semangat menebar kebaikan lewat tulisan — merangkai kata menebar cahaya — menulis dengan hati, menginspirasi tanpa henti

The Good Doctor TV Series Review - Reana

Follow Us

Sunday, January 4, 2026

The Good Doctor TV Series Review

Kemarin saya baru coba nonton serial baru di Netflix karena baru tayang yaitu The Good Doctor. Awalnya saya ikuti dulu ceritanya episode 1 ternyata menarik. Kisahnya tentang dokter bedah muda jenius tapi mengidap autis. Lalu saya teringat kok mirip serial korea yang pernah saya tonton dulu kala di KBS sekitar 2013. Saat itu saya masih langganan tv kabel. Saya ingat betul ini yang main Joo Won dan Moon Chae Won. Judulnya pun juga sama loh. Lah terus mana yang duluan tayang? Ini mana yang plagiat? 

Saya tahu serial ini memang bukan serial baru rilis. Saya tidak asing dengan judulnya tapi saya belum pernah nonton. Saya nontonnya yang versi korea. Tapi saya tidak tahu apakah memang sama. Lalu insting detektif saya jalan. Saya googling dong ya. Dan boom! Ternyata memang versi barat ini adalah adaptasi dari versi korea. Oh pantaslah. Dan serial ini pertama tayang tahun 2017. Ok penasaran saya terjawab.



Serial ini diperankan oleh Freddie Highmore sebagai dr. Shaun Murphy. Freddy imut-imut banget ganteng. :)

Dari episode 1 saya sudah meneteskan air mata padahal saya ga lagi sensitif. Pas Shaun ditanya oleh dewan direksi kenapa mau jadi dokter bedah di rumah sakit mereka itu jawabannya emosional sih menurut saya. Saya suka... hehe

Shaun ini karakternya polos, straight to the point kalau ngomong. Dia sering mempertanyakan perilaku orang lain yang menurutnya tidak sesuai. Sebagai autis, dia itu mengikuti apa yang seharusnya. Misal dia telat ke rumah sakit, atasannya menegur dia telat. Dia tidak terima, dia bilang bukan dia yang telat tapi busnya yang telat datang. Lalu saat Mr. Glassman bilang dia bisa mencari tukang yang bisa perbaiki keran 24 jam. Nah benar tuh Shaun ketok pintu tengah malam. Bagi orang normal itu tidak wajar kan? Pasti marah dong orang lagi istirahat tengah malam pintu diketok. Kalau bagi Shaun tidak. Dia mengikuti apa yang dibilang Mr. Glassman tadi. Sebenarnya tidak salah juga sih tapi secara kewajaran orang normal itu tidak seharusnya terjadi.

Nah melihat dari perilaku Shaun ini terlihat bahwa sebenarnya Shaun ini idealis. Dia mengikuti aturan yang semestinya berjalan. Hanya saja di kehidupan orang normal pada umumnya tidak demikian cara bekerjanya.

Dari sini kita belajar oh ternyata autis itu begini ya. Kalau kita nonton sih menarik karakter Shaun ini. Setidaknya bagi saya ya sobat. Hehe.

Shaun ini awalnya tidak diterima loh oleh direksi lain untuk jadi dokter bedah di situ. Tapi Mr. Glassman sebagai presiden rumah sakit dan juga sudah seperti ayahnya Shaun mempertahankan dia mati-matian. Walau pada akhirnya diterima, atasannya Shaun tidak suka loh sama dia. Awal-awal dia selalu dikasih kerjaan remeh-temeh. Dia tidak boleh membantu di ruang bedah. Tapi semuanya Shaun jalani sebagai latihan. Walau dia dengaj jujur mengatakan bahwa atasannya itu arogan. Huahhh... kalau autis memang beda ya. Kalau orang normal ga akan berani bilang demikian dengan atasannya apalagi masih baru banget kerja. Lah ini memang di luar kendali.

Kelucuan lain adalah saat Shaun jadi dokter yang visit ke pasien-pasien. Saat dia menemukan keanehan dia langsung to the point bilang di hadapan pasien dan keluarnya yang membuat semua orang shock. Pasien jadi takut kan ya. Haha. Nah dari sinilah Shaun kemudian belajar untuk bicara di luar dulu dengan dokter atasan atau keluarganya. 

Yang saya suka dari Shaun itu dia hidupnya lurus. Tidak macam-macam orangnya. Tapi ini baru episode awal-awal. Ga tau nanti ke depan-depan. 

Sobat, walau banyak istilah-istilah kedokteran yang saya ga paham tapi serial ini bagus. So far saya suka di beberapa episode awal. Dan ternyata ada 126 episode. Wow... semoga ga boring nanti. Kalau baca artikel sih serial ini dapat banyak penghargaan dan nominasi. Semoga memang sekeren itu ya. Saya senang kalau ada serial yang bagus karena lama ga nonton serial yang ok punya. Hehe

Ok sekian sharing hari ini. Semoga bermanfaat. See you next post. :)

No comments:

Post a Comment

leave your comment here!