Penguin itu hewan yang sangat lucu menggemaskan. Setuju? Dari cara jalannya yang goyang-goyang sambil membentangkan sayap sampai kalau lagi meluncur pakai perutnya itu lucu banget sumpah. Mirip anak kecil. Kenapa anak kecil identik dengan kelucuan ya.
Sengaja banget Tuhan ciptakan makhluk selucu ini adanya di antartika yang begitu jauh dan dingin. Karena saat tiba di sana dan melihat langsung setelah perjuangan berat jadi worth it ya. :)
Jadi belakangan ini saya lagi suka nonton video dokumenter tentang penguin. Dari sekian spesies penguin, saya paling suka emperor penguin yang adanya cuma di antartika. Kalau penguin lain ada di sekitaran wilayah terdekat dari antartika seperti South Georgia. Wilayah lain yang ada penguin dengan jenis berbeda seperti Argentina, Alaska, South Africa, Australia.
Kenapa suka emperor penguin dibanding king penguin, gentoo penguin, chinstrap, adelie, dan lain-lain adalah karena emperor penguin ini yang paling besar dan tinggi bisa mencapai 1,2 meter. Lalu mereka ini monogami alias cuma punya 1 pasangan. Dalam 1 tahun cuma menghasilkan 1 telur.
Lucunya adalah mereka ini tidak punya sarang seperti burung pada umumnya. Setelah penguin betina bertelur, telurnya akan ditransfer ke pejantan dan ditaruh di pouch bawah di antara 2 kakinya biar hangat untuk dierami di musim dingin. Lalu betina pergi ke laut mencari makan. Setelah 2 bulan menetaslah anak penguin di antara kedua kakinya itu lalu datanglah si betina. Setelah itu si anak ditransfer ke betina di bawah pouch-nya. Dari sinilah si anak dapat makan dari mulut si betina.
Lalu gantianlah si pejantan pergi ke laut mencari makan.
Si anak nanti setelah 1 bulan akan bertambah besar dan tidak muat lagi di pouch ibunya maka dia harus keluar. Ada loh yang ga mau keluar. Jadi pas ibunya jalan ya jadi lucu gitu sudah kegedean keseret-seret. Istilahnya malu-maluin kalau manusia. :)
Setelah keluar nanti anak-anak penguin ini bergabung dengan anak-anak lain. Ketika badai salju datang para anak-anak ini akan membentuk huddle alias berkerumun berdekatan untuk menjaga temperatur tubuh agar tetap hangat. Kerennya adalah mereka bergantian rotasi dari luar ke dalam karena yang di dalam pasti sudah kelebihan panas sedangkan yang di luar sudah kedinginan. Hal ini sama dilakukan oleh penguin dewasa juga. Dengan demikian mereka bertahan di suhu ekstrem. Di antartika suhu bisa mencapai -70 derajat celcius. Sudah beku kayak apa coba ya.
Nah hebatnya adalah bulu penguin itu waterproof alias tahan air. Terus ada lapisan lemak tubuh yang bikin tubuh tetap hangat walau di cuaca ekstrem. Jadi walau berbulan-bulan mencari makan di laut tetap aman. Yang tidak aman adalah serangan anjing laut dan ikan paus sebagai predator penguin di laut. Kalau di atas laut alias ice sheet atau lapisan es tidak ada predator. Jadinya jumlah penguin ada ribuan di antartika sudah kayak satu kota.
Jadi, hal yang menarik dari penguin adalah kelakuan mereka yang kayak bayi disebut tobaggoning alias meluncur pakai perut lalu kaki dan sayapnya digerakkan biar melaju terus. Lucu banget sumpah. Mereka begini supaya lebih cepat daripada jalan. Karena kalau jalan kaki dengan kakinya yang pendek itu lebih lambat. Apalagi dua kaki kecil itu menahan beban tubuhnya yang sebesar itu. Can you imagine that?
Lalu penguin itu kalau jalan lucu banget goyang-goyang badan dan sayapnya yang disebut waddle. Nah sudah persis bayi lucunya. Saya kagum banget sama makhluk ini. Selucu ini tuhan menciptakan.
Lalu, kalau ada anak yang ga punya orangtua, penguin lain yang ga punya anak berebut buat adopsi. Hehe.
