semangat menebar kebaikan lewat tulisan — merangkai kata menebar cahaya — menulis dengan hati, menginspirasi tanpa henti

Manasik Umroh: Apa yang Perlu Dibawa? - Reana

Follow Us

Thursday, October 29, 2026

Manasik Umroh: Apa yang Perlu Dibawa?

Halo sobat, hari minggu lalu 25 Oktober 2026 jam 8 pagi saya pergi ke hotel Haper MT Haryono Cawang untuk menghadiri manasik umroh gabungan dari group travel yang membawahi Nava Tour, Alsha Tour, dan Hana Tour. 

Saya bergabung di Nava Tour. Saat saya datang saya disuruh mengisi buku tamu, ditawari buku panduan kecil seharga 15 ribu rupiah, saya dapat pin umroh dan snack serta lanyard warna hijau yang diminta dikembalikan ketika acara selesai. Saya awalnya ga niat beli bukunya tapi kemudian saya beli 1 mana tahu bisa dibaca-baca keluarga saya nanti. 1 saja cukuplah ya. Saya kemudian ditanya petugasnya loh kok sendiri? Iya... saya sendiri karena keluarga saya ga di sini. Lalu saya masuk ke dalam.

Saat saya masuk pesertanya belum full. Baru bagian depan yang terisi. Saya ikut gabung di sebelah ibu ibu ada kursi kosong satu. Ibu ini dari travel Alsha kelihatan dari lanyard warna biru. Ibu ini dari Tanjung Priuk dan bakal umroh dengan keluarganya sebanyak 5 orang. 

Acaranya apa saja saat manasik ini? Nah, awalnya seperti biasa pembukaan dulu, lalu ada pengantar dari seorang ustad dan dilanjutkan ustad berikutnya yaitu ustad Tedi. Ustadnya lucu loh sebenarnya tapi entah kenapa saya ngantuk banget menuju siang. Ini kebiasaan banget kalau mendengar ceramah dan ga ngapa-ngapain pasti ngantuk. 

Jemaah diberikan tips-tips alias petunjuk dan adab agar nanti ibadahnya lancar. Jangan sombong. Intinya jaga hati dan mulut.

Untuk yang pertama kali umroh bermanfaat banget sih manasik ini. Kalaupun tidak hadir gapapa juga. Nanti pasti diberi petunjuk juga sama tour leadernya. 

Ini pertama kali juga saya manasik. Sebelumnya tidak ikut manasik karena lokasi saya cukup jauh. Keluarga saya juga ga ikut manasik karena terbentur lokasi juga. 

Di akhir acara ada renungan. Kita dibuat merenung dan menangis atas dosa-dosa kita. Ya allah... banyak jamaah yang meneteskan air mata. Ini baru manasik ya allah. Baru dengar labbaikallah saja sudah nyes banget rasanya di hati. 

Orang-orang yang mudah menangis adalah orang-orang yang hatinya lembut. Insha allah orang baik.

Memang ya dalam suasana yang iman lagi tebal gitu jadi mudah menangis kalau dengar ayat allah. Kalian gitu juga ga ya.

Dalam suasana renungan kita diajak mengingat dosa dosa terhadap ibu bapak kita, suami istri jika ada, nah itu efektif banget membuat orang menangis. Sepertinya itu berlaku banget bagi yang memang merasa banyak salah dan dosa. Namanya manusia pasti ada khilafnya ya.  Apalagi dalam kondisi keluarga kita itu ada di ruangan yang sama dan hendak berangkat bersama nantinya. 

Tapi kalau kamu mungkin selama ini selalu berbuat, berperilaku dan berkata baik dengan keluargamu mungkin efeknya ga akan sedahsyat itu. 

Sobat, percayalah ga ada ruginya untuk selalu jadi orang baik, berbuat baik, berkata yang baik-baik dengan siapapun selama hidupmu. Kamu tidak akan menyesal karena berbuat baik. Insha allah perbuatanmu itu akan menyelamatkanmu di kemudian hari. Who knows?

Seperti akan pergi umroh begini ya. Kita dihimbau untuk menyucikan diri, membersihkan diri, banyak berzikir memohon ampun, jangan lakukan hal-hal ga baik 3 bulan sebelum keberangkatan. Kalau default kita memang sudah terbiasa ga aneh-aneh, insha allah ga ada yang berubah. Ga ada yang sulit. Kita cukup jadi diri kita saja karena memang sudah seperti ini settingan kita. Kalau mau menambah ibadah untuk mempertebal iman tentu boleh banget.

Tapi kalau hidup kita kacau sebelumnya, ya harus ada yang berubah dari kita. Misal jaga mulut. Yang suka ngomel ngomel kurangi ngomelnya. Yang suka gosip, latihan stop dulu gosipnya. Banyakin berzikir dan ibadah lainnya. Latihan hal hal kecil seperti jangan mencela makanan. Jangan sombong. Dan lain lain.

Ingat sobat, mekah dan madinah dipercaya sebagai kota suci. Hanya orang orang tertentu yang mendapat panggilan allah. Kalian semua di sana adalah tamu tamu allah. Ga semua orang bisa ke sana kan ya. Walau dikata duitnya melimpah juga ga akan mampu kesana karena hatinya belum terpanggil oleh panggilan allah. Tapi orang yang tak punya uang sekalipun bisa pergi ke sana karena allah yang memanggil maka allah yang memampukan mereka yang mengatur bagaimana caranya. Misal menang undian, dibayari saudara, tetangga bahkan orang yang baru kenal atau tak dikenal sama sekali. 

See? 

Jika kamu ada niat untuk pergi umroh dan saat ini belum mampu. No worries. Tetap jalani hidupmu dengan baik. Terus berusaha. Jangan pernah lupakan niat itu. Biarkan allah yang mengatur sisanya. Yakin insha allah suatu saat kamu akan pergi. Entah itu dalam 3 tahun 5 tahun 10 tahun atau lebih we never know. Biarkan allah yang bekerja. Jika timingnya sudah tepat insha allah akan allah panggil. Aamiin. 

Trust allah...
You will be invited...
You'll never know what He is capable of doing for you because He is the almighty and the best planner ever in this universe.

Jadi, apa yang perlu dibawa saat manasik?
Bawa diri aja sobat. Kalau kamu pergi sendiri bawa diri sendiri. Kalau sama keluarga, bawa keluargamu. Hehe.

Eh serius ini loh. Cukup bawa diri aja. Karena di sana isinya penjelasan-penjelasan sih. Tapi mungkin tergantung travelnya juga ya.

Selesai acara jam 12, peserta langsung disuruh makan siang. Saya masuk tapi antri banget jadi saya pilih pulang karena habis itu ada agenda lainnya. 

Ok. See you sobat. 


 

No comments:

Post a Comment

leave your comment here!