toga sampai pukul 15.30. Saya mempertimbangkan waktu jikalau ada macet dan sebagainya di perjalanan, delay pesawat atau apa pun itu. Perjalanan dari Jakarta ke Depok juga saya pertimbangkan sehingga saya lebih baik mempunyai cukup waktu luang. Dari Bandara Soetta saya ke kos dulu menaruh barang. Kemudian saya menge-print bukti pembayaran dan berangkat ke Stasiun Cikini. 

Turun di Stasiun Pondok Cina saya berjalan kaki menuju Annex Building Balairung UI lantai 2. Walau hari terakhir tapi rupanya masih banyak yang antri. Untungnya antrian S2 tak terlalu lama. Hanya menunggu giliran dari beberapa orang di depan saya, lalu tibalah giliran saya. Di kertas yang saya print tertulis rangkap 2 tapi ternyata hanya satu rangkap yang diminta dan bukti bayar asli. Jadi kelebihan saya menge-print. :(

Selesai urusan, saya pulang ke kos dan istirahat hingga keesokan harinya. Tubuh saya terasa begitu lelah dan pegal-pegal. Awalnya berencana ke Istiqlal pada hari minggu tapi batal. Istirahat saja di kos.

Senin hingga selasa saya mulai packing barang-barang saya. Kos saya habis per tanggal 2 September 2019. Tapi ya packing ala kadarnya karena kekurangan wadah. 

Rabu, 28 Agustus 2019 - Gladi Resik
saya ke UI Depok sekalian membawa baju wisuda karena hari itu adalah gladi resik. Untuk gladi resik saya pakai baju seadanya alias tidak pakai baju yang sudah saya siapkan dan juga tidak ke salon atau make up-an. Selesai acara gladi resik sudah tiba magrib karena fakultas saya dapat giliran akhir-akhir untuk salaman dengan rektor satu per satu.

Padahal justru hari ini yang penting karena salaman dengan rektor dan diambil foto satu per satu tapi saya datang seadanya saja. :D

Kelar gladi resik, saya langsung menuju masjid UI sekalian menunggu keluarga saya tiba di Depok. Lama saya duduk menunggu di depan masjid UI, eh tidak muncul-muncul juga. Sampai orang-orang yang tadinya duduk pun sudah pergi semua. Sampai saya ditegur security juga. Lampu mau dimatikan. Oh no! Saya disuruh pindah duduk yang kelihatan lampu agar kelihatan cctv. Sejujurnya saya merasa agak seram juga duduk sendirian sepi. Mana sebelah danau kan. Eh, alhamdulillah ada seorang bapak duduk di seberang saya. Saya lihat bapak tersebut menyetel tilawah quran di hp-nya. Lega. Tapi beberapa saat kemudian beliau berjalan dan menutup pintu luar masjid. Oh no!

Karena keluarga saya masih lama di perjalanan, akhirnya saya pindah duduk ke parkiran. Di sana masih ada 2 orang duduk bincang-bincang. Tapi tak lama kemudian, yang satu pergi. Ada orang lain yang melewati saya tapi melihat saya sebegitunya saya jadi seram. Takut orang jahat. :D

Sekitar pukul 22.00 keluarga saya datang. Alhamdulillah. Meluncurlah kami ke penginapan. :D

Wisuda Fakultas

Tanggal 29 Agustus 2019 saya ikut wisuda fakultas di Balairung Budi Utomo Hotel Bumi Wiyata. Wisuda fakultas saya membayar 800 ribu rupiah untuk biaya wisuda termasuk snack dan makan siang, undangan 4 orang dan paket foto. Di acara wisuda ini, baik wisudawan S1-S3 digabung menjadi satu. Wisuda ini sifatnya tidak wajib. Jadi hanya orang tertentu yang bersedia ikut saja yang hadir. Untuk biaya yang dibayar juga bebas memilih paketnya. Menambah undangan dan paket foto adalah opsional. Pada acara wisuda ini wisudawan maju satu per satu bersalaman dengan dosen fakultas (tidak ada rektor) dan foto dengan memegang tabung simbolis. Tabung dikembalikan lagi. :D


Jumat, 30 Agustus 2019
Yay! Hari bebas! Saya memutuskan untuk jalan-jalan ke Dufan bersama 3 orang keponakan saya. Saya sih sudah berkali-kali ke Dufan, tapi keponakan saya ingin ke sana, jadi ya saya temani ke sana. Alhasil kakak-kakak dan ibu saya juga ikutan. Ya sudah, ramai-ramai ke sana. Padahal awalnya mereka punya rencana ke tempat lain. 

