Sobat, kenapa ya banyak banget berita pembunuhan muncul di beranda youtube saya. Iya saya tahu sih itu karena algoritmanya yang manggil karena saya pernah buka konten berita kriminal. Tapi maksud saya bukan itu.
Maksud saya adalah kenapa semakin banyak saja berita kasus pembunuhan. Dan rata-rata yang jadi korban adalah perempuan. Iya saya tahu juga kalau perempuan itu rentan menjadi korban dengan segala keterbatasan yang dimiliki perempuan. Saya juga tahu kalau semakin berkembangnya internet dan sosial media kini membuat berita apa saja semakin mudah terekspos. Ini real. Fakta.
Tapi yang jadi pertanyaan itu kenapa lagi dan lagi perempuan yang ada dalam berita. Yang mayatnya dibungkus koper, dibungkus kardus hendak dipaketkan, dimutilasi, dibuang atau dipendam di tanah kosong hingga setahun bahkan lebih baru terungkap. Yang miris lagi, banyak sekali berita perempuan mati di kamar hotel. Sudah gitu, dalam keadaan mengenaskan tanpa busana. Naudzubillah. Jauhkan kami dari akhir hayat yang suul khotimah. Aamiin.
Pertanyaan saya ini bukan berarti saya ingin korbannya adalah pria. Masa wanita terus kan. No no no! Bukan itu. Maksud saya kenapa malah berita kriminal ini muncul terus bukannya dengan maraknya sosial media mengenai pemberitaan kriminal begini seharusnya semakin berkurang korban karena secara tidak langsung sudah terliterasi dari berita. Tapi kenyataan malah sebaliknya. Sobat, ini hanya asumsi ya belum buka data.
Ya bisa saja kan memang orang-orang yang menjadi korban itu tidak terliterasi. Mungkin mereka orang-orang naif kurang literasi, kurang mawas diri misal. Ya bisa saja terjadi.
Atau memang sudah takdir. Sudah ajal. Ya bisa saja. Tapi tetap saja hal ini bisa jadi pembelajaran buat yang lain. Ada sebab akibat. Karena kasusnya sudah banyak.
Sosial media itu bisa jadi media literasi yang bagus banget tapi juga bisa jadi penyebab kriminal itu terjadi. Misal orang yang jadi korban itu justru awalnya kenal dari sosial media. Nah loh. Hmm...kalau begini sosial media adalah pedang bermata dua. Bisa menguntungkan dan merugikan. Setuju? Karena ia bisa jadi pintu masuk kriminal sekaligus tempat belajar agar tidak mengalami tindak kriminal.
Lah kan anak muda sekarang kalau aksea sosial media yang diakses apa dulu nih. Mungkin video orang joged-joged, video lucu-lucu atau video lain misal yang cuma memberikan akses hiburan bukan akses informasi yang bisa meliterasi mereka. Iya bisa saja.
Mungkin juga ada yang berpendapat, yah namanya juga lagi apes. Iya bisa banget juga ini. Siapa yang bisa menghindar ya kalau lagi apes. Iya betul setuju banget. Tapi alangkah baik jika kita sebagai perempuan punya rasa mawas diri yang kuat. Siapa sih yang bisa menjaga dan melindungi kita kalau bukan diri kita sendiri? Ini secara kasat mata ya.
Kan ada Tuhan yang selalu menyertai kita. Iya betul. Makanya kita harus selalu berdoa setiap kali keluar rumah agar selalu diberi perlindungan. Aamiin.
Coba kita buka mata ya sobat. Bahkan orang yang paling kita percaya pun misal pacar nih yang kita anggap paling dekat paling mengerti kita, eh kalian tahu nggak kalau mereka itu justru yang paling mungkin dan sering menjadi pelaku. Sudah banyak loh kasusnya. Rata-rata ya motif asmara.
Memang sih pelik banget kasus kayak gini. Ga jarang juga karena si wanita terlalu berani. Berani gimana? Misal nih ketemu pria asing yang baru kenal dari sosial media. Mungkin awalnya baik-baik saja tapi pas ketemu eh konflik terus terjadilah kasus kriminal.
Kita ga tahu loh sobat orang di media sosial iti bagaimana sepak terjangnya. Harus diriset dulu secara mendalam.
Ya jangankan yang dari media sosial, yang kenal di dunia nyata pun banyak kok yang melakukan tindak kriminal
Ingat ya sobat ini tidak menggeneralisasi kalau kenal di media sosial pasti orang jahat dan di dunia nyata pasti baik. Nggak... nggak begitu pola pikirnya.
Yang baik-baik banyak juga kok. Cuman kita harus pintar-pintar menyaring.
Intinya lebih mawas diri saja dan banyak-banyak meliterasi diri sendiri. Dengan kemudahan akses seperti jaman sekarang yang semuanya ada di genggaman. Semoga kita menjadi perempuan yang bisa menjaga diri sendiri dan selalu dalam lindungan Tuhan. Aamiin.
Sekian cuap-cuap sore ini. See you!
No comments:
Post a Comment
leave your comment here!