Di antara anak-anak yang ditinggal orangtuanya ke laut, ada penguin dewasa muda yang belum bertelur menjadi penjaga si anak-anak ini istilahnya childminder.
Ada pernah ketangkap kameranya NatGeo pasangan muda yang belum punya anak latihan transfer bongkahan salju kecil ke pouch mereka. Lucu banget ya allah... Ada-ada saja kelakuannya sudah kayak manusia.
Penguin ini hewan yang sangat sosial. Mereka berkoloni di atas es. Mereka pergi menyelam ke laut juga sama-sama. Mereka ini perenang dan penyelam unggul. Walau mereka ga bisa terbang di udara tapi bisa terbang di dalam laut. Kalau dari laut naik ke es juga sudah kayak terbang itu. :)
Yang saya tangkap dari penguin ini adalah kisah kesetiaan. Mereka cuma punya 1 pasangan lalu bertelur dan punya anak. Bergantian tugas menjaga anak dan mencari makan. Mereka pulang mencari makan itu mencari anak dan pasangannya. Dalam perut mereka bisa berisi 100 kg ikan, squid, dan krill untuk persediaan 2 bulan buat dia dan anaknya. Anak masih jadi tanggungan orangtua sampai anak ini bulunya rontok alias molting lalu ganti dengan bulu yang waterproof dan mulai bisa berenang sendiri. Dan ini makan waktu sampai usia 10 bulan. Amazing ga sih.
Apa beda emperor penguin dengan penguin lain? Selain ukuran tubuh dan yang sudah saya ceritakan di atas, emperor penguin pakai tuxedo yang tidak ketat di bagian depan lehernya. Jadi agak melebar kerahnya. Warna kuning di bagian lehernya juga pudar tidak terlalu cerah.
Lucu banget ya pakai tuxedo. Iya sebutannya begitu karena memang mirip pakai tuxedonya orang barat jaman dulu yang mengerucut di bagian belakang. Hehe.
Lalu dari kehidupan penguin ini kita tahu bahwa hidup ini keras. Apalagi di laut sana ada predator yang siap memangsa di laut dan kemungkinan tidak pulang setelah berburu di laut itu besar. Sedih sih ini kalau melihat ada anaknya masih kecil yang nungguin lalu dia jadi yatim piatu. Karena berburunya lama bisa 2 bulanan. Mereka berburu untuk ngasih makan anak loh. Untuk bertahan hidup selama 2 bulan bersama anak.
Saya bersyukur bisa melihat dokumentary mereka walau tidak melihat langsung. Bersyukur ada NatGeo, BBC earth dan penyedia konten lainnya yang sudah berbagi. Salut banget sih dengan mereka yang ke sana dan meneliti kehidupan antartika. Pasti perjuangannya tidak mudah. Kita di sini tinggal duduk manis menonton saja dan dapat ilmunya. :)
Bertie Gregory, kameramen Nat Geo yang sudah melanglang buana ke mana-mana bilang favoritnya adalah antartika. Kenapa? Karena antartika sangat besar (2x lebih besar dari Amerika) dan dia merasa begitu kecil di sana. Wow dalam sekali ya kata-katanya untuk seorang yang sudah berpetualang ke berbagai belahan dunia dan mengamati tingkah laku binatang di alam bebas. Tapi justru dari pengalamannya itulah dia bisa merasa demikian. Kalau hanya hidup di tempat yang sama tidak pernah ke mana-mana maka tidak akan mendapatkan perenungan itu.
Saya suka sekali kalau Bertie Gregory yang muncul di video NatGeo. Kenapa? Karena saya melihat dia begitu enjoy dengan pekerjaannya walau saya yakin pasti tidak mudah. Dia tampak begitu bahagia di wajahnya ketika memberikan narasi. Itu kelihatan sekali di wajahnya dan sebagai penonton bisa merasakan ketulusannya. Dan aku melihat Bertie ini adalah orang yang baik terlepas dari manapun dia berasal (dia British sih kalau dari aksennya) atau embel-embel apapun yang melekat padanya. Waduh malah jadi cenayang saya :)
Bagaimana sobat? Apakah kamu suka penguin juga sama seperti saya?
No comments:
Post a Comment
leave your comment here!