Sampai sana, saya kaget karena saya salah perkiraan. Awalnya saya pikir tiket hari jumat alias weekday 195 ribu rupiah. Rupanya khusus hari itu menjadi 295 ribu rupiah sama seperti weekend tapi jam buka sampai pukul 23.00. Kalau hari biasa kan hanya sampai pukul 18.00. Yang bikin kaget itu begitu ditotal harga tiketnya menjadi 2 jutaan untuk 7 orang. Syok. Ya Allah, untung bawa duit lebih. :D

Lalu kami antri masuk untuk dicap tangan. Eh, rupanya ibu saya ditanya petugasnya beliau berapa umurnya. Ibu saya kekeh mengakunya usia 65. Hehe. Dan usia segitu rupanya gratis masuk Dufan. Ya allah saya baru tahu. Jadi saya bisa refund tiket ibu saya. Alhamdulillah bisa untuk makan siang. :)

Tapi berhubung ibu saya tidak membawa KTP, saya harus membuat berita acara bahwa ibu saya berusia 65 tahun ke atas. Setelah itu saya antar ibu saya ke bagian pengecapan yang khusus untuk lansia. Beres deh. Yay! :D


Wisuda UI

Wisuda UI dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2019. Wisuda ini sifatnya juga tidak wajib. Tapi kalau mau ikut ya harus membayar senilai 900 ribu rupiah. Dalam paket wisuda ini kamu mendapat jatah 2 undangan, toga, dvd, piagam alumni dll. Pengambilan foto dan piagam tanggal 14-24 Oktober 2019. Kamu mendapat kertas nomor antrian yang harus kamu bawa saat pengambilan nanti (diberi setelah gladi resik). Jangan lupa bawa juga kertas print-out pengambilan. Wisuda ini dipisah antara S1 dan S2/S3. Jadi, yang saya ikuti waktu itu jadwal pagi pukul 9.00-11.00 wib untuk S2/S3/profesi.

Saya waktu itu terlambat masuk. Rupanya ada banyak yang terlambat juga pada berkumpul di belakang. Berhubung waktu itu sedang menyanyikan lagu-lagu jadi tidak diperbolehkan masuk dulu sampai selesai lagu dinyanyikan. Tapi hikmahnya terlambat ini saya justru ketemu teman seperjuangan saya yang selalu saling menyemangati saat penulisan karya akhir. Jadilah kami masuk barengan. Hehe. 

Wisuda ini saya benar-benar apa adanya. Tidak ada pakai make-up salon ataupun ambil paket foto studio. Padahal dapat selebaran sih. Awalnya kepikiran mau ambil tapi kemudian urung. Sebelumnya sudah lihat-lihat sepatu juga tidak jadi beli. Wisudawan lain cantik-cantik nyalon. Eh, saya tidak ada nyalon sama sekali. Teman saya pun tidak jadi nyalon karena sudah full katanya link yang saya kasih. :D

Selesai acara, saya berpisah dengan teman saya dan kami menuju keluarga masing-masing yang sudah menunggu. Sebelum pulang, kami foto-foto dulu. Banyak fotografer berseliweran di sana. Kamu yang tidak mengambil paket foto studio, tak usah khawatir. Bisa pakai jasa fotografer yang ada. Mereka ada yang menawarkan jasa paket foto dikirim ke rumah setelah jadi dan bisa diedit dulu biar hasilnya cantik.

Dan kamu juga bisa beli pernik-pernik UI di sebelah Balairung. Banyak yang jualan seperti payung, boneka, bantal leher dll. Oya, yang mau beli bunga untuk wisudawan juga banyak sekali yang jual di luar Balairung. Tapi kok mahal amat ya. :D

Sambil menunggu teman saya yang katanya mau datang dan sudah di KRL, saya pun mengobrol dulu dengan keluarga saya di parkiran. Saya sebenarnya cemas apakah bisa ketemu karena bapak saya ingin cepat pulang. Tapi alhamdulillah masih sempat. Terima kasih ya sobat sudah menyempatkan diri hadir. Terima kasih juga bingkisannya ya! Baraqallahu :)


Setelah itu, saya cabut bersama keluarga besar saya menuju Lampung tercinta. 

5 comments:

  1. Mbak cocong yak! XDDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya apa ya? 🤔

      Cocong bahasa apa sih?

      Delete
    2. wkwkwk basa alay XDDD
      cocongratzzzzzzzz ^0^/

      wkwkwkwkwk maapin mbak klakuan emg abstrak XD

      Delete
    3. Ya allah... Emang generasi alay kamuh... Beda jaman berapa abad kita... 😁

      Abstrak bin absurd

      Btw makasih ya.. semoga segera menyusul.. berapa lama lagi nih satu semester keknya ya 😁

      Delete
    4. XDDD jgn salahkan generasinya, krna akunya aja yg bgitu XD
      aku lahir abad ke 19, mbaknya lahir di abad 19 jua tp SM :P #kaboooooooorrrrrrr

      sami2 u.u
      apanya yg 1 smester?! ngawur! wkwkwkwkkwkk

      Delete

leave your comment